YLPK Jatim Pandang Kebijakan Larang Diskon Susu Formula Kurang Tepat

Jurnalis: Husni Habib
Editor: M. Rifat

10 Agt 2024 03:56

Thumbnail YLPK Jatim Pandang Kebijakan Larang Diskon Susu Formula Kurang Tepat
Ketua YLPK Jatim Said M Utomo komentari kebijakan terkait susu formula. (Foto: YLPK Jatim)

KETIK, SURABAYA – Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jawa Timur memandang kebijakan pelarangan iklan dan diskon susu yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo belum tepat. Itu karena menurutnya pemberian diskon justru bagus jika dilihat dari sisi konsumen.

Ketua YLPK Jatim Said Sutomo mengatakan, kalau hanya larangan tanpa memberikan kompensasi khususnya kepada ibu-ibu yang menyusui, hal tersebut kurang tepat. Jika melarang pemerintah harus memberikan kompensasi kepada konsumen.

"Diskon inikan bagus ya dari sisi konsumen bisa dapat harga murah. Tapi kalau dilarang terus kompensasinya apa kepada ibu-ibu, justru pelarangan itu kurang tepat," jelas Said kepada Ketik.co.id, Rabu (7/8/2024).

Lebih lanjut, dirinya menambahkan terkait kandungan susu formula sejauh ini belum ada keluhan daripada konsumen. Penggunaan susu formula sudah berlangsung sejak dulu dan tidak ditemukan adanya konsumen, sehingga tidak ada alasan bagi pemerintah untuk melarang iklan atau pemberian diskon.

Baca Juga:
Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

"Kan selama ini tidak ada keluhan, baik-baik saja. Jadi buat apa? Justru yang rugi konsumennya, mau beli harga murah gak bisa," tambahnya.

Saat ini dari pada mengkhawatirkan susu formula lebih baik pemerintah menaruh perhatian kepda peredaran minuman manis. Hal ini karena banyak temuan anak-anak bahkan balita yang harus cuci darah di rumah sakit.

YLPK menyarankan pemerintah memberikan semacam cukai bagi minuman berperisa untuk menekan konsumsi yang berlebihan. 

"Daripada susu formula, lebih baik pemerintah fokus sama minuman manis. Kami sudah ajukan untuk penerapan cukai dan banyak yang mendukung," pungkasnya.(*)

Baca Juga:
Tropicana Slim Dorong Remisi Diabetes Melalui Beat Diabetes 2026

Baca juga berita lain kanal Transparan tentang Susu Formula di bawah ini:

Beda Pengalaman dan Pendapat Para Ibu Terkait ASI dan Larangan Diskon Susu Formula

Ahli Gizi: Hati-Hati! Banyak Kandungan Gula di Susu Formula

Baca Sebelumnya

Polres Pasaman Barat Gelar Rekonstruksi Kasus Ayah Tiri Bunuh Bayi Usia 13 Bulan

Baca Selanjutnya

Sejarah Baru! Atlet Gulat Kuba Sabet Medali Emas Kali Kelima di Olimpiade

Tags:

Susu Formula Minuman Berperisa Kompensasi kesehatan Konsumen YLPK Jatim ibu Tumbuh Kembang Transparan

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H