Tingkatkan Kepekaan Sosial, Waka DPR RI Kang Cucun: Jangan Sampai Kasus Banjaran Terulang

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

10 Sep 2025 08:00

Thumbnail Tingkatkan Kepekaan Sosial, Waka DPR RI Kang Cucun: Jangan Sampai Kasus Banjaran Terulang
Waka DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal saat kunjungan kerja di Gedung M Toha Soreang, Selasa (9/9/25). (Foto: Iwa/Ketik)

KETIK, BANDUNG – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengajak para pemimpin daerah mulai dari Bupati hingga para Ketua RT untuk turun langsung ke masyarakat, guna memastikan tidak ada masyarakat yang kesulitan, apalagi sampai tidak bisa makan. 

Hal tersebut disampaikan Cucun saat kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua DPR RI Bidang Kordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) di Gedung M Toha Soreang, Selasa 9 September 2025. 

Dalam situasi sulit dan penuh keprihatinan seperti saat ini, Cucun mengajak para pejabat mulai dari Bupati, DPRD, para kepala OPD, camat, kepala desa hingga Ketua RW dan RT agar semakin menumbuhkan kepekaan (sense of crisis) terhadap kesulitan dan penderitaan masyarakat. 

Cucun yang juga Wakil Ketua Umum DPP PKB itu mengaku sangat prihatin dengan peristiwa seorang ibu yang mengakhiri hidup bersama kedua anaknya di Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung akibat jeratan utang dan problematika hidup lainnya. 

Baca Juga:
Ambulans PKB Siaga Siap Bantu Masyarakat Kabupaten Bandung di 31 Kecamatan

"Saya kaget dan kecewa ketika mendengar berita adanya peristiwa di Banjaran itu. Ke depan jangan sampai terdengar, terjadi lagi di Kabupaten Bandung," ujar Kang Haji Cucun di hadapan para Kepala OPD, camat dan ratusan kades se-Kabupaten Bandung. 

Peristiwa tragis di Banjaran tersebut, menurutnya harus menjadi momentum dan trigger bagi kepala daerah dan DPRD untuk mengalokasikan APBD yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terbawah sekalipun. 

"Negara saat ini sedang membutuhkan keterpanggilan hati Bapak Ibu yang disumpah, termasuk saya. Pakai APBD untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat," tegasnya.

"Kami di pusat juga siap menggelontorkan APBN untuk menyelesaikan hal-hal semacam ini. Saya siap kawal kepentingan Kabupaten Bandung," tandas legislator asal Kabupaten Bandung itu.

Baca Juga:
Bahas Rutilahu, Tarling Bupati Bandung Hari Ke-6 Lebih Spesial Bersama Waka DPR RI dan Kapolresta

Dengan meningkatkan kepekaan sosial dan kepedulian terhadap sesama yang dilakukan para pemimpin di daerah mulai dari camat dan kades termasuk masyarakatnya sendiri, Kang Cucun meyakini peristiwa tragis seperti di Banjaran dapat dicegah. 

Para Kepala OPD, camat dan para kepala desa diminta tidak lagi abai dan ongkang-ongkang kaki terhadap berbagai kesulitan dan fenomena yang terjadi masyarakat. Cucun meminta mereka untuk lebih sering turun ke masyarakat agar dapat menyaksikan langsung kondisi masyarakat yang menjadi tanggung jawabnya masing-masing. 

"Kita juga sempat dengar ada anak di Sukabumi yang meninggal akibat cacingan. Jangan sampai ada anak Kabupaten Bandung yang meninggal karena cacingan seperti di Sukabumi. Negara sudah menitipkan tanggung jawab menjaga masyarakat kepada kita semua termasuk kepada para kepala desa," ungkap Kang Cucun. 

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan semua fungsi dan elemen pemerintahan harus benar-benar berjalan dari mulai pemerintah daerah hingga desa. Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan diminta terus bersinergi dan proaktif di lapangan. 

"Mari kita semua jaga lembur masing-masing. Mari turun ke bawah. Lihat kondisi masyarakat. Maksimalkan semua fungsi OPD dan lembaga desa. Jangan sampai terjadi lagi seperti yang terjadi kemarin di Banjaran," tegasnya. 

Ia juga mengingatkan tentang tanggung jawab besar yang dipikul para pemimpin yang memimpin masyarakat. Berbagai kebijakan dan apa yang telah dilakukan, akan dimintai pertanggungjawaban baik di dunia maupun di akhirat. 

"Ayo tingkatkan kepekaan sosial. Sering turun ke masyarakat. Jangan ada lagi warga yang menanggung kesulitan sendiri. Peduli dan membantu sesama adalah ibadah yang lebih tinggi dibanding kita ibadah tiap malam. Ingat, setiap pemimpin akan diminta pertanggung jawaban," seru Cucun.

Dalam kesempatan kunjungan kerja tersebut, Kang Haji Cucun juga mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama mendeklarasikan "Bandung Bedas Ngarawat Lembur", yang terdiri dari empat poin deklarasi. 

Pertama ; Menjadi pengayom dan pelayanan warga. Siap mengurus masyarakat dengan hati, bekerja jujur dan terbuka, dan tanpa pilih kasih untuk kesejahteraan warga. 

Kedua ; Merawat kepekaan sosial dan kebersamaan. Siap selalu hadir untuk mendengar, peduli dan membantu setiap warga desa yang mengalami kesulitan. 

Ketiga ; Saling jaga dan saling tolong di tengah warga. Jangan sampai ada tetangga yang kesusahan tanpa kita dampingi. 

Keempat ; Membangun desa yang sehat, aman dan gotong royong. Memperkuat layanan dasar, Menjaga anak-anak dari gizi buruk dan penyakit. (*)

Baca Sebelumnya

Penutupan Sawadai Cup I, Muhlis Ali Hi Kadir Soroti Semangat Persaudaraan

Baca Selanjutnya

Bupati Situbondo: Strategi Pengentasan Kemiskinan Setiap Kecamatan Penanganannya Berbeda

Tags:

waka dpr ri Wakil Ketua DPR RI waketum pkb CUCUN AHMAD SYAMSURIJAL kasus banjaran

Berita lainnya oleh Iwa AS

Bupati Bandung Takziah ke Rumah Duka 2 Korban Meninggal Terseret Arus Sungai di Banjaran

16 April 2026 17:54

Bupati Bandung Takziah ke Rumah Duka 2 Korban Meninggal Terseret Arus Sungai di Banjaran

Ziarah Hari Jadi Kabupaten Bandung, Bupati Kang DS Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kepedulian Sosial

16 April 2026 15:53

Ziarah Hari Jadi Kabupaten Bandung, Bupati Kang DS Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kepedulian Sosial

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

16 April 2026 00:23

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H