Utamakan Nafkah Keluarga atau Ikut Tarawih? Begini Pandangan Islam

Jurnalis: Kahila
Editor: Al Ahmadi

4 Mar 2026 16:00

Thumbnail Utamakan Nafkah Keluarga atau Ikut Tarawih? Begini Pandangan Islam
Seorang kepala keluarga yang kebingungan memilih antara menunaikan salat malam atau lanjut aktivitas kerja selama bulan Ramadan. (Ilustrasi: Kahila/Ketik.com)

KETIK, JAKARTA – Bulan Ramadan menjadi momentum bagi umat Muslim untuk memperbanyak amalan ibadah.

Salah satu ibadah yang identik dengan Ramadan adalah salat tarawih, yakni salat sunah yang dikerjakan pada malam hari setelah Isya sebagai penyempurna ibadah puasa.

Namun, tidak sedikit orang yang harus bekerja pada malam hari sehingga tidak dapat melaksanakan salat tarawih di masjid.

Lalu, mana yang lebih utama, tetap bekerja atau meninggalkan pekerjaan demi tarawih?

Baca Juga:
DPK KNPI Robatal Gelar Ragam Kegiatan Sosial dan Keagamaan Sepanjang Maret 2026, Ini Detailnya

Dalam tayangan yang diunggah pada 25 Maret 2023 di kanal YouTube Murajaah Channel, Ustaz Muhammad Nurul Dzikri menjelaskan bahwa bekerja merupakan bagian dari tanggung jawab, terutama jika berkaitan dengan kewajiban menafkahi keluarga.

“Artinya kalau memang harus bekerja, untuk rezeki yang halal, dan kalau kita tidak bekerja kita tidak bisa menunaikan kewajiban kita sebagai orang tua, maka silakan bekerja sesuai porsi,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa Allah mencintai hamba-Nya yang menjalankan kewajiban.

Bekerja dengan niat menafkahi keluarga bernilai ibadah dan hukumnya wajib bagi yang memiliki tanggungan.

Baca Juga:
Kirim THR Lewat QRIS, Lebih Praktis Tanpa Uang Tunai

“Maka niatkan untuk mengerjakan kewajiban, sehingga kita mendapatkan pahala wajib di bulan Ramadan yang sangat besar,” tambahnya.

Meski demikian, ia tetap menganjurkan agar umat Muslim memaksimalkan ibadah sesuai kemampuan apabila terdapat waktu luang di sela-sela pekerjaan.

Sementara itu, dalam tayangan di kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya mengingatkan agar sebisa mungkin tidak meninggalkan salat tarawih.

Jika tidak memungkinkan melaksanakannya secara berjamaah di masjid, ia menganjurkan untuk mengerjakannya sendiri di rumah.

Bahkan, dalam kondisi tertentu seperti perjalanan atau keterbatasan waktu akibat pekerjaan, tarawih tetap dapat dilaksanakan.

“Di sepanjang perjalanan, di saat Anda pulang kerja, apabila hendak tarawih tapi tidak bisa dilakukan di rumah, atau hendak dilakukan di tempat kerja tetapi memungkinkan untuk menyebabkan pulang larut malam, maka lakukanlah (tarawih) di kendaraan,” tegasnya.

Anjuran tersebut merujuk pada riwayat bahwa Nabi Muhammad saw pernah melaksanakan salat sunah di atas kendaraannya.

Dalam kondisi demikian, arah kiblat mengikuti arah kendaraan yang ditumpangi.

Menurut Buya Yahya, hal ini menunjukkan bahwa selama ada kemampuan, ibadah tetap bisa diupayakan meskipun dalam situasi terbatas.

Dari penjelasan kedua ulama tersebut, dapat dipahami bahwa bekerja demi memenuhi kewajiban nafkah adalah hal utama dan bernilai ibadah apabila diniatkan karena Allah.

Namun, salat tarawih sebagai amalan sunah Ramadan tetap dianjurkan untuk diusahakan semaksimal mungkin.

Keseimbangan menjadi kunci, yakni menunaikan tanggung jawab tanpa melalaikan kesempatan meraih pahala di bulan suci. Dengan niat yang lurus dan pengaturan waktu yang baik, keduanya dapat berjalan beriringan.(*)

Baca Sebelumnya

Permintaan Daging di Lebak Naik 30 Persen Jelang Ramadan, Kini Kembali Normal

Baca Selanjutnya

Geger! Puding Stroberi Menu MBG di Lowokwaru Malang Ditemukan Berbelatung

Tags:

tarawih kerja nafkah Buya Yahya Ustaz Muhammad Nurul Dzikri Salat Tarawih Bekerja Saat Ramadan Hukum Tarawih Nafkah Keluarga ibadah Ramadan Fikih Ramadan Murajaah Channel Al Bahjah TV Ramadan 2026 Kajian Islam

Berita lainnya oleh Kahila

Merasa Stuck di Usia 20-an? Ini Penjelasan tentang Quarter Life Crisis

10 April 2026 02:01

Merasa Stuck di Usia 20-an? Ini Penjelasan tentang Quarter Life Crisis

Sering Dianggap Terapi Murah, Benarkah Bernyanyi Bisa Buang Stres?

8 April 2026 08:00

Sering Dianggap Terapi Murah, Benarkah Bernyanyi Bisa Buang Stres?

10 Film Favorit Penonton di Letterboxd yang Wajib Masuk Daftar Tontonanmu

1 April 2026 02:10

10 Film Favorit Penonton di Letterboxd yang Wajib Masuk Daftar Tontonanmu

Pertanian Jadi Pilar Ekonomi Nganjuk, Bappeda Jatim Dorong Penguatan Sektor Agraris

14 Maret 2026 17:43

Pertanian Jadi Pilar Ekonomi Nganjuk, Bappeda Jatim Dorong Penguatan Sektor Agraris

Sportif Academy Batch 1, Terapkan Metode LTAD Demi Cetak Atlet Masa Depan Jawa Timur

13 Maret 2026 13:52

Sportif Academy Batch 1, Terapkan Metode LTAD Demi Cetak Atlet Masa Depan Jawa Timur

Pionir Digitalisasi Kesehatan, Sekdaprov Jatim Apresiasi Kehadiran AI Center di RS Menur

10 Maret 2026 16:37

Pionir Digitalisasi Kesehatan, Sekdaprov Jatim Apresiasi Kehadiran AI Center di RS Menur

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar