Bupati KDS Dorong Keluarga Berkualitas, 490 Warga Ikuti KB Permanen

9 Juli 2026 09:51 9 Jul 2026 09:51

Iwa AS, Akhmad Sugriwa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bupati KDS Dorong Keluarga Berkualitas, 490 Warga Ikuti KB Permanen

Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau pelayanan KB yang diikuti 490 akseptor di RSUD Oto Iskandar Di Nata, Soreang, Rabu (8/7/26).(Foto:Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat program pembangunan keluarga melalui pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP) yang diikuti 490 akseptor di RSUD Oto Iskandar Di Nata, Soreang, Rabu (8/7/2026).

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya mengendalikan laju pertumbuhan penduduk sekaligus meningkatkan kualitas keluarga di Kabupaten Bandung.

"Pelayanan tahun ini menargetkan 420 peserta MOW dan 70 peserta MOP. Ini menjadi salah satu ikhtiar kita untuk mewujudkan keluarga yang lebih berkualitas," kata bupati yang akrab disapa Kang DS (KDS).

Saat meninjau pelaksanaan pelayanan, KDS berdialog langsung dengan sejumlah akseptor. Ia menyebut sebagian besar peserta telah memiliki empat anak atau lebih, bahkan ada yang memiliki tujuh anak sehingga memilih mengikuti program KB permanen.

"Rata-rata peserta sudah memiliki empat anak atau lebih. Bahkan ada yang tujuh anak. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat untuk merencanakan keluarga semakin baik," ujarnya.

Menurut KDS, tingginya jumlah peserta juga berpeluang mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai salah satu pelayanan KB permanen dengan jumlah akseptor terbanyak.

Ia menilai keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut tidak lepas dari kolaborasi Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dalduk PPA), TP PKK Kabupaten Bandung, para Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), UPT, serta kader PKK di seluruh kecamatan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh PLKB, UPT, dan kader PKK yang telah mengedukasi sekaligus mengantarkan masyarakat mengikuti program ini. Mudah-mudahan seluruh tindakan berjalan lancar dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," katanya.

Pelayanan KB massal tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bandung meningkatkan kualitas kesehatan keluarga sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang lebih sehat dan sejahtera.(*)

Tombol Google News

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kds kb akseptor daldukppa mop mow