Pneumonia Mengancam, Komisi IX DPR RI Minta Kemenkes Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

7 Feb 2025 20:30

Thumbnail Pneumonia Mengancam, Komisi IX DPR RI Minta Kemenkes Sosialisasikan Protokol Kesehatan
anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya. (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Kasus penyakit pneumonia di Indonesia meningkat signifikan di mana tahun 2023 tercatat ada 330 kasus, dengan 53 pasien di antaranya meninggal dunia. 

Sementara pada 2024, total pasien pneumonia mencapai 1.278 kasus, dengan insiden kasus kematian di angka 188 orang. Kemudian pada Januari 2025, tercatat ada 105 kasus dengan 12 pasien di antaranya meninggal dunia.

"Kami mendesak kepada Kemenkes untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan pribadi, antara lain mencuci tangan, pengunaan masker saat sakit, dan pemberian vaksin, seperti vaksin influenza dan vaksin PCV," kata anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya, Jumat (7/2/2025). 

Hal ini menurutnya penting guna mencegah makin mewabahnya virus Human Metapneumovirus (HMPV). Pneumonia adalah penyakit yang diakibatkan virus metapneumo yang membuat infeksi akut dari saluran pernapasan bagian bawah yang secara spesifik mempengaruhi paru-paru.

Baca Juga:
Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

Menurut Bang Romy, merebaknya wabah pneumonia, tak lepas dari melonjaknya kerumununan khususnya jelang libur panjang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), ditambah lagi memburuknya kualitas udara dan buruknya cuaca.

"Apalagi Provinsi Jawa Barat menjadi yang paling banyak terdapat pasien positif," ujar anggota Fraksi PKB DPR RI ini. 

Kendati begitu, Bang Romy menghimbau masyarakat agar tidak panik terkait penyebaran Human Metapneumovirus. Virus ini dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan berat, telah terdeteksi di beberapa negara tetangga seperti China dan Malaysia. Di Indonesia, sejumlah kasus HMPV telah dilaporkan, semuanya terjadi pada anak-anak.

Meskipun tingkat keganasan HMPV tidak tergolong tinggi, virus ini tetap berpotensi menyebar cepat dan menyebabkan pneumonia berat. Terutama pada kelompok rentan yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid seperti penderita diabetes.

Baca Juga:
Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

“Dalam beberapa kasus, pneumonia akibat HMPV bisa berkembang menjadi berat dan bahkan berujung pada kematian, terutama bagi kelompok yang memiliki komorbid atau bawaan seperti penderita diabetes,” ujar Romy.(*)

Baca Sebelumnya

Serahkan 32 SK Kepsek, Pj Bupati Pamekasan: Harus Majukan Sekolah

Baca Selanjutnya

Berikan Contoh, Bulog Blangpidie Serap Gabah Petani Sesuai HPP

Tags:

protokol kesehatan Komisi IX DPR RI DPR RI Pneumonia asep romy romaya

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar