Wajah Pencuri Brankas Berisi Sertifikat Berharga di Sukasari Bandung Terekam CCTV, Namun Belum Tertangkap

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

10 Jun 2024 12:14

Thumbnail Wajah Pencuri Brankas Berisi Sertifikat Berharga di Sukasari Bandung Terekam CCTV, Namun Belum Tertangkap
Pelaku pencurian Brankas di Sukasari, Bandung. (Foto: Tangkapan Layar CCTV)

KETIK, BANDUNG – Peringatan bagi warga agar lebih berhati-hati saat menyimpan perhiasan, uang tunai dalam jumlah besar dan dokumen berharga di dalam rumah. Seorang warga di Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung menjadi korban pencurian saat rumahnya dalam kondisi kosong. 

Muhammad Hafidz Zahran -korban pencurian- menceritakan, kala itu maling berhasil membobol rumahnya pada 6 Juni 2024 lalu. Sang maling membobol brankas berisi perhiasan, uang tunai dan beberapa sertifikat penting yang ditaksir nilainya mencapai Rp 150 juta.

"Jadi posisi rumah itu dari pukul 07 pagi hingga pukul 15 WIB, dalam kondisi kosong. Nah kejadian itu kemungkinan sekitar pukul 10.00 WIB," jelasnya saat dikonfirmasi media online nasional Ketik.co.id pada Senin (10/06/2024). 

Hafidz menerangkan bahwa pelaku awalnya merusak gembok, lalu masuk dari pintu samping karena menjadi akses yang paling mudah dibobol.

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa 14 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

"Jadi dia (pelaku) masuk lewat pintu samping, terus langsung ngincar ke kamar-kamar, nah itu ada brankas-brankas ada di kamar bawah dan atas," jelasnya.

Lalu setelah itu pelaku memasuki kamar yang ada di bawah dan mengacak-acak lemari. Pelaku kemudian membobol brangkas yang ada di kamar tersebut.

"Pas diangkut sama dia itu, sertifikat yang asli itu berceceran sampai ke garasi, untuk brangkas sendiri beratnya 50kg, mungkin dia keberatan," tuturnya.

Untuk isi dari brangkas sendiri, beberapa barang berupa uang tunai, perhiasan, sertifikat dan hardisk yang berisikan surat-surat berharga.

Lalu selanjutnya pelaku, menuju kamar atas dan mengacak-acak kamar tersebut.

"Di kamarnya ibu itu ada brangkas tapi ngga diacak-acak, tapi lemarinya diacak-acak, kalau dihitung-hitung kurang lebih Rp 150 jutaan," paparnya.

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Minggu 12 April 2026: Jakarta dan Bengkulu Hujan Ringan

Untuk suasana pemukiman sendiri, Hafidz mengaku bahwa tetangga-tetangganya tidak mengetahui adanya pencurian tersebut. Padahal sudah pernah terjadi adanya pencurian motor di daerah itu.

Saat ini, korban sudah melakukan laporan ke Polsek Sukasari namun belum ada perkembangan berarti. Laporan tersebut teregistrasi di nomor STPL/203/VI/2024/JBR/RESTABESBDG/SEKTOR SUKASARI. 

"Katanya sampai sekarang perkembangannya laporannya, sudah dapat alamat pelaku terlihat dari plat nomor. Sudah didatangin ke rumahnya cuma motornya tidak ada, jadi (polisi) belum bisa masuk ke rumahnya," terangnya.

Sebagai korban, Hafidz berharap agar polisi bergerak cepat untuk menangkap pelaku, karena dirinya juga khawatir bahwa pelaku menyalahgunakan sertifikat.

"Supaya polisi bisa cepat saja prosesnya karena kami khawatir, sertifikat itu disalahgunakan terus semoga bisa cepat pelakunya takutnya malah makin-makin," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Pendaftar Baru e-RDKK di Jember Belum Dapat Alokasi Pupuk Subsidi

Baca Selanjutnya

Viral di X, Diduga Alumni PTN Ternama Kirim Foto Tak Senonoh Ke Wanita Tak Dikenal

Tags:

pencurian brangkas pencurian sarijadi Polsek Sukasari Bandung Kecamatan Sukasari

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar