Nilai MCP KPK RI Kabupaten Bandung Akhir 2024 Capai 93%

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

24 Feb 2025 21:55

Thumbnail Nilai MCP KPK RI Kabupaten Bandung Akhir 2024 Capai 93%
Grafis capaian MCP KPK RI untuk Kab Bandung tahun 2024. (Foto: Grafis KPK)

KETIK, BANDUNG – Nilai Capaian Monitoring Center for Prevention (MCP/Pusat Pemantauan Pencegahan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk daerah Kabupaten Bandung mengalami kenaikan sebesar 2% dari tahun 2023 yang mencapai 91% menjadi 93% di akhir tahun 2024. Demikian dirilis KPK pada akhir Januari 2025 lalu tentang nilai MCP pemerintah daerah se-Indonesia tahun 2024.

"Nilai MCK KPK Pemkab Bandung naik dari tahun sebelumnya 2023 dari nilai 91% menjadi 93% untuk per 31 Desember 2024. Memang di tahun 2024 kami sudah seoptimal mungkin memenuhi evidences yang diminta KPK," kata Inspektur Kabupaten Bandung Marlan Nirsyamsu di Soreang, Senin (24/2/2025).

Marlan mengatakan, kegiatan evaluasi pemenuhan MCP KPK merupakan kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan Pemkab Bandung melalui Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah dan Inspektorat Kabupaten Bandung selaku koordinatornya. Turut terlibat seluruh Perangkat Daerah pengampu MCP KPK.

"Jadi, kami penuhi evidences MCP KPK selama kurun waktu 1 tahun terakhir, yang dituangkan dalam Rencana Aksi Daerah dalam rangka pencegahan gratifikasi dan korupsi pada Pemerintah Daerah," jelas Marlan didampingi  Hendra Setia Cipta, Kepala Analis Kebijakan Ahli Muda Inspektorat Kabupaten Bandung.

Baca Juga:
Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Evidences atau bukti-bukti antara lain berupa target-target pemenuhan seluruh mandatori KPK RI selama 1 tahun dengan target B1 (Bulan 1) sampai B12 di setiap akhir tahun. Marlan mengakui pihaknya mendapatkan berbagai kesulitan dalam pemenuhan evidences tersebut.

"Tetapi alhamdulillah, Kabupaten Bandung dengan cakupan 270 desa dan 10 kelurahan di 31 kecamatan ini masih bisa mengalahkan kabupaten/kota yang notabene lebih sedikit penduduknya, lebih sedikit lingkup wilayahnya dan termasuk lebih sedikit permasalahannya," ucap Marlan.

Sementara itu Bupati Bandung Dadang Supriatna mengaku bersyukur atas capaian MCP KPK 2024 ini yang naik dari tahun 2023. Artinya, kata bupati, kenaikan nilai MCP ini menunjukkan komitmen tinggi Kabupaten Bandung dalam pencegahan korupsi yang patut dibanggakan.

Namun menurutnya capaian tersebut bukanlah akhir, melainkan titik tolak untuk mewujudkan Kabupaten Bandung sebagai wilayah bebas korupsi.

Baca Juga:
Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

"Korupsi bukan sekadar tindak kejahatan biasa, melainkan kejahatan luar biasa (extraordinary crime), yang membutuhkan penanganan luar biasa pula," tandas bupati.

Dadang menegaskan, kejahatan ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tapi juga menimbulkan kesenjangan sosial, dan menghambat pembangunan.

Untuk itu bupati mengajak kepada seluruh masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pemangku kepentingan lainnya agar memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam gerakan anti korupsi. Yaitu dengan menyebarkan dan menerapkan nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.

"Untuk bersama-sama menciptakan Kabupaten Bandung yang bebas korupsi, transparan, dan akuntabel sebagi pondasi utama dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berdaya saing.(*)

Baca Sebelumnya

Sheraton Surabaya Gelar Workshop Seni dengan Media Akrilik

Baca Selanjutnya

Layanan Digital Hub Indosat Ooredoo Hutchison Siap Penuhi Kebutuhan Pelanggan

Tags:

KPK kpk ri MCP KPK PEMKAB BANDUNG KAB BANDUNG Inspektorat

Berita lainnya oleh Iwa AS

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar