Viral Aksi Prank Pocong di Kuburan, Puluhan Bocil Diamankan Polisi

Jurnalis: Nata Yulian
Editor: Naufal Ardiansyah

4 Apr 2023 04:43

Thumbnail Viral Aksi Prank Pocong di Kuburan, Puluhan Bocil Diamankan Polisi
Petugas kepolisian saat mengedukasi anak-anak remaja yang melaksanakan aksi prank pocong. (Foto: Humas Polresta Malang Kota)

KETIK, MALANG – Ada-ada saja kelakuan bocil (bocah cilik) di momen Ramadan ini. Bukannya tadarus atau tidur malam di rumah, 23 bocil ini malah membuat aksi prank pocong di kuburan TPU Samaan Kota Malang, Jawa Timur.

Mengenakan kain putih, mereka berpura-pura menjadi pocong dan menakut-nakuti pengendara yang melintas di kawasan makam Samaan.

Sebagian bocil lainnya berperan sebagai perekam video untuk diunggah ke media sosialnya. Videonya pun viral. Tak sedikit pengendara yang menjadi korban.

Aksi prank pocong yang dilakukan sekumpulan remaja tersebut menyasar para pengguna jalan, baik itu pengguna roda dua maupun roda empat.

Baca Juga:
Beber Kronologi Kematian Yai Mim, Dokkes Polresta Malang Kota Sempat Berikan Pertolongan Pertama

Mirisnya lelucon yang dilakukan tersebut hampir memakan korban karena ketika mereka sengaja melakukan ulah tersebut seorang driver ojol dibuat kaget dan hampir terjatuh.

Setelah ditelusuri lebih lanjut terkait prank pocong yang viral, pihak kepolisian mengantongi sejumlah 23 nama remaja yang melaksanakan aksi tersebut.

"Kami membenarkan bahwa prank pocong yang beredar di sosial media tersebut dilakukan oleh sekumpulan remaja. Hampir makan korban," ujar Kapolsek Klojen, Polresta Malang Kota Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto.

Ia menjelaskan bahwa kejadian ini menjadi atensi oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto. Pihaknya meminta untuk segera menangani kasus yang meresahkan ini.

Baca Juga:
Yai Mim Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Perkara Hukum

"Kami telah mengumpulkan anak-anak remaja tersebut beserta orang tuanya," jelas Kompol Bain.

Rapat koordinasi tiga pilar yaitu TNI Polri dan perangkat setempat dilakukan di Kantor Kelurahan samaan untuk dilakukan problem solving.

Tak hanya Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta Lurah samaan yang hadir, rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh masing-masing ketua RT dari domisili sekumpulan remaja tersebut serta menghasilkan tokoh masyarakat dan warga setempat.

"Kali ini kami mengumpulkan 23 anak remaja yang rata-rata berusia 12 tahun tersebut beserta orang tuanya untuk kami ajak koordinasi, edukasi dan himbauan untuk mereka agar memahami bahwa tindakan yang dilakukannya itu adalah salah karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain," terangnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, seluruh remaja mendapatkan pemahaman, edukasi dan nasihat bahwa tindakan tersebut tidak baik untuk dilakukan.

Setelah menerima pemahaman tersebut sejumlah remaja pelaku prank pocong membuat pernyataan bahwa mereka tidak akan mengulangi perbuatan tersebut. Keputusan ini di saksikan bersama oleh seluruh perangkat yang hadir.

"Problem solving yang kami lakukan kali ini semoga bisa memberikan edukasi dan pemahaman bagi masyarakat yang lain juga agar tetap menjaga dan mengawasi anak-anak kita agar tidak melakukan kegiatan yang dapat membahayakan dan melanggar hukum," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Lowongan Kerja Bank Mandiri, Ayo Simak Informasinya!

Baca Selanjutnya

Ramadan, Volume Sampah Meningkat

Tags:

Polresta Malang Kota Prank pocong Bocil

Berita lainnya oleh Nata Yulian

Arbi Melempem di Moto3 GP Catalunya, Konsisten di Posisi Buncit

26 Mei 2024 06:06

Arbi Melempem di Moto3 GP Catalunya, Konsisten di Posisi Buncit

26 Tahun Reformasi, Puguh Wiji Pamungkas Sebut Momentum Menguatkan Kepercayaan Rakyat

22 Mei 2024 03:08

26 Tahun Reformasi, Puguh Wiji Pamungkas Sebut Momentum Menguatkan Kepercayaan Rakyat

9 Lowongan Kerja Sepekan: Kesempatan Gabung Kemenkes dan Kominfo

20 Mei 2024 04:52

9 Lowongan Kerja Sepekan: Kesempatan Gabung Kemenkes dan Kominfo

Trending Sepekan: Deklarasi Antikorupsi Pemkab Sidoarjo Disorot Kejaksaan hingga Skenario Terburuk Gempa Megatrust Pacitan

19 Mei 2024 12:09

Trending Sepekan: Deklarasi Antikorupsi Pemkab Sidoarjo Disorot Kejaksaan hingga Skenario Terburuk Gempa Megatrust Pacitan

9 Lowongan Kerja Sepekan: UMS Cari Dosen Tetap, PT Pelni Buka 3 Posisi

12 Mei 2024 11:28

9 Lowongan Kerja Sepekan: UMS Cari Dosen Tetap, PT Pelni Buka 3 Posisi

Mimpi Timnas Sepak Bola Indonesia Tampil di Olimpiade Paris 2024 Pupus

9 Mei 2024 15:36

Mimpi Timnas Sepak Bola Indonesia Tampil di Olimpiade Paris 2024 Pupus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar