Warga Sekitar Tambak Udang Bumi Subur Lumajang: Kami Tak Butuh CSR, Kami Butuh Normalisasi Sungai

Jurnalis: Abdul Fatah
Editor: Muhammad Faizin

7 Jan 2025 20:31

Thumbnail Warga Sekitar Tambak Udang Bumi Subur Lumajang: Kami Tak Butuh CSR, Kami Butuh Normalisasi Sungai
Audiensi warga empat desa sekitar tambak dengan DPRD Lumajang (Foto : Abdul Fatah / Ketik)

KETIK, LUMAJANG – Pertemuan antara warga empat desa di sekitar tambak udang PT. Bumi Subur Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun dengan DPRD Lumajang diharapkan menjadi solusi terakhir untuk menyelesaikan masalah aliran sungai yang mengalami penyempitan dan pendangkalan, yang kemudian menjadi menjadi pemicu seringnya banjir.

Pertemuan yang berlangsung pada hari ini Selasa (07/01/2025) di Ruang Paripurna DPRD Lumajang berlangsung cukup lama. Perwakilan warga secara bergantian menyampaikan keluhannya kepada DPRD, karena setiap musim penghujan selalu terjadi banjir karena aliran Sungai Bondoyudo yang bermuara ke laut selatan mengalami penyempitan dan pendangkalan, sehingga air tak bisa mengalir dengan baik ke muara dan meluber ke lahan pertanian warga.

“Selama bertahun-tahun kami selalu menghadapi banjir setiap musim penghujan. Kami sudah berkali-kali melakukan aksi, tetapi sampai saat ini masalah ini belum juga mendapatkan perhatian serius dari pihak pengelola tambak udang,” kata Lestari, Kepala Desa Wotgalih.

Sementara itu Ketua HIPPA Margo Rukun Desa Wotgalih, Ali Ridho dalam kesempatan ini mengatakan, selain masalah banjir juga terjadi kerusakan lingkungan yang menyebabkan mata pencaharian warga terganggu.

Baca Juga:
DPRD Lumajang: Perlu Solusi Pekerjaan untuk Penghuni Huntap Sumbermujur

“Dulu pantai di desa kami menjadi tempat yang nyaman bagi nelayan. Hasil tangkapan ikan para nelayan bagus. Sekarang ini kalau musim panen, air di pantai menjadi sangat berbau busuk dan hasil tangkapan nelayan juga turun. Ini terjadi karena IPAL dari perusahaan ini sangat minim, maka setiap musim panen udang, selalu saja ada bau menyengat,” kata Ali Ridho.

Ali juga menyebut, masalah banjir yang sering terjadi juga selalu menimpa tanaman warga saat musim penghujan.

“Kami berharap kepada PT. Bumi Subur bersunggung-sungguh dalam melalukan revitalisasi sungai, sehingga air tidak terhambat untuk masuk ke muara dan lahan pertanian warga bisa diselamatkan dan bisa panen seperti dulu lagi,” ujarnya.

Selain warga desa Wotgalih, hadir juga warga dari Desa Darungan, Jatimuyo dan desa Kraton.

Baca Juga:
Potensi Bencana Besar, DPRD Lumajang Sepakat Jika Anggaran Kebencanaan Ditambah

Audiensi perwakilan warga dengan DPRD Lumajang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Lumajang Solikin SH, Ketua Komisi B Deddy Firmansyah dan Ketua Komisi C, H. Zainal.

Pihak DPRD Lumajang berusaha mencari detil perijinan yang dimiliki oleh PT. Bumi Subur.  Hadir dalam kesempatan ini, Kepal DPMPTSP Mustajib, Kepala Dinas DLH Dra. Hertutik, dan Kepala Satpol PP Lumajang Hindam Adri Abadan.

Ditengah pertemuan ini, Ali Ridho yang selama ini getol memperjuangkan nasib warga setempat mengatakan, warga tidak membutuhkan CSR dari perusahaan ini. Yang  diperlukan warga adalah kesungguhan PT. Bumi Subur untuk sungguh-sungguh melakukan normalisasi atau revitalisasi sungai.

“Kami tidak butuh investor, kami tidak butuh CSR sekiranya investor yang datang hanya membuat warga terganggu,” tegas Ali Ridho.

Dalam pertemuan ini tampaknya tidak hadir perwakilan PT. Bumi Subur sehingga DPRD Lumajang berencana akan melakukan kunjungan ke kawasan tambak udang ini.

Baca Sebelumnya

Gelar Musda di Kota Batu, DPD HPI Jatim Kembali Dinahkodai Sujai Asmed

Baca Selanjutnya

Apresiasi Pertamina dan FSPPB, Menaker: Model Hubungan Industrial Pancasila

Tags:

PT Bumi Subur Tambah Udang Wotgalih Audiensi dengan DPRD Solikin SH Deddy Firmansyah H. Zainal

Berita lainnya oleh Abdul Fatah

Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

13 April 2026 18:04

Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

11 April 2026 20:15

Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

8 April 2026 13:44

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

6 April 2026 14:57

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

6 April 2026 12:49

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

4 April 2026 02:26

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar