Nilai IRB Naik 4,06 Poin, Kabupaten Bandung Peringkat Ketiga Terbaik se-Kategori

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

27 Feb 2026 04:35

Thumbnail Nilai IRB Naik 4,06 Poin, Kabupaten Bandung Peringkat Ketiga Terbaik se-Kategori
Bupati Bandung Dadang Supriatna. (FotoIwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Indeks Reformasi Birokrasi (IRB) Pemerintah Kabupaten Bandung tahun 2025 naik 4,06 poin dari 87,37 pada tahun 2024 menjadi 91,43 pada tahun 2025. Dengan capaian tersebut, Kabupaten Bandung meraih predikat A- berdasarkan data Biro Organisasi Provinsi Jawa Barat, Kamis (26/2/2026).

Pada kategori kabupaten di Jawa Barat, Kabupaten Bandung menempati posisi ketiga terbaik setelah Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bogor. Sementara itu, jika dibandingkan dengan seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat, Kabupaten Bandung berada di posisi keempat dengan rincian:

1. Kabupaten Sumedang
2. Kabupaten Bogor
3. Kota Bogor
4. Kabupaten Bandung

Bupati Bandung Dadang Supriatna (Kang DS), menyampaikan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang berdampak melalui peningkatan kualitas pelayanan publik. Kang DS menjelaskan peningkatan IRB merupakan indikator penting yang saling berkaitan penguatan tata kelola pemerintahan.

Baca Juga:
Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

“Peningkatan nilai IRB ini menjadi indikator bahwa reformasi birokrasi di Kabupaten Bandung berjalan pada jalur yang tepat dan bukan hanya soal administrasi, tetapi bisa berdampak. Namun capaian ini bukan tujuan akhir. Kita harus memastikan bahwa reformasi birokrasi benar-benar berdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kang DS.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bandung akan terus mendorong penguatan akuntabilitas kinerja, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pemanfaatan sistem pemerintahan berbasis digital.

“Kita ingin birokrasi yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada hasil. Reformasi birokrasi harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Ke depan, Pemkab Bandung berkomitmen menjaga tren positif tersebut sebagai upaya mewujudkan Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas, Maju, dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.(*)

Baca Juga:
Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

 

Baca Sebelumnya

Menu Ramadan MBG di Tuban Dinilai Berkualitas Rendah dan Belum Dorong Kemandirian Pangan Lokal

Baca Selanjutnya

Bakmi Anglo Jowo Mbah Bejo Tawarkan Menu Andalan yang Bikin Warga Kota Malang Ketagihan

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kang ds irb Reformasi Birokrasi birokrasi

Berita lainnya oleh Iwa AS

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

19 April 2026 13:13

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

18 April 2026 20:44

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

18 April 2026 16:41

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

18 April 2026 16:06

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

18 April 2026 15:30

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

17 April 2026 15:34

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend