Bupati Bandung Bakal Wajibkan ASN Pakai Seragam Batik Kina Tiap Kamis

Jurnalis: Sungkara Anwar
Editor: Akhmad Sugriwa

11 Agt 2023 09:10

Thumbnail Bupati Bandung Bakal Wajibkan ASN Pakai Seragam Batik Kina Tiap Kamis
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meninjau Kampung Batik Pasundan di Desa Sukamenak Kec Margahayu Kab Bandung, Jumat (11/8/2023). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam waktu dekat akan mewajibkan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bandung untuk memakai seragam bermotif batik kina.

Seperti diketahui batik kina sudah resmi menjadi batik khas Kabupaten Bandung yang bermotif daun dari pohon kina. Pohon kina sendiri dulunya merupakan pohon khas dari Kabupaten Bandung yang banyak tumbuh subur di kawasan Gunung Malabar Kecamatan Pangalengan. 

Menurut Bupati Bandung, batik kina ini sudah memiliki hak cipta yang dihibahkan oleh Yayasan Klinik Media Kreatif kepada Pemerintah Kabupaten Bandung.

"Dalam waktu dekat, kami akan mewajibkan para ASN setiap hari Kamis minggu pertama dan ketiga setiap bulannya. Begitu juga kalau ada acara-cara tertentu seperti penerimaan tamu, harus memakai batik kina sebagai dress code. Ini dalam rangka memperkenalkan motif batik kina dan mengembangkan ekonomi kreatif batik kina," kata bupati saat mengunjungi Kampung Batik Pasundan di Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Jumat (11/8/2023).

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Bupati mengaku saat ini bahan batik kina untuk seragam ASN tersebut sedang dalam proses pencetakan. "Untuk merealisasikan motif batik kina ini lebih luas, Pemkab Bandung pun akan berkolaborasi dengan sejumlah pembatik dan pengusaha industri lokal dalam proses pembuatan motif batik kina seperti di Kampung Batik Pasundan ini," ujarnya.

Foto Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meninjau Kampung Batik Pasundan di Desa Sukamenak Kec Margahayu Kab Bandung, Jumat (11/8/2023). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meninjau Kampung Batik Pasundan di Desa Sukamenak Kec Margahayu Kab Bandung, Jumat (11/8/2023). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

Selain mewajibkan ASN memakai seragam batik kina di waktu yang telah ditentukan, menurutnya batik kina juga sudah banyak di-branding atau diperkenalkan melalaui berbagai kegiatan seperti dengan pendirian butik khas batik kina, promosi di tempat wisata dan perhotelan, sampai kegiatan expo tingkat nasional maupun mancanegara.

"Kalau untuk marketnya, batik kina ini baru di market lokalan dulu, karena batik ini baru di-launching sekitar empat bulan yang lalu. Kita penuhi dulu demand atau permintaan pasar lokal setelah itu baru akan ekspansi ke skala Jawa Barat bahkan sampai nasional dan internasional ke depannya," ucap Bupati Dadang Supriatna.

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Menurutnya, batik kina juga bermacam-macam variasi motifnya hingga belasan motif seperti yang tertuang dalam hak cipta. Bukan hanya berupa kain batik saja, tukasnya, motif batik kina juga bisa digunakan untuk sarung bantal, perlengkapan rumah tangga, sepatu atau sendal dan aksesoris fashion lainnya. Dengan demikian bisa menjadi produk komersil bagi para pelaku usaha keci dan menengah, dengan didukung kualitas produknya.

"Motif batik kina ini memiliki makna filosofis dan historis mendalam dari Kabupaten Bandung sendiri. Dalam motif batiknya juga terkandung kearifan lokal Kabupaten Bandung. Karena itu kami berkomitmen untuk terus men-support dalam mengembangkan industri ekonomi kreatif batik kina ini," pungkas bupati.(*)

Baca Sebelumnya

Soroti Pelecehan Seksual di Pesantren, Wapres Minta IPI Lakukan Pengawasan

Baca Selanjutnya

Palah, Same-same Gotong-Royong Membangun Pagaralam

Tags:

BUPATI BANDUNG Seragam batik kina Batik ASN

Berita lainnya oleh Sungkara Anwar

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

9 Desember 2023 16:03

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

9 Desember 2023 10:09

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

7 Desember 2023 16:27

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

6 Desember 2023 09:45

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

6 Desember 2023 08:42

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

5 Desember 2023 10:48

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar