KETIK, LOMBOK TENGAH – Mantan pembalap nasional Ananda Mikola adalah nahkoda baru Sirkuit Mandalika sejak Mei Mei lalu (13/5/2026). Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) InJourney (holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata di bawah naungan Danantara Indonesia) mengangkatnya sebagai Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) yang merupakan anak usaha BUMN pengelola Sirkuit Mandalika.
Kehadiran Ananda Mikola diharapkan mampu membawa Pertamina Mandalika International Circuit semakin kompetitif di level global. Pasalnya, dia dikenal sebagai salah satu pembalap Indonesia yang pernah berkiprah panjang di ajang internasional.
Putra legenda balap nasional Tinton Soeprapto itu tercatat sempat tampil di Italian Formula 3, Formula 3000 Italia dan Eropa, hingga World Series Lights. Salah satu prestasi terbaiknya menjadi juara Asian Formula 3 bersama A1 Team Indonesia pada 2005.
Makin lengkap karena Ananda juga memiliki pengalaman di sisi manajemen dan organisasi otomotif nasional. Dia pernah menjabat Direktur Sirkuit Sentul dan menjadi Ketua Organizing Committee Jakarta E-Prix Formula E 2023.
Saat ini, Ananda juga tercatat sebagai Wakil Ketua Umum Olahraga Prestasi PP Ikatan Motor Indonesia (IMI). Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memimpin MGPA dan mengembangkan Sirkuit Mandalika dalam jangka panjang.
Baca Juga:
Happy Asmara Sukses Buat Ribuan Penggemar MotoGP Mandalika AmbyarNah, tahun ini Ananda kali pertama memimpin gelaran akbar MotoGP di Sirkuit Mandalika (9-11 Oktober 2026). Sorotan dunia akhir pekan ini tertuju ke sirkuit yang dia pimpin itu.
Di tengah agendanya yang super sibuk, Pemimpin Redaksi Ketik.com Naufal Ardiansyah yang sedang berada di Mandalika berkesempatan melakukan wawancara langsung dengan Direktur Utama MGPA Ananda Mikola. Berikut laporannya:
Ketik.com: Ini tahun perdana anda memimpin manajemen di Sirkuit Mandalika untuk gelaran MotoGP. Apa gebrakan yang sudah anda lakukan untuk Mandalika?
Ananda Mikola: Pertama event ini harus lebih rapi. Mulai dari hal kecil, seperti sampah, penonton juga harus merasa lebih happy. Pastinya kita juga nggak bisa menyenangkan semua aspek. Tapi yang paling penting bahwa ekosistem ini harus jalan. Bukan hanya event-nya, tapi ekosistem perhotelan, dan lain-lain yang mengangkat ekonomi masyarakat. Buat apa sirkuitnya membaik tapi ekosistemnya tidak jalan.
Baca Juga:
Momen Puncak! Berikut Jadwal Lengkap MotoGP Mandalika Hari Ketiga, Minggu 11 Oktober 2026Ketik.com: Evaluasi hari pertama dan kedua sejauh ini?
Narasumber: Ya, alhamdulillah berjalan lancar, berjalan baik. Maksudnya tidak ada masalah yang berat. Ya, mungkin ada sedikit gangguan kabel (hari pertama, red), tapi juga kabelnya Dorna ya, bukan kabel kita.
Ketik.com: Itu yang sebabkan red flag (berhenti sementara, red) sampai tiga kali?
Ananda Mikola: Iya. Karena itu kabel track limit (catatan waktu pembalap, red). Terus, ya semoga cuacanya baik sampai terakhir. Dan kita semoga juga dua lokal hero kita (Mario Suryo Aji di Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3, red) bisa ya. Target saya sih 10 besar untuk Mario, ya 5 besar buat Veda.
Ketik.com: Harapan dan catatan anda untuk MotoGP perdana yang anda pimpin?
Ananda Mikola: Ya, kita berdoa, ya. Yang penting event ini sukses. Sukses dalam arti di mata dunia ya, juga dengan penonton banyak dibandingkan tahun lalu. Tapi kalau menurut kalian sebagai wartawan, tahun ini gimana, lebih rapi atau tidak?
Karena begini, kita ada beberapa aturan ketat. Maksudnya untuk tiket. Kita sekarang sudah nggak bisa memberikan FOC (Free of Charge). Karena itu aturan Dorna (Perusahaan pemegang lisensi MotoGP, red). Itu ada aturan langsung dari Dorna untuk menekan free of charge itu, gitu loh.
Ketik.com: Catatan dari tahun ke tahun, ketika event MotoGP Mandalika selesai di hari Minggu, pada Senin, Selasa, Rabu wisatawan udah pada pulang. Tidak stay lebih lama di Mandalika. Gimana triknya mengatasi itu?
Ananda Mikola: Kita memang terus evaluasi. Kita terus perbanyak event. Ini hari minggu depan sudah ada event lagi, balap mobil nasional.
Pewawancara: Bintang tamu di panggung fans zone bertabur bintang. Ada pesan untuk masyarakat umum?
Ananda Mikola: Ya, kapan lagi bisa melihat Agnes Monica, gitu kan? Tapi saya harapannya sih tahun-tahun berikutnya, ya, bintang tamunya kalau bisa lebih dari bukan dari nasional ya, internasional. (*)