Songsong Indonesia Emas 2045, Bupati Bandung Launching Big Data

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

4 Agt 2025 23:46

Thumbnail Songsong Indonesia Emas 2045, Bupati Bandung Launching Big Data
Bupati Bandung Dadang Supriatna me-launching Big Data Pemkab Bandung, di Gedung M Toha Soreang, Senin (4/8/25). (Foto: Iwa/Ketik)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna akhirnya me-launching Big Data Pemkab Bandung, di Gedung Mohamad Toha Soreang, Senin 4 Agustus 2025. 

Big Data adalah sebuah platform digital terpadu dalam upaya peningkatan tata kelola pemerintahan berbasis data. Dalam Big Data ini termasuk di dalamnya Dashboard Pimpinan dan Aplikasi Bedas Digital Service.

Big Data Pemkab Bandung merupakan salah satu impian Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, sejak dirinya menjabat Bupati Bandung di periode pertama.

Apalagi dalam sejumlah kesempatan, Kang DS kerap menekankan salah satu poin dari lima poin prioritas menyongsong Indonesia Emas 2045 adalah Big Data. 

Baca Juga:
Ziarah Hari Jadi Kabupaten Bandung, Bupati Kang DS Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kepedulian Sosial

Selain Big Data, empat poin prioritas lainnya antara lain peningkatan kapasitas SDM profesional dan memahami teknologi informasi dan komunikasi (TI). Kemudian research and development, institusi yang kuat dan pengelolaan keuangan yang baik.

Untuk mewujudkan Big Data Pemkab Bandung, sebelumnya dibentuklah Forum Satu Data Indonesia (SDI) Kabupaten Bandung, yang bertujuan mewujudkan pengelolaan data dan informasi yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga menjadi satu data atau Big Data.

Dengan data yang akuntabel, maka data dan informasi tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan pemerintahan maupun kebutuhan masyarakat Kabupaten Bandung, sehingga program pemerintah bisa tepat sasaran.

"Big Data ini pada akhirnya menjadi single source of truth (sumber kebenaran tunggal) dalam pengelolaan data pembangunan, yaitu sebagai satu sumber data terpercaya," jelas Kang DS.

Baca Juga:
Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Kebutuhan akan data tersebut tidak hanya untuk data-data statistik, tapi juga data geospasial. Dengan data berbasis peta tersebut, pemerintah akan lebih mudah mengambil keputusan, untuk mengidentifikasi pemasalahan -permasalahan terkait kewilayahan maupun sosial dan ekonomi. Begitu juga data glanular (data mikro), salah satunya adalah data bNbA (By Name By aAddress). 

"Dengan data bNbA, pemerintah bisa memanfaatkan untuk keperluan yang lebih luas seusai aturan yang berlaku," terang Kang DS.

Ia berharap Big Data ini bisa mewujudkan data terpadu yang mengkolabolasi data dalam suatu aplikasi terintegrasi sesuai roadmap Tata Kelola Satu Data.

"Tata Kelola Satu Data, yaitu terwujudnya portal satu data yang komprehensif dan luas, mencakup kebutuhan data spasial dan aspasial serta terintegrasi dengan aplikasi data kependudukan," urai Bupati Kang DS.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bandung Teguh Purwayadi menyatakan pihaknya telah berhasil membangun platform Big Data Kabupaten Bandung. 
Big Data ini untuk memfasilitasi pemantauan pimpinan melalui dashboard sebagai sarana pemantauan capaian kinerja pembangunan daerah secara real-time.

"Platform digital terpadu Big Data ini sebagai bagian dari komitmen kami dalam mendukung transformasi digital pemerintahan menuju tata kelola yang lebih efisien, transparan dan berbasis data," jelas Teguh. 

Sementara Dashboard Pimpinan berfungsi sebagai pusat integrasi data dari seluruh perangkat daerah, yang menyajikan data yang valid, terstruktur, dan siap digunakan dalam proses perencanaan pembangunan, serta mendukung pengambilan kebijakan pimpinan daerah secara tepat dan akurat. 

"Dashboard ini dirancang khusus untuk membantu pimpinan daerah dalam membuat keputusan secara cepat dan tepat, berdasarkan data aktual yang ditampilkan dalam bentuk visual yang informatif serta mudah dipahami," papar Teguh. 

Melalui aplikasi Bedas Digital Services, Big Data ini juga mampu memudahkan masyarakat yang dalam mengakses layanan pemerintahan dengan cepat, transparan, dan terintegrasi.

"Oleh karena itu, kepada seluruh Kepala OPD dan Camat, kami menghimbau untuk berpartisipasi secara aktif terhadap sistem yang telah dibangun dan melakukan pembaharuan data secara berkala ke dalam Big Data Pemkab Bandung, serta mendukung pengelolaan data sebagai bagian dari budaya kerja baru yang berbasis teknologi dan informasi," tutur Teguh. 

Ia mengatakan ke depan Diskominfo berkomitmen untuk terus menyempurnakan pengembangan platform digital ini, agar manfaatnya semakin luas, baik bagi pemerintah daerah maupun bagi masyarakat Kabupaten Bandung. (*)

Baca Sebelumnya

Bupati Malang Larang Studi Tour Luar Daerah dan Kemah di Pantai, Ini Alasannya

Baca Selanjutnya

PDI-P Jatim Siap Jadi 'Penyeimbang' Pemerintah, Tetap Kritis Awasi Kebijakan

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA PEMKAB BANDUNG Diskominfo big data Indonesia emas

Berita lainnya oleh Iwa AS

Ziarah Hari Jadi Kabupaten Bandung, Bupati Kang DS Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kepedulian Sosial

16 April 2026 15:53

Ziarah Hari Jadi Kabupaten Bandung, Bupati Kang DS Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kepedulian Sosial

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

16 April 2026 00:23

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H