Wajah Baru Lapangan Upakarti Soreang, Kado untuk Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

21 Apr 2025 17:28

Thumbnail Wajah Baru Lapangan Upakarti Soreang, Kado untuk Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung
Bupati Bandung Dadang Supriatna meresmikan Lapangan Upakarti Soreang, Senin (21/4/25). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Peringatan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung lebih istimewa dengan wajah baru Lapangan Upakarti Soreang. Lapangan ikonik ini biasa digunakan sebagai tempat upacara peringatan bagi jajaran Pemkab Bandung maupun sebagai ruang publik masyarakat.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan, penataan Kawasan Terpadu Lapangan Upakarti kini telah selesai dan sudah bisa digunakan oleh masyarakat Kabupaten Bandung khususnya di wilayah Soreang.

Peresmian penataan lapangan ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Dadang Supriatna, seusai upacara peringatan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung, Senin 21 April 2025. 

"Lapangan Upakarti Soreang kini hadir dengan wajah baru, beralaskan rumput sintetis dan difungsikan sebagai ruang publik terbuka untuk seluruh warga Kabupaten Bandung," kata bupati yang akrab disapa Kang DS ini.

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Bupati Bandung menguraikan, lapangan yang dibangun tahun 1990-an ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk olahraga, rekreasi, hingga berbagai aktivitas sosial.

"Ini semua merupakan bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas sekaligus sebagai kado di Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung," imbuh Kang DS.

Foto Lapangan Upakarti SoreangLapangan Upakarti Soreang

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung, Zeis Zultaqawa menyatakan, banyak perubahan yang signifikan dari wajah baru Lapangan Upakarti Soreang.

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

"Sekarang Lapang Upakarti lebih inklusif. Karena pagarnya juga sudah digeser agar lebih terbuka untuk semua lapisan masyarakat," kata Zeis.

Unsur identitas lokal asli tetap dipertahankan seperti Tugu Upakarti. Pintu gerbangnya yang kini berbentuk dua bilah senjata kujang, merupakan simbolis dan filosofis dari gunungan wayang sebagai kearifan lokal Kabupaten Bandung. 

Perubahan signifikan lainnya, dari yang tadinya tanah lapang sekarang dipasangi rumput sintetis, dengan jogging track yang lebih nyaman.

"Di Lapang Upakarti juga ada areal Urban Forest atau hutan kota, yang dihiasi dengan vegetasi berupa bebungaan dan tumbuhan atau tanaman-tanaman yang indah, " imbuhnya.

Konsep Urban Forest ini untuk mempertahankan Lapang Upakarti yang bertema alami, dengan mempertahankan tanaman eksisting, serta pemilihan bahan material. 

Selaku Ketua Panitia Penataan Lapangan Upakarti, Zeis mengaku dirinya bersyukur bisa menjadi bagian dari sejarah berdirinya Lapang Upakarti Soreang dengan melakukan penataan.

Namun Pemkab Bandung tidak mengizinkan pedagang kaki lima untuk berjualan di areal Lapang Upakarti karena dinilai akan mengurangi aktivitas masyarakat di areal ruang publik.  Menurut Zeis, Lapang Upakarti juga nantinya akan dijaga anggota Satpol PP secara humanis.

"Kami juga mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Bandung untuk ikut merawat Lapang Upakarti Soreang yang baru ini dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak merusak fasilitas yang ada," pesan Zeis.

Pihaknya pun berharap Lapang Upakarti menjadi model percontohan bagaimana masyarakat berpartisipasi dalam menjaga dan merawat fasilitas bersama.

"Mari kita tunjukan Lapang Upakarti sebagai model ciri masyarakat yang maju dan berperadaban," seru Zeis.

Penatan Lapangan Upakarti ini menelan anggaran Rp8,8 miliar bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Bjb hasil deviden Pemkab Bandung. 

Mengingat antusiasnya masyarakat Kabupaten Bandung memanfaatkan lapangan ini, membuat Bupati Bandung Dadang Supriatna berinisiatif untuk melakukan penataan agar ruang publik ini bisa lebih nyaman dinikmati masyarakat Kabupaten Bandung.(*)

Baca Sebelumnya

Ancam Blokade Tambang Semen Tuban, Buruh Tuntut Kesejahteraan dan Penghapusan Upah Borongan

Baca Selanjutnya

Gubernur Khofifah Buka Ajang Talenta Siswa Jatim 2025, Persiapkan Kompetisi Tingkat Nasional

Tags:

hari jadi kabupaten bandung BUPATI BANDUNG dadang uspriatna lapangan upakarti lapang upakarti

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar