Dongkrak Kinerja Bangga Kencana, 2.146 Pegawai BKKBN Ikuti Retret Bersama Kopassus

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

11 Jul 2025 22:02

Thumbnail Dongkrak Kinerja Bangga Kencana, 2.146 Pegawai BKKBN Ikuti Retret Bersama Kopassus
Retret Jambore Bangga Kencana Kemenduk Bangga/BKKBN Jabar di Ciwidey Kab Bandung, Jumat (11/7/25).

KETIK, BANDUNG – Sebanyak 2.146 pegawai Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat mengikuti Retreat-Jambore Bangga Kencana Jawa Barat dari 10-12 Juli 2025. 

Kegiatan yang digelar di kawasan ekowisata eMTe Highland Resort di Rancaupas, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung ini bekerjasama dengan Pusat Pendidikan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD.

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jabar, Dadi Ahmad Roswandi menjelaskan kegiatan ini bertujuan menggembleng ketahanan fisik dan mental para pegawai untuk percepatan pencapaian program prioritas. 

“Kami ingin agar setiap pegawai Kemendukbangga/BKKBN siap lahir-batin untuk melakukan akselerasi program," jelas Dadi Ahmad Roswandi di sela retret.

Baca Juga:
Mendukbangga Wihaji Tekankan Pentingnya Keluarga dalam Menyiapkan SDM Indonesia Emas 2045

Untuk itu, lanjut Dadi, dibutuhkan ketahanan fisik maupun mental sekaligus membangun jiwa korsa seluruh pegawai. "Semua kami bawa ke sini untuk berlatih meningkatkan kedisiplinan,” imbuhnya.

Di tangan salah satu pasukan elite terbaik dunia ini, para pegawai yang terdiri atas Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan aparatur sipil negara (ASN) non-PKB Kemendukbangga/BKKBN Jabar ini terlibat utuh dalam skenario pelatihan berstandar tinggi selama 20 jam pelajaran. 

Peserta pelatihan wajib bangun pukul 04.00 pagi untuk persiapan. Usai shlat subuh, pukul 05.30 seluruh peserta sudah berkumpul di lapangan untuk melaksanakan olahraga. Diakhiri dengan sarapan bersama di tengah lapangan. 

Dengan skenario ini, peserta terus berada di lapangan mulai pukul 05.30 sampai berakhirnya acara pada malam hari. Peserta hanya diizinkan meninggalkan lapangan untuk keperluan mendesak atau alasan sakit berat. 

Baca Juga:
Syarat Peserta Pramuka di Jambore Nasional 2026, Ini Daftarnya

“Saya meyakini kegiatan tiga hari ini mampu meningakatkan kedisiplinan pegawai secara signifikan," tandas Dadi. 

Ia mengaku melihat secara langsung bagaimana pelatih Kopassus mengajarkan tentang disiplin diri, tepat waktu, hingga jiwa korsa. Seluruh peserta digembleng untuk saling hormat satu sama lain, baik pada saat baris-berbaris atau pada saat makan sekalipun. Makan belum bisa dimulai selama peserta belum tertib. 

"Mereka harus mulai bersama-sama dan berakhir pada waktu yang sama,” tutur Dadi. 

Seluruh peserta juga mendapatkan perlakuan yang sama. Semua sama-sama merasakan dinginnya Rancaupas yang menyentuh suhu ekstrem 13 derajat celcius di malam hari. Para PKB yang sebagian di antaranya termasuk usia senior tetap semangat mengikuti kegiatan.

Kaper Kemendukbangga/BKKBN Jabar ini optimistis sepulang retrat dan jambore para pegawai mampu mempertahankan ritme kerja dan disiplin yang didapat selama pelatihan. Kalau sudah begitu, maka target besar menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi dengan kinerja terbaik Bangga Kencana di Indonesia bisa terwujud. 

Yang istimewa, pada hari terakhir pelatihan bakal turut hadir menyapa peserta adalah Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN Wihaji. Selain memberikan arahan, Wihaji juga bakal memimpin apel pagi dan melakukan inspeksi pasukan. (*)

Baca Sebelumnya

Bupati Sleman Ajak Panewu Bersinergi Berikan Pelayanan Terbaik

Baca Selanjutnya

Wabup Sleman Harap Tingkatkan Sinergi Pentahelix untuk Pendidikan

Tags:

BKKBN BKKBN Jabar bangga kencana kemenduk bangga retret Jambore

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar