2 Anggota Polsek Cisarua Meninggal Saat Bertugas di Lokasi Longsor

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

24 Jan 2026 23:59

Headline

Thumbnail 2 Anggota Polsek Cisarua Meninggal Saat Bertugas di Lokasi Longsor
Almarhum dua anggota Polsek Cisarua yang meninggal saat pengamanan di lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kec Cisarua, KBB, Sabtu (24/1/26).

KETIK, BANDUNG BARAT – Dua anggota Polsek Cisarua meninggal dunia di tengah duka tragedi longsor dari lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang menewasakan 8 warga dan 83 masih dicari.

Kedua korban anggota Polsek Cisarua ini meninggal saat melaksanakan pengamanan di lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB sekitar pukul 15.00 WIB, Sabtu 24 Januari 2026.

Kedua korban adalah Aiptu Hendra Kurniawan, Bhabinkamtibmas Desa Pasirhalang, dan Aipda M. Jerry, Bhabinkamtibmas Desa Padaasih, Polsek Cisarua, Polres Cimahi.

Keduanya meninggal dunia, saat mengawal kendaraan Yon Armed menuju lokasi longsor. Sebuah kendaraan dari arah belakang diduga tidak sempat mengerem dan menabrak sepeda motor korban, hingga menyebabkan keduanya tergencet dan meninggal dunia di tempat.

Baca Juga:
Tinjau Pos Terpadu Nagreg, Kapolda Jabar: Tingkatkan Kewaspadaan, Laksanakan Tugas Penuh Tanggung Jawab

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan ketika dikonfirmasi membenarkan kedua anggota Bhabinkamtibmas tersebut meninggal saat menjalankan tugas.

"Benar, kedua korban meninggal saat mejalankan tugas pengamanan di lokasi longsor Cisarua," ujar Hendra tanpa menyebutkan kronologi meninggalnya kedua korban.

6 Jasad Korban Longsor Teridentifikasi

Sementara itu, Polda Jabar melalui tim kesehatan bergerak cepat dalam penanganan korban bencana, dengan mendirikan Pos Disaster Victim Identification (DVI) di Desa Pasirlangu.

Baca Juga:
Pencarian Korban Longsor Cisarua Resmi Dihentikan, Total 101 Jasad Ditemukan

Pos tersebut terdiri dari Pos Ante Mortem dan Pos Post Mortem guna mempercepat proses identifikasi korban secara profesional dan terkoordinasi.

Selain Pos DVI, Polda Jabar juga mendirikan Pos Pelayanan Kesehatan untuk membantu para pengungsi yang terdampak, khususnya dalam memenuhi kebutuhan medis darurat serta pemulihan kesehatan pascakejadian.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, hingga saat ini dari total 10 kantong jenazah yang diterima, sebanyak 6 kantong telah berhasil diidentifikasi.

"Keenam kantong jenazah yang teridentifikasi terdiri dari lima jenazah utuh dan satu bagian tubuh. Sementara empat kantong lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI,” jelas Kombes Pol Hendra, Sabtu (24/1/26).

Adapun identitas korban yang telah berhasil diidentifikasi antara lain:

1. Suryana, laki-laki, 57 tahun, masyarakat;
2. Jajang Tarta, laki-laki, 35 tahun, masyarakat;
3. Dadang Apung, laki-laki, 60 tahun, masyarakat;
4. Nining, perempuan, 40 tahun, masyarakat;
5. Nurhayati, perempuan, 42 tahun, masyarakat;
6. M. Kori, laki-laki, 30 tahun, berupa potongan tubuh (bagian tangan).

“Sementara itu, masih dalam proses identifikasi sebanyak 3 jenazah utuh dan 1 bagian tubuh,” ungkap Hendra.

Menurutnya, seluruh proses identifikasi dilakukan dengan mengedepankan standar prosedur operasional yang ketat, melibatkan tenaga medis, forensik dan dukungan teknologi untuk memastikan keakuratan data korban.

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, baik kepada korban maupun keluarga, agar proses identifikasi berjalan cepat, akurat, dan manusiawi,” ujar Hendra.

Ia juga menegaskan kehadiran pos pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian merupakan wujud kepedulian Polri terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.

“Kami ingin memastikan para pengungsi mendapatkan layanan kesehatan yang layak, sekaligus mendukung pemulihan kondisi pascabencana,” pungkas Hendra.(*)

Baca Sebelumnya

Penuhi Janji Politik, Bupati Subang Bagikan Seragam Sekolah Gratis

Baca Selanjutnya

Korban Tewas Longsor Cisarua KBB Bertambah Jadi 9 Warga, Polda Jabar Berhasil Identifikasi 6 Jasad

Tags:

kbb polsek cisarua polres cimahi polda jabar longsor cisarua kbb longsor cisarua longsor bandung barat

Berita lainnya oleh Iwa AS

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

19 April 2026 13:13

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

18 April 2026 20:44

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

18 April 2026 16:41

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

18 April 2026 16:06

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

18 April 2026 15:30

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

17 April 2026 15:34

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend