KETIK, SURABAYA – Menyambut Hari Raya Iduladha 1446 H, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh panitia kurban di wilayahnya untuk mengunakan besek atau wadah ramah lingkungan, bukan kantong plastik.
Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah konkret Pemerintah Kota Surabaya dalam mengurangi lonjakan sampah plastik yang biasa terjadi saat pembagian daging kurban.
"Penggunaan besek wajib, jangan merusak Surabaya ," terang Eri saat ditemui Gedung DPRD Surabaya Kamis 5 Juni 2025.
Selain itu, Eri mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat untuk tidak membuang atau membersihkan rumen (isi perut hewan kurban) di sungai.
Langkah ini diambil untuk mencegah pencemaran lingkungan dan menjaga kebersihan sungai di kota Surabaya.
"Rumennya jangan dibersihkan ke sungai, karena sungai yang digunakan oleh PDAM lalu bagaimana jika nanti diminum," jelasnya.
Untuk memastikan kepatuhan masyarakat terhadap imbauan ini, Eri berkomitmen akan memerintahkan tim untuk melakukan pengawasan di sekitar sungai.
"Kita nanti tetap akan melakukan penelusuran ya," ucapnya.
Sebagai informasi, Pembuangan rumen ke sungai dapat menyebabkan pencemaran air dan menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan warga.
Selain itu, aktivitas ini juga dapat meningkatkan intensitas bakteri E. coli, mikroorganisme yang menjadi indikator pencemaran air minum, yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat. (*)
Wali Kota Surabaya Wajibkan Penggunaan Besek untuk Bagikan Daging Kurban
Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin
5 Jun 2025 18:50
Baca Sebelumnya
Gubernur Khofifah Sampai di Arafah, Doakan Kebaikan bagi Warga Jatim
Baca Selanjutnya
Jembatan Dung Buceng Ambruk, Bupati Trenggalek Usulkan Pengganti ke Pemprov Jatim
Tags:
Idul adha #IdulAdha Wali Kota Surabaya penggunaan besek besek untuk daging kurban Daging Kurban wadah ramah lingkungan Eri Cahyadi surabayaBerita lainnya oleh Shinta Miranda
Follow Us On:
Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!