Waka DPR RI Bakal Panggil KPI dan Komdigi Soal Tayangan Trans7 yang Menyinggung Ponpes Lirboyo

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

15 Okt 2025 12:19

Thumbnail Waka DPR RI Bakal Panggil KPI dan Komdigi Soal Tayangan Trans7 yang Menyinggung Ponpes Lirboyo
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal.(Foto:Iwa/Ketik)

KETIK, BANDUNG – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengimbau agar media massa menyuguhkan narasi berita yang menyejukkan dan tidak memancing perdebatan semakin meruncing apalagi berpotensi memancing emosi publik.

Hal itu dikatakan Waka DPR RI menanggapi tayangan stasiun televisi swasta Trans7 yang menyinggung dan melecehkan salah satu kyai sepuh dari Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.

"Tayangan Trans7 ini adalah kesalahan besar. Kami akan memanggil Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Kementerian Komdigi untuk memastikan apakah mereka sudah memberikan teguran atau  pendalaman atas tindakan salah satu lembaga pemberitaan yang ada di negara kita ini," tandas Cucun saat media gathering di Grand Sunshine Soreang Kabupaten Bandung, Selasa 14 Oktober 2025.

Menurut Cucun, bagi yang tidak memahami kehidupan pesantren, apalagi belum pernah mondok di pesantren, tentunya tidak akan memahami pola pendidikan di pesantren itu . Di pesantren, kata Cucun, ada satu mekanisme pembelajaran adab atau akhlak yang ditujukan antara murid dengan gurunya, dengan berharap murid bisa mendapatkan doa dan barokah dari gurunya.

Baca Juga:
Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

"Doa min ahlil ilmi wa min ahlil khoir, Ya Allah, jadikanlah anak-anakku dan keturunanku menjadi ahli ilmu dan ahli kebaikan. Pembentukan adab atau karakter ini berlaku di semua pesantren bukan hanya di Ponpes Lirboyo. Saya sendiri alumni pesantren. Jadi kalau melihat tayangan dengan narasi seperti Trans7 itu ya, wajar kalau muncul ketersinggungan yang luar biasa," ungkap alumni Ponpes Cipasung Tasikmalaya ini.

Jangankan di dunia pesantren, tukas Cucun, di lembaga pendidikan lain pun seperti di sekolah-sekolah kementerian IPDN maupun di akademi kepolisian dan militer misalnya, terlebih dahulu diajarkan dan dibentuk karakter, attitude atau akhlak untuk beretika agar tercipta ikatan emosional antara murid, guru dan lembaga pendidikannya.

"Di pesantren juga begitu. Diajarkan, dibentuk dulu code of conduct atau tata aturan untuk berperilaku etis sesuai ajaran pesantren. Di zaman Rasulullah pun sudah diajarkan begitu, yang muda menghormati yang tua, yang tua menghargai dan menyayangi yang muda," ucap Cucun.

Tayangan Trans7 tentang Ponpes Lirboyo ini telah memicu kemarahan umat khususnya dari kalangan pesantren. Media sosial diramaikan dengan aksi boikot Trans7.  Meski pihak Trans7 telah meminta maaf secara terbuka, namun tak luput dari kecaman warganet dan aksi demo.

Baca Juga:
KA Bangunkarta Anjlok di Emplasemen Bumiayu, Ini Rekayasa Perjalanan di Daop 7 Madiun

Bahkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengecam tindakan TransTV dan akan membawa kasus ini ke jalur hukum.(*)
 

Baca Sebelumnya

Wisuda Doktor dengan IPK 3,89, Bupati Askolani Berharap Jadi Motivasi Pendidikan Putra-Putrinya

Baca Selanjutnya

Ratusan Santri Geruduk Balai Kota Malang, Bela Reputasi Kiai Lirboyo Akibat Tayangan Trans7

Tags:

waka dpr ri Wakil Ketua DPR RI DPR RI CUCUN AHMAD SYAMSURIJAL Trans7 Lirboyo Ponpes Lirboyo KIP Komdigi

Berita lainnya oleh Iwa AS

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

11 April 2026 15:15

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

10 April 2026 21:15

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar