Usai Sidak Tambak Udang, DPRD Jember Akan Panggil Perusahaan Terkait Keluhan Warga Desa Sumberejo

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

19 Mei 2025 18:58

Thumbnail Usai Sidak Tambak Udang, DPRD Jember Akan Panggil Perusahaan Terkait Keluhan Warga Desa Sumberejo
Dua anggota DPRD Jember, Alfian Yusfi (paling kanan) dan Wahyu Prayudi Nugroho (dua dari kanan) saat melakukan sidak dan bertemu dengan perwakilan perusahaan pengelola tambak, PT BAS, Leonardo Jhon Tilaar. (Istimewa)

KETIK, JEMBER – DPRD Jember merencanakan akan menggelar rapat gabungan lintas komisi, untuk menindaklanjuti keluhan warga di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu. Sebelumnya, warga desa tersebut mengeluhkan pencemaran lingkungan akibat aktivitas tambak udang yang ada di wilayah mereka.

Hal itu diungkapkan Alfan Yusfi, anggota Komisi A DPRD Jember dari Fraksi PDI-P. Rapat gabungan lintas komisi digelar dengan mengundang perusahaan yang terkait dengan tambak udang yang dikeluhkan warga. 

"Secepatnya kita akan menggelar rapat gabungan Komisi A, B, dan C. Serta memanggil perusahaan," tutur Alfan saat dikonfirmasi Ketik.co.id pada Minggu, 18 Mei 2025. 

Sebelumnya, DPRD Jember menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama warga desa pada Kamis, 15 Mei 2025 lalu. Setelah mendengar keluhan warga, Alfan bersama dua koleganya sesama anggota Fraksi PDI-P, yakni Candra Ary Fianto dan Wahyu Prayudi Nugroho kemudian melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tambak pada Sabtu, 17 Mei 2025 lalu.

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

Dalam sidak tersebut, ketiga wakil rakyat tersebut menemukan sejumlah pelanggaran di lokasi tambak yang dikelola oleh PT BAS. Di antaranya adalah belum selesainya proses pengurusan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), padahal tambak telah lama beroperasi.

Selain itu, juga ditemukan adanya pengalihan pengelolaan tambak kepada pihak lain tanpa izin resmi dari dinas terkait, yang hingga kini tetap melanjutkan operasional.

“Kami prihatin karena ini merugikan warga sekitar. Akan kami dalami dan kaji lebih lanjut,” ujar Alfan saat diwawancarai di lokasi, pada Sabtu, 17 Mei 2025. 

Dampak yang dirasakan warga antara lain pencemaran udara dari bau limbah dan pencemaran air sumur yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Legislator menyebut, hasil temuan ini akan menjadi dasar pertimbangan untuk membahas kelanjutan izin Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan.

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

Sementara itu, perwakilan PT BAS, Leonardo Jhon Tilaar, mengakui bahwa mereka telah mengelola tambak sejak 2013 dan tidak mengetahui detail soal sistem pengelolaan limbah. “Sejak dibeli dari pengelola lama, kondisinya sudah seperti ini,” katanya. (*)

Baca Sebelumnya

Jogja Printing Expo 2025: Momentum Strategis bagi Industri Percetakan Nasional

Baca Selanjutnya

DPMD Sampang Disorot Terkait Lambatnya Penerbitan Kode Siskeudes hingga Pemecatan Sepihak di Banyuates

Tags:

Jember Fraksi PDI-P DPRD Jember Candra Ary Fianto Wahyu Prayudi Nugroho Alfan Yusfi pencemaran limbah tambak udang PT BAS Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend