Waspada! Cuaca Ekstrem Intai Tanah Air, Ini Penjelasan BMKG

Jurnalis: Wandi Ruswannur
Editor: Naufal Ardiansyah

16 Jan 2024 06:40

Headline

Thumbnail Waspada! Cuaca Ekstrem Intai Tanah Air, Ini Penjelasan BMKG
Ilustrasi monitoring hujan dan kekeringan (Foto: BMKG)

KETIK, JAKARTA – Cuaca ekstrem masih mengancam sebagian besar wilayah Indonesia hingga bulan Februari 2024 mendatang. Masyarakat diminta waspada dan siap-siaga akan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi. 

"Cuaca ekstrem ini dapat terjadi selama periode puncak musim hujan yaitu di bulan Januari dan Februari. Potensi hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi masih memiliki peluang yang tinggi terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia," kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, Selasa (16/1/2024).

Dwikorita menerangkan, bahwa sedikitnya terdapat penyebab terjadinya cuaca ekstrem ini. Salah satunya, yaitu Monsun Asia yang menunjukkan aktifitas cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. 

"Kondisi ini berpotensi dapat disertai adanya fenomena seruakan dingin yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia," ujarnya. 

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini 13 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

Dirinya juga menyatakan, bahwa sebanyak 64% dari jumlah Zona Musim Indonesia memasuki musim hujan. Sisanya masih menunggu hujan datang. Saat ini tidak ada daerah yang mengalami tidak ada hujan lebih dari 2 bulan. 

"Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi Pulau Sumatera kecuali Lampung bagian selatan, sebagian Banten, sebagian besar Jawa Barat, sebagian besar Jawa Tengah, DIY, sebagian Jawa Timur, Pulau Kalimantan, Sulawesi Utara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur, sebagian Maluku Utara, Maluku dan Pulau Papua," bebernya.

Adapun daerah kurang hujan, kata Dwikorita, terpanjang pada tengah Januari ini yakni berada di wilayah Timor Tengah Selatan, NTT (selama 40 hari) dan masuk ke kategori sangat panjang.

Oleh karena itu, meski demikian Dwikorita secara khusus berpesan pada masyarakat untuk tetap menghemat dan gunakan air secara bijak, supaya jika terdapat dampak kekeringan bisa dihadapi secara bersama-sama. 

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Madiun Diprediksi Cerah Hari Ini, Cek Daerahmu Sekarang

"Bagi daerah yang sudah masuk musim hujan, periksa lingkungannya supaya bisa menampung dan mengalirkan air hujan dengan baik. Apapun musimnya, harus tetap siap siaga," imbuhnya.

Pada musim hujan, Dia menghimbau kepada masyarakat agar mengambil tindakan preventif untuk menjaga kondisi dengan mengkonsumsi makanan dan vitamin, menggunakan pakaian hangat, sedia payung atau jas hujan ketika beraktivitas di luar ruangan.

"Lalu menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sehingga terhindar dari penyebaran penyakit di musim penghujan. Pantau terus informasi mengenai cuaca dan iklim melalui beragam medsos InfoBMKG," tutup Dwikorita. (*)

Baca Sebelumnya

Hore! Waktu Layanan Operasional LRT Jabodebek Diperpanjang

Baca Selanjutnya

Pasien RSUD Sidoarjo Barat Kian Membeludak, Imbas Pemutusan Kerja Sama BPJS Kesehatan dan RS Anwar Medika

Tags:

BMKG Kekeringan Hujan

Berita lainnya oleh Wandi Ruswannur

Komitmen Raih Zero Net Emission, KAI Terus Kebut Fasilitas Stasiun Ramah Lingkungan

4 Agustus 2024 06:05

Komitmen Raih Zero Net Emission, KAI Terus Kebut Fasilitas Stasiun Ramah Lingkungan

Atasi Masalah Kotoran Hewan, Mahasiswa KKNT Inovasi IPB Adakan Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos

31 Juli 2024 00:05

Atasi Masalah Kotoran Hewan, Mahasiswa KKNT Inovasi IPB Adakan Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos

Potret Kebersamaan Prajurit TNI Nobar Final Timnas Indonesia U-19 vs Thailand

30 Juli 2024 05:23

Potret Kebersamaan Prajurit TNI Nobar Final Timnas Indonesia U-19 vs Thailand

LRT Jabodebek Kenalkan Transportasi Massal kepada Anak-Anak Lewat Edutrain

29 Juli 2024 05:52

LRT Jabodebek Kenalkan Transportasi Massal kepada Anak-Anak Lewat Edutrain

Resep Mudah Membuat Sate Jamur, Lezat!

28 Juli 2024 01:17

Resep Mudah Membuat Sate Jamur, Lezat!

Roadshow Bus KPK, Pemkab Cianjur Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Diskusi Anti Korupsi

27 Juli 2024 10:45

Roadshow Bus KPK, Pemkab Cianjur Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Diskusi Anti Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar