17,9 Ribu ASN Pemkab Bandung Miliki Ibu Asuh dalam Program Nyaah Ka Indung

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

21 Apr 2025 20:12

Thumbnail 17,9 Ribu ASN Pemkab Bandung Miliki Ibu Asuh dalam Program Nyaah Ka Indung
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat launching Program Nyaah ka Indung di Lapang Upakarti Soreang, Senin (21/4/25). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Bertepatan Peringatan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung, Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi meluncurkan program Bandung Bedas Nyaah ka Indung (Sayang ke Ibu/Ibu Asuh), dalam rangka mengimplementasikan Program Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Pencanangan program ibu asuh Nyaah ka Indung ini dilakukan seusai Upacara Peringatan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung di Lapangan Upakarti Soreang, Senin 21 April 2025.

Peluncuran program ditandai dengan penyerahan santunan dari perwakilan ASN kepada indung asuh. Pencanangan dan penyerahan santunan dari perwakilan ASN kepada indung asuh juga dilaksanakan secara serempak dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung di tingkat Kecamatan oleh Camat.

Selain itu Bupati Bandung juga telah menerbitkan Surat Edaran Nomor : 400.10.4.4/1110/Dinsos tentang Penyelenggaraan Progra Bandung Bedas Nyaah Ka Indung.

Baca Juga:
Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

"Dengan launching Program Bandung Bedas Nyaah ka Indung ini, maka seluruh ASN Pemkab Bandung sudah memiliki ibu asuhnya masing-masing. Di mana sebanyak 17 ribuan ASN Pemkab Bandung nanti setiap bulannya akan memberikan santunan baik berupa uang tunai maupun paket sembako kepada ibu-ibu lanjut usia (lansia) yang menjadi ibu asuhnya masing-masing ASN, " kata bupati.

Menurut data BKPSDM Kabupaten Bandung, per 21 April 2025, total ASN Pemkab Bandung mencapai 17.967 orang. Karena itu Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini juga meminta stakeholder terkait untuk turut mengawal Program Unggulan “Jabar Nyaah Ka Indung” dari Gubernur Jabar.

Dalam Surat Edaran Bupati Bandung dijelaskan, Program Bandung Bedas Nyaah ka Indung ditujukan untuk meningkatkan empati dan kepedulian khususnya dari para ASN Kabupaten Bandung kepada para ibu lansia yang tidak mampu.

Hal ini juga sekaligus untuk mendukung program Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung dalam mewujudkan kesejahteraan Lansia melalui penghormatan, perlindungan dan jaminan sosial.

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Dalam surat edaran juga dijelaskan mengenai teknis implentasi program ini. Program Bandung Bedas Nyaah Ka Indung merupakan gerakan moral untuk peduli, berbagi dan terlibat aktif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan Lansia terutama kaum Ibu di wilayah Kabupaten Bandung yang dimotori oleh ASN Kabupaten Bandung dan akan dikembangkan bagi seluruh stakeholders dan masyarakat pada umumnya.

ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung akan mengangkat minimal satu orang Lansia sebagai indung asuh dengan kriteria tidak mampu, warga masyarakat Kabupaten Bandung berusia 55 tahun ke atas, diutamakan dari kalangan keluarga, sanak saudara dan lingkungan terdekat tempat tinggal ASN.

Sekurang- kurangnya satu kali dalam satu bulan ASN melakukan kunjungan kepada indung asuh masing-masing dengan memberikan santunan berupa uang kadeudeuh atau bentuk bantuan lainya yang dibutuhkan oleh indung asuh.

Program Bandung Bedas Nyaah Ka Indung dalam pelaksanaannya diintegrasikan dalam aplikasi Daftar Hadir Elektronik (DHE) Kabupaten Bandung, baik untuk pencatatan data indung asuh ASN, aktivitas kunjungan dan pemberian santunan, data base Lansia serta monitoring dan evaluasi program.

Teknis pelaksanaan Program Bandung Bedas Nyaah Ka Indung, antara lain pada tahap awal pelaksanaan program dilaksanakan oleh seluruh ASN pemangku jabatan struktural di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung, dan nantinya akan diikuti oleh seluruh ASN.

Masing-masing pejabat struktural menginput data indung asuh sesuai format dalam aplikasi DHE dan/atau memilih salah satu dalam data base Lansia yang terdapat dalam aplikasi DHE. Penginputan dilaksanakan pada tanggal 19-20 April 2021 by name by address.

Setiap kunjungan ASN ke indung asuh dilaporkan sesuai format laporan dalam aplikasi DHE. Untuk teknis pelaksanaan lebih lanjut dapat berkoordinasi dengan Dinas Sosial, BKPSDM dan Diskominfo Kabupaten Bandung.

"Kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah dan Camat, agar melaksanakan dengan sungguh-sungguh sesuai surat edaran ini dan meneruskan informasi kepada seluruh jajaran di bawahnya," demikian Surat Edaran Bupati Bandung.(*)

Baca Sebelumnya

Ormas GRIB Jaya Pemalang Bakal Kawal Kebijakan Pemerintah yang Pro Rakyat

Baca Selanjutnya

Warga Demo, Tuntut Oknum Kades di Abdya Aceh Dipecat

Tags:

nyaah ka indung ibu asuh BUPATI BANDUNG ASN PEMKAB BANDUNG DADANG SUPRIATNA bandung bedas nyaah ka indung

Berita lainnya oleh Iwa AS

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

16 April 2026 00:23

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H