Meski Kewenangan Pemprov Jabar, Pemkab Bandung Bangun Sendiri SLB Rumah Alifa

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

20 Jan 2024 01:37

Thumbnail Meski Kewenangan Pemprov Jabar,  Pemkab Bandung Bangun Sendiri SLB Rumah Alifa
Bupati Bandung Dadang Supriatna di sela peletakan batu pertama pembangunan Rumah Alifa, di Pontren Al Istiqomah, Desa Maruyung, Kec Pacet, Kab Bandung, Kamis (18/1/24).(Foto: Iwa/Ketik.co.id).

KETIK, BANDUNG – Kendati membangun Sekolah Luar Biasa (SLB) merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, namun bagi Bupati Bandung Dadang Supriatna berinisiatif untuk mendirikannya secara mandiri.

Salah satunya melalui bantuan dana dari CSR (Corporate Sosial Responsibility) dari perusahaan yang ada di Kabupaten Bandung. Seperti pembangunan Rumah Alifa, sebuah yayasan untuk penyandang disabilitas, di Pontren Al Istiqomah, Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Kamis (18/1/2024). 

Rumah Alifa ini pun mendapat bantuan dana CSR  sebesar Rp 250 juta. Bupati Bandung pun turut membantu mengerahkan alat berat backhoe untuk mempercepat pengerjaan pembangunan Rumah Alifa. 
 
"Meski pendirian SLB itu kewenangan Pemprov Jabar, tetapi kami Pemerintah Kabupaten Bandung sangat apresiasi terhadap jajaran pengelola Yayasan Rumah Alifa, yang sudah bekerja keras untuk mendirikan SLB di Kecamatan Pacet ini," kata Bupati Bandung saat peletakan batu pertama pembanguan Rumah Alifa. 

Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung, bupati mengucapkan terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah mendukung pembangunan Rumah Alifa tersebut. 

Baca Juga:
Jatim Resmi Batasi Penggunaan Gadget di Sekolah! Khofifah: Perkuat Karakter dan Interaksi Sosial Murid

"Dari mulai proses awal hingga akhirnya hari ini dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Alifa. Sehingga sarana pendidikan khusus untuk penyandang disabilitas bisa didirikan di lingkungan Pontren Al Istiqomah ini," ucap bupati.

Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini berharap dengan didirikannya Rumah Alifa ini menjadi berkah untuk banyak pihak. Kang DS pun turut mengucapkan terima kasih kepada pengelola Rumah Alifa yang sudah mendukung semua program pemerintah. 

"Mudah-mudahan dengan hadirnya Rumah Alifa ini akan terus membantu para penyandang disabilitas. Saya minta kepada Kadis Pendidikan Kabupaten Bandung untuk memberikan  perhatian bagaimana pola belajar dan  mengajarnya, walaupun sebenarnya ini kewenangan Provinsi Jawa Barat," tuturnya. 

Ia berharap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung untuk hadir dan  mengawal, para kaum disabilitas bisa mendapatkan hak yang sama dalam pendidikan. Sesuai Undang-undang (UU) Nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, bahwa semua penyandang disabilitas mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan hak untuk mendapatkan kesejahteraan.

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

"Diketahui jenjang pendidikannya mulai dari tingkat dasar, TK maupun SD, bahkan SMP pun, apabila dibutuhkan dan saya minta jangan tanggung. Sekaligus saja ke depannya membangun SD dan SMP disabilitas di tempat ini," tutur Kang DS.

Kang DS berharap kegiatan pendidikan di Rumah Alifa bisa terus membantu program Pemkab Bandung. "Saya siap men-support atas keberlangsungannya SLB, baik tingkat SD maupun SMP yang akhirnya nanti bisa dinikmati oleh seluruh keluarga besar disabilitas di Kecamatan Pacet," kata Kang DS.(*)

Baca Sebelumnya

Diprotes Banyak Pihak, Pemerintah Janji Berikan Insentif Pajak Hiburan

Baca Selanjutnya

H&M Studio Holiday Luncurkan Koleksi Terbaru dengan Sentuhan Lapisan Lingerie

Tags:

SLB disabilitas PEMKAB BANDUNG BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA

Berita lainnya oleh Iwa AS

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

11 April 2026 15:15

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

10 April 2026 21:15

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar