Petani Lampung Sambut Baik Keputusan Mentan Andi Amran Harga Singkong Rp1.350 per Kg

Jurnalis: Andriego Pandega
Editor: M. Rifat

2 Feb 2025 08:16

Thumbnail Petani Lampung Sambut Baik Keputusan Mentan Andi Amran Harga Singkong Rp1.350 per Kg
Anggota Tani Merdeka Lampung saat mengawal polemik harga singkong di Ruang Pola Gedung A Kementerian Pertanian, Jumat (31/1/2025).(Foto: Humas TMI Lampung For Ketik.co.id)

KETIK, BANDAR LAMPUNG – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menetapkan harga singkong ke petani Rp1350 per kilogram.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Ubi Kayu yang digelar di Ruang Pola Gedung A Kementerian Pertanian, Jumat (31/1/2025).

Rapat yang dihadiri Pansus Ubi Kayu DPD Provinsi Lampung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Lampung Timur, DPW Tani Indonesia Provinsi Lampung, Pengusaha Tepung Tapioka dan 100 petani asal Lampung, dalam rangka menindaklanjuti permasalahan harga ubi kayu yang terjadi di Provinsi Lampung.

Dalam keterangan persnya Amran mengatakan, ada tiga hal penting yang dia sampaikan:

Baca Juga:
Pabrik Rokok HS di Magelang Rangkul Karyawan Difabel, Sediakan Mess Gratis

1. Harga singkong ditetapkan Rp1350 per kilogram,
2. Impor tepung tapioka harus rekomendasi Kementerian Pertanian,
3.Dilarang impor sebelum hasil pertanian singkong terserap.

Sebelumnya, petani singkong di Lampung mengeluhkan rendahnya harga singkong yang dibeli oleh pengusaha tepung tapioka, dengan harga Rp900 per kilogram dan rafaksi (potongan) mencapai 30%. Hal itu, membuat para petani menjerit.

Muliadi, petani singkong binaan Tani Merdeka Indonesia DPD Lampung Tengah mengatakan, biaya produksi tanaman singkong 1 hektar menelan biaya Rp14.665.000 sedangkan biaya panen mencapai Rp7.500.000.

"Jika hasil panen 30 ton per hektar harga jual Rp.1.400 dengan rafaksi 35%, maka 30 ton x 35% = 19.000 x Rp.1.400 = Rp. Rp.27.300.000. Sedangkan lama masa tanam singkong 10 bulan. Berarti, petani hanya mendapat hasil sebesar Rp.513.000 per bulan," keluh Muliadi.

Baca Juga:
Gus Tamim Dorong Revolusi Pertanian dari Desa, Greenhouse Jadi Simbol Kemandirian Petani Blitar

Foto Mentan Andi Arman saat Pers Rilis terkait harga singkong. Jumat (31/1/2025).(Foto: Humas TMI Lampung For Ketik.co.idMentan Andi Arman saat Pers Rilis terkait harga singkong. Jumat (31/1/2025).(Foto: Humas TMI Lampung For Ketik.co.id)

Apalagi kalau perusahaan membeli dengan harga Rp900 per kilogram, maka dapat dibayangkan betapa sengsaranya nasib petani.

Menyikapi hal itu, pengurus DPD Tani Merdeka Lampung bersama Petani dan Pengusaha Ubi Kayu Indonesia (PPUKI). Melakukan aksi menuntut Pemerintah Provinsi Lampung menaikkan harga singkong, pada Desember 2024 lalu. Tujuannya, untuk mensejahterakan petani.

Dalam Aksi tersebut mendapat tanggapan dari Pemerintah Provinsi Lampung yang pada tanggal 23-12-2024 lalu Pemprov Lampung menggelar rapat koordinasi untuk membahas harga singkong.

Rapat tersebut dihadiri oleh ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sekda Provinsi Lampung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, TPH dan pejabat lainnya serta   24 perusahaan tapioka dan organisasi petani Lampung.

Dalam rapat tersebut disepakati harga pembelian ubi kayu minimal Rp1.400 per kilogram dan rafaksi maksimal 15%. Namun, pengusaha tapioka melanggar kesepakatan itu. Beberapa perusahaan menolak membeli singkong dari petani. Sehingga menimbulkan gejolak baru, petani merugi karena mereka kebingungan menjual hasil panen mereka.

Sementara itu Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Lampung, Jamaludin Wijaya, berjanji akan mengawal keputusan menteri tersebut, yang dimana dengan  ditetapkannya harga singkong Rp1.350 per kilogram, berharap para patani pengusaha tidak melanggar keputusan itu dari Menteri PertanianAndi Arman.

"Tani Merdeka Indonesia Lampung akan mengawal keputusan yang sudah disepakati, yaitu harga beli singkong  dari petani Rp1.350 per kilogram. Kami akan turun kelapangn untuk memantau langsung perkembangannya. Jika ada perusahaan yang nakal, saya akan laporkan kepada pak menteri," tegas Jamal. (*)

Baca Sebelumnya

Geger! Kurs Dolar AS Tiba-tiba Anjlok Jadi Rp8 Ribu, BI Buka Suara

Baca Selanjutnya

Tahun 2025, PAD Cilacap Tembus Rp1 Triliun

Tags:

Harga Singkong Lampung Bandar Lampung petani Kememtrian Pertanian Andi Arman

Berita lainnya oleh Andriego Pandega

Mudik 2026, Jumlah Penumpang yang Menyeberang di Pelabuhan Bakauheni Capai 898.864 Orang

22 Maret 2026 20:38

Mudik 2026, Jumlah Penumpang yang Menyeberang di Pelabuhan Bakauheni Capai 898.864 Orang

Tertidur dalam Bus, Pemudik Nyasar ke Pelabuhan Bakauheni

18 Maret 2026 20:22

Tertidur dalam Bus, Pemudik Nyasar ke Pelabuhan Bakauheni

Jelang Puncak Arus Mudik, Kendaraan Mulai Masuki Pelabuhan Bakauheni

18 Maret 2026 17:34

Jelang Puncak Arus Mudik, Kendaraan Mulai Masuki Pelabuhan Bakauheni

Alasan Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Lampung Memilih Tidak Bawa Kendaraan Pribadi

18 Maret 2026 13:45

Alasan Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Lampung Memilih Tidak Bawa Kendaraan Pribadi

Pangdam XXI/Raden Inten Tekankan Nilai Keimanan Prajurit dalam Safari Ramadan

18 Maret 2026 10:30

Pangdam XXI/Raden Inten Tekankan Nilai Keimanan Prajurit dalam Safari Ramadan

Kisah Pak Maksum Abdikan Diri Seumur Hidup Sebagai Porter

18 Maret 2026 08:30

Kisah Pak Maksum Abdikan Diri Seumur Hidup Sebagai Porter

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar