Viral Video Warga Soljer Minta Bupati Bandung Sidak Desa yang Tidak Mau Pinjamkan Mobil Ambulans

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

14 Okt 2025 05:36

Thumbnail Viral Video Warga Soljer Minta Bupati Bandung Sidak Desa yang Tidak Mau Pinjamkan Mobil Ambulans
Camat Solokanjeruk Prabowo saat memediasi warga dengan aparat Desa Solokanjeruk Kab Bandung, Minggu (12/10/25) malam. (Foto:tangkapan layar)

KETIK, BANDUNG – Beredar viral di media sosial seorang waga Desa/Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung mengunggah video rekaman adanya warga yang sakit terpaksa dibawa ke puskesmas di malam hari dengan naik mobil odong-odong. Alasannya, karena pihak Desa Solokanjeruk (Soljer) tidak mau meminjamkan mobil ambulans.

"Mana pelayanan Desa Solokanjeruk? Ini ada pasien yang dibawa ke rumah sakit masak pakai odong-odong? Tolong kontrol Bupati Kang Dadang Supriatna, sidak!" kata sopir odong-odong yang diketahui bernama Ara itu. Rekaman video ini sebenarnya mulai beredar pada Minggu (12/10/2025) malam.

Ia mengungkapkan pasien sudah sakit tiga hari dan saat akan diantar ke puskesmas. Dia bilang perangkat desa tidak mau meminjamkan mobil ambulans.

"Ini anak sakit sesudah melatih Pramuka, abdi negara ini anak teh! Sidak Kang Dadang, pasien dicuekin padahal mobil ambulans desa ada," ujarnya sambil memvideokan odong-odong miliknya.

Baca Juga:
Viral Video Ketua Partai di Brebes Nyatakan 'Perang Terbuka' ke Pemkab, Ancam Bikin Chaos

Menanggapi video viral ini, Camat Solokanjeruk Rahmattulah Mukti Prabowo menyatakan dirinya langsung memediasi antara pihak desa dengan warga yang merekam hingga video itu jadi viral.

Menurut Prabowo, pihak desa waktu itu bukannya menolak untuk meminjamkan mobil ambulans. Namun pada saat pria itu meminjam mobil, mobil ambulans memang sedang dipakai. Yang ada hanya mobil operasional pelayanan Desa Soljer.

"Waktu meminjam ke desa itu, Sekretaris Desa bilang ada mobil pelayanan tapi tidak ada sopirnya. Sekdes itu meminta warga tersebut untuk menunggu adanya sopir dulu," kata Camat Soljer saat dikonfirmasi, Senin (13/10/25).

Namun saat diminta menunggu, warga tersebut malah pergi dan membawa pasien dengan menggunakan odong-odong.

Baca Juga:
Tim Call 112 Evakuasi Pasien Darurat Medis dari Lantai 3 di Jalan Widodaren

"Intinya ada kesalahpahaman atau miskomunikasi. Padahal pihak desa sudah siap meminjamkan, tapi harus menunggu ada sopirnya dulu," tukas Prabowo.

Camat mengatakan kesalahpahaman ini bisa dijadikan hikmah agar pelayanan Pemerintahan Desa Soljer khususnya kepada masyarakat untuk bisa lebih baik lagi.

Hasil mediasi akhirnya kedua belah pihak saling meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi. "Saya minta maaf atas kesalahan saya, kegaduhan saya, yang sudah meresahkan kepada perangkat Pemerintah Desa Solokanjeruk," ucap warga yang bernama Ara dalam rekaman video itu.(*)

 

Baca Sebelumnya

Musim Hujan Diperkirakan Memuncak pada Januari, Pemkab Sidoarjo Kebut Normalisasi Sungai

Baca Selanjutnya

Surganya Pecinta Jajanan Pasar, 3 Hotel ini Dekat dengan Pusat Perbelanjaan Terbesar di Kota Malang

Tags:

ambulans  viral video viral Aparat desa Camat camat solokanjeruk pasien Odong-odong

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar