Melihat Kampung Sawojajar di Balikpapan, Babat Alas Puluhan Tahun hingga Miliki Rumah Strategis

Editor: Naufal Ardiansyah

17 Okt 2025 18:06

Headline

Thumbnail Melihat Kampung Sawojajar di Balikpapan, Babat Alas Puluhan Tahun hingga Miliki Rumah Strategis
Mak Kas bersama sang suami berfoto tepat di bawah gapura Kampung Sawojajar yang berada di Kota Balikpapan. (Foto: Dok. Ketik.com)

KETIK, BALIKPAPAN – Berawal dari Artono pada tahun medio 70-an. Pemuda asal Sawojajar Kota Malang itu awalnya tidak ada niatan merantau ke Balikpapan. 

Bisa dikatakan dia lah orang Sawojajar pertama yang masuk ke Balikpapan. Awalnya Artono sering membantu salah seorang anggota TNI yang bertugas di Balikpapan. 

Mulai dari antar barang melalui kapal. Saat di Pelabuhan Perak, sang Kapten tersebut tanya apakah berkenan ikut ke Balikpapan. Mendadak ikut dengan cara yang cukup unik, yakni dibantu dimasukkan ke dalam kasur sehingga lolos dari tiket.

Di Balikpapan, ia dibantu oleh TNI tersebut bekerja di rumah dinasnya. Karena kinerja bagus, ia terus bekerja hingga mengajak sanak famili dan warga Sawojajar lainnya hingga kini mencapai seratusan orang.

Baca Juga:
Hujan Deras Disertai Es Turun di Sawojajar Kota Malang

Kampung tersebut diberi nama Kampung Sawojajar. beberapa puluh tahun lalu transmigrasi ke Balikpapan dan akhirnya menetap.

Berawal dari itu lah Artono mulai mengajak warga Sawojajar ikut merantau ke Balikpapan hingga seratusan orang dan mendirikan Kampung Sawojajar di Balikpapan, tepatnya di Gunung Pasir, Kelurahan Telagasari, Kecamatan Balikpapan Kota, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Rata-rata masyarakat di sini bekerja sebagai pedagang, mulai dari buka warung makan, gorengan, bakso dan lain-lain. 

“Anak-anak mereka sudah sekolah di Balikpapan semua hingga sudah punya rumah dan KTP Balikpapan. Mereka masih ada beberapa punya orang tua di Sawojajar tapi sudah jarang pulang,” ungkapnya, Jumat, 10 Oktober 2025.

Baca Juga:
Tak Pernah Bercita-cita Jadi Dai, Ustaz Irwan Budiana Kini Tak Berhenti Berdakwah di Balikpapan

Kemudian, gelombang kedua transmigrasi dipimpin oleh Mak Kas, sapaan akrabnya. Wanita muda tahun 80-an itu memberanikan diri merantau ke Balikpapan.

Foto Warung Nasi Kuning legendaris di Balikpapan milik Mak Kas, warga asli Sawojajar Kota Malang yang sukses merantau di Kalimantan Timur. (Foto: Dok. Ketik.com)Warung Nasi Kuning legendaris di Balikpapan milik Mak Kas, warga asli Sawojajar Kota Malang yang sukses merantau di Kalimantan Timur. (Foto: Dok. Ketik.com)

Berawal jual nasi kuning di emperan sekolah menggunakan rombong sederhana, kini Mak Kas sukses mempunyai rumah dan aset warung makan di pinggir jalan yang letaknya strategis.

Mak Kas bersama suami mempunyai dua anak dan semuanya besar di Balikpapan. Banyak saudara di Sawojajar juga ikut merantau ke Balikpapan hingga akhirnya sukses.

“Awalnya hanya bukit dan tidak terlalu padat. Kami babat alas di sini membangun kawasan ini,” tutur Mak Kas.

Kini, Mak Kas, warga asli Sawojajar itu, cukup menikmati pekerjaannya sebagai pengusaha rumah makan nasi kuning legendaris di Jantung Kota Balikpapan. (*)

Baca Sebelumnya

Sentuhan Elegan dan Cita Rasa Kelas Atas di Brown Bear Cafe Surabaya

Baca Selanjutnya

Asprov PSSI Jatim Segera Gelar Kongres Pemilihan Ketua Baru, Ini Syaratnya

Tags:

Mak Kas Sawojajar Kampung Sawojajar Balikpapan Nasi Kuning transmigran

Berita lainnya oleh Naufal Ardiansyah

Muhsin Budiono Tuai Pujian di Forum Global Australia, Kenalkan ARDENT Followership Versi Asia

4 April 2026 22:58

Muhsin Budiono Tuai Pujian di Forum Global Australia, Kenalkan ARDENT Followership Versi Asia

Sinergi Kwarda Pramuka dan Polda Jatim Bangun Brigade Pangan Nusantara

2 April 2026 18:44

Sinergi Kwarda Pramuka dan Polda Jatim Bangun Brigade Pangan Nusantara

Kapolda Jatim Apresiasi Pramuka Jatim Sukseskan Operasi Ketupat Mudik Lebaran

2 April 2026 18:34

Kapolda Jatim Apresiasi Pramuka Jatim Sukseskan Operasi Ketupat Mudik Lebaran

Keren! Pramuka Jatim Gagas Konversi Limbah Dapur MBG Jadi Biogas dan Pupuk Organik

1 April 2026 20:57

Keren! Pramuka Jatim Gagas Konversi Limbah Dapur MBG Jadi Biogas dan Pupuk Organik

Gubernur Khofifah Blusukan Sapa Petani Kopi Banyuwangi, Rela Tembus Hujan Demi Serap Aspirasi

1 Maret 2026 11:39

Gubernur Khofifah Blusukan Sapa Petani Kopi Banyuwangi, Rela Tembus Hujan Demi Serap Aspirasi

Khofifah Puji HM Arum Sabil: Kwarda Jatim Konsisten Jalankan Pramuka Produktif

28 Februari 2026 21:47

Khofifah Puji HM Arum Sabil: Kwarda Jatim Konsisten Jalankan Pramuka Produktif

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar