Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

11 Apr 2026 15:15

Thumbnail Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix
Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau lokasi banjir di Desa Margahayu Tengah Kec Margahayu, Sabtu (11/4/26). (Foto:Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Untuk kesekian kalinya Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau lokasi banjir di Kecamatan Margahayu, Sabtu (11/4/2026). Namun banjir di Desa Margahayu Tengah Kecamatan Margahayu yang terjadi pada Jumat (10/4) kali ini lebih diakibatkan jebolnya tanggul atau Tembok Penahan Tanah (TPT) di salah satu titik Sungai Cikahiyangan, yang disebabkan hujan deras disertai angin kencang. Banjir menyebabkan sekitar 150 rumah warga tergenang.

"Selain akibat adanya tanggul atau TPT sungai yang jebol, banjir di Desa Margahayu Tengah ini juga akibat adanya pendangkalan saluran air seperti drainase atau solokan. Kedua, akibat adanya jembatan yang tersumbat oleh sampah. Ketiga, adanya warga yang menutupi saluran air dengan bangunan," jelas Bupati Bandung.

Khusus untuk bangunan di sempadan sungai ini, bupati menginstruksikan Camat Margahayu untuk melakukan pembongkaran dengan cara dibongkar secara sukarela oleh pemilik bangunan.

Menurutnya BPBD dan DPUTR Kabupaten Bandung akan melakukan assesent terhadap jumlah bangunan yang menghalangi saluran air tersebut.

Baca Juga:
Hari Jadi ke-385, KDS Ingin Kabupaten Bandung Dikenal Kuat dari Desa dan Mendunia

"Apabila tidak mau dibongkar secara sukarela, maka saya akan turunkan backhoe semuanya," tegas Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini.

Pada kesempatan itu Kang DS menginstruksikan agar Kecamatan Dayeuhkolot juga melakukan penanganan banjir secara pentahelix dengan membentuk tim, seperti yang telah dilakukan di Kecamatan Rancaekek, Majalaya dan Kecamatan Dayeuhkolot.

Kang DS memberi arahan agar Camat Margahayu mengundang para tokoh masyarakat dan pengusaha serta Forkopimcam Margahayu untuk segera dibentuk tim pentahelix.

"Nanti di tim pentahelix ini siap yang ditunjuk dan dipercaya siapa yang akan dituju dan dipercaya sebagai kordinator tim. Karena berdasar pengalaman Kecamatan Rancaekek juga tertanggulangi masalah banjirnya dengan lebih mudah kalau dilakukan secara pentahelix, demikian pula di Cisunggalah Majalaya dan Dayeuhkolot," paparnya.

Baca Juga:
Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Selain meninjau lokasi banjir di Margahayu, pada hari yang sama Bupati Kang DS juga melanjutkan peninjauan lokasi banjir di Kecamatan Dayeuhkolot dan Bojongsoang.

Sementara Camat Margahayu Nur Hazanah menyatakan pada banjir sebelumnya di beberapa titik telah dilakukan langkah penanganan, mulai dari pembersihan saluran sungai yang tersumbat hingga perencanaan perbaikan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang jebol akibat derasnya arus banjir. Lebih dari itu juga telah membantu rumah warga yang terdampak.

“Kami hadir di beberapa titik tardampak banjir untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat. Untuk warga terdampak juga sudah dilakukan assesment untuk penanganan dan pemberian bantuan lebih lanjut," kata camat.

Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk memastikan saluran air di lingkungan masing-masing tetap berfungsi dengan baik dan tidak tersumbat sampah.(*)

Baca Sebelumnya

Rp650 Juta Belum Cukup, Bonus untuk Anggota Paskibraka Kabupaten Pacitan Nihil

Baca Selanjutnya

Hadirkan Opic, Konser Kemanusiaan LMI Galang Kepedulian untuk Palestina di UM

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kang ds banjir banjir margahayu

Berita lainnya oleh Iwa AS

Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Waka DPRD Hailuki Soroti 3 PR Besar: Banjir, Sampah dan Infrastruktur

20 April 2026 13:08

Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Waka DPRD Hailuki Soroti 3 PR Besar: Banjir, Sampah dan Infrastruktur

Hari Jadi ke-385, KDS Ingin Kabupaten Bandung Dikenal Kuat dari Desa dan Mendunia

20 April 2026 11:56

Hari Jadi ke-385, KDS Ingin Kabupaten Bandung Dikenal Kuat dari Desa dan Mendunia

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

19 April 2026 13:13

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

18 April 2026 20:44

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

18 April 2026 16:41

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

18 April 2026 16:06

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend