Usai Tenggelamnya Pengamen di Kali Jagir, Komisi A DPRD Surabaya Desak Regulasi Lebih Berpihak pada Anak Jalanan

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

29 Agt 2025 14:50

Thumbnail Usai Tenggelamnya Pengamen di Kali Jagir, Komisi A DPRD Surabaya Desak Regulasi Lebih Berpihak pada Anak Jalanan
Rapat dengar pendapat Komisi A DPRD Surabaya dengan Satpol PP Kota Surabaya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Tragedi meninggalnya seorang pengamen anak jalanan di Kali Jagir, Surabaya, memantik keprihatinan banyak pihak. Korban disebut nekat melompat ke sungai saat berusaha menghindari penertiban Satpol PP pada Minggu 24 Agustus 2025 lalu.

Peristiwa memilukan ini kembali membuka perdebatan mengenai cara pemerintah kota menangani anak jalanan.

Bagi kalangan legislatif, pengamen dan anak jalanan tidak bisa dipandang sebagai pelanggar ketertiban, melainkan korban persoalan sosial yang membutuhkan perlindungan.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, menegaskan perlindungan terhadap anak jalanan harus menjadi prioritas.

“Perda Trantibum masih menempatkan mereka sebagai masalah ketertiban. Padahal, anak jalanan adalah korban sosial, bukan kriminal. Pendekatannya harus rehabilitatif, bukan represif,” ujarnya setelah dengar pendapat pada Jumat 29 Agustus 2025.

Menurut Kahfi, tragedi di Kali Jagir menunjukkan adanya kekosongan aturan yang membuat anak jalanan kerap diperlakukan represif di lapangan.

Padahal, Undang-Undang Perlindungan Anak sudah menegaskan bahwa negara wajib melindungi dan memenuhi hak dasar anak.

“Kita tidak boleh lagi hanya mengandalkan patroli penertiban. Harus ada sistem yang membuat mereka tidak kembali ke jalanan. Anak-anak itu butuh pendidikan, pemberdayaan, dan masa depan, bukan rasa takut,” jelasnya.

Komisi A DPRD Surabaya kini mendorong revisi Perda Nomor 2 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum. Perubahan regulasi diharapkan bisa menghadirkan aturan yang lebih manusiawi dan berorientasi pada perlindungan sosial.

Selain itu, Komisi A berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengkaji perda agar lebih berpihak pada kelompok rentan, termasuk pengamen dan anak jalanan.

“Harapannya, regulasi baru nanti menutup celah tindakan represif Satpol PP dan memastikan tidak ada lagi nyawa melayang hanya karena ketakutan saat penertiban,” pungkas Kahfi.(*)

Baca Juga:
Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak Wedi
Baca Juga:
Tok! Eri Cahyadi Umumkan ASN Pemkot Surabaya WFH Setiap Jumat
Baca Sebelumnya

Pemprov Jatim Salurkan Vaksin Campak di Sumenep, Emil Dardak Minta Masyarakat Kooperatif

Baca Selanjutnya

Warga Kultural Berharap Konfercab PCNU Kraksaan Tampilkan Figur Genggong dan Nurul Jadid

Tags:

pengamen meninggal Satpol PP Surabaya Pemkot Surabaya Azhar Kahfi Komisi A DPRD Surabaya DPRD Surabaya Viral Surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar