Wamendiktisaintek Ajak Kampus Muhammadiyah Perkuat Riset untuk Kemajuan Bangsa

Jurnalis: Avirista Midaada
Editor: Aziz Mahrizal

21 Okt 2025 13:10

Thumbnail Wamendiktisaintek Ajak Kampus Muhammadiyah Perkuat Riset untuk Kemajuan Bangsa
Wamendiktisaintek Fauzan di UMM, Selasa, 21 Oktober 2025. (Foto: Aris/ketik.com)

KETIK, MALANG – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan, menekankan peranan seluruh perguruan tinggi negeri swasta, termasuk kampus Muhammadiyah dalam pembangunan. Perguruan tinggi Muhammadiyah harus menjadi pelopor dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan tinggi.

"Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) tidak hanya berperan sebagai penyelenggara pendidikan, melainkan sebagai kekuatan strategis yang memimpin perubahan," ucap Wamen Fauzan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa, 21 Oktober 2025.

Mantan Rektor UMM itu mendorong sinergi dan kolaborasi 162 perguruan tinggi untuk saling menguatkan, supaya menjadi leading sector dalam membangun kepercayaan publik. Ia pun menyoroti kontribusi PTMA yang kini menempati posisi penting dalam peta pendidikan nasional.

"Dari total 4.369 perguruan tinggi di Indonesia, PTMA mencakup sekitar empat persen secara kuantitas, dengan 20.041 dosen atau tujuh persen dari total nasional," ucapnya.

Baca Juga:
Mas Mirdasy: Rendah Hati yang "Panjang Tangan"

Kontribusi PTMA dalam riset dan pengabdian masyarakat justru melampaui rata-rata nasional. Kegiatan riset mencapai 81 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 52 persen. 

Ia menyebut, dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan riset di lingkungan Muhammadiyah meningkat hingga 168 persen, sementara keterlibatan mahasiswa melonjak 228 persen. 

“Ini menunjukkan kesadaran baru di kalangan civitas akademika Muhammadiyah. Namun jika baru bicara angka, kita baru setengah jalan. Kuantitas tanpa kualitas tidak cukup. Riset harus berdampak, harus menyentuh masyarakat,” ujarnya. 

Lebih jauh, Fauzan mencontohkan praktik baik dari konsorsium 17 kampus Muhammadiyah di Nusa Tenggara Timur yang fokus pada isu stunting, kemiskinan, dan ketahanan pangan. Langkah ini mencerminkan wajah baru pendidikan tinggi Muhammadiyah yang tidak berhenti pada teori, tetapi hadir di tengah realitas sosial. 

Baca Juga:
Muhammadiyah Berduka! Ketua LHKP PWM Jatim Sekaligus Politikus Senior Mirdasy Tutup Usia

Menurutnya, ekosistem berdampak ketika kampus mau turun langsung, ketika risetnya tidak berhenti di meja dosen, tetapi hidup bersama masyarakat. 

“Banyak perguruan tinggi swasta yang terjebak dalam stagnasi karena enggan beradaptasi terhadap perubahan. Karena itu, pembaruan dan inovasi menjadi keniscayaan. Kita tidak bisa menunggu arus berubah. Kita harus menciptakan arus perubahan itu sendiri,” katanya.

Lebih lanjut, Fauzan menjelaskan arah kebijakan pendidikan tinggi nasional yang sedang disiapkan pemerintah. Salah satunya adalah sistem klasterisasi perguruan tinggi yang memungkinkan adanya pembinaan sesuai konteks geografis dan kapasitas kampus. 

Ia juga menyebut bahwa Direktorat Perguruan Tinggi Swasta akan dihidupkan kembali untuk memperkuat pembinaan kampus swasta, termasuk PTMA. 

Di sisi lain, Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kemendikti, Prof. Yudi Darma, menjelaskan pentingnya membangun ekosistem riset bersama antar perguruan tinggi Muhammadiyah. Dirinya juga menekankan, kolaborasi internasional dapat mempercepat kemajuan sains dan memperkuat daya saing bangsa. 

Menurutnya, sains dan teknologi tidak boleh berhenti di laboratorium. Ia harus menyentuh kehidupan manusia, membawa manfaat, dan menegaskan kemanusiaan.

“Bayangkan jika 162 kampus Muhammadiyah berkontribusi bersama, bahkan dengan iuran minimal, kita bisa membangun pusat data riset bersama untuk sains dan teknologi yang dapat diakses semua kampus, dari yang besar hingga kecil,” kata Yudi Darma. (*)

Baca Sebelumnya

Mengenal Diwali: Festival Cahaya Penuh Makna dalam Budaya Hindu dan India

Baca Selanjutnya

Komisi C DPRD Jatim Soroti Kerugian PT Kasa Husada, Singgung Kinerja Direksi

Tags:

Wamendiktisaintek Riset Perguruan Tinggi Muhammadiyah Inovasi Perguruan Tinggi Fauzan

Berita lainnya oleh Avirista Midaada

6 Guru Besar Resmi Terima SK dari Menag, Warek UIN Malang: Buat Kampus Bereputasi Internasional!

24 Oktober 2025 19:01

6 Guru Besar Resmi Terima SK dari Menag, Warek UIN Malang: Buat Kampus Bereputasi Internasional!

Mengenal Darul Ulum Agung Malang, Ponpes yang Membina Crosser Nasional Bertalenta

24 Oktober 2025 18:55

Mengenal Darul Ulum Agung Malang, Ponpes yang Membina Crosser Nasional Bertalenta

Sahara Ancam Laporkan Selebgram Malang hingga Akun Medsos yang Unggah Provokasi dan Ujaran Kebencian

24 Oktober 2025 18:47

Sahara Ancam Laporkan Selebgram Malang hingga Akun Medsos yang Unggah Provokasi dan Ujaran Kebencian

Kisah Saudara Kembar Calon Wisudawan Unisma, Keduanya Raih IPK Menakjubkan

24 Oktober 2025 05:15

Kisah Saudara Kembar Calon Wisudawan Unisma, Keduanya Raih IPK Menakjubkan

1.642 Mahasiswa Unisma Diwisuda, 10 Calon Wisudawan dari Luar Negeri

23 Oktober 2025 15:22

1.642 Mahasiswa Unisma Diwisuda, 10 Calon Wisudawan dari Luar Negeri

3 Wisudawan Terbaik Unisma Periode 77, Satu Orang Raih IPK Sempurna!

23 Oktober 2025 14:20

3 Wisudawan Terbaik Unisma Periode 77, Satu Orang Raih IPK Sempurna!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar