UPT PTKK Jatim Borong Dua Penghargaan Nasional! Gubernur Khofifah: Bukti Vokasi Jatim Siap Bersaing Global

Jurnalis: Fariha Al Jihan
Editor: Fiqih Arfani

20 Apr 2026 09:54

Thumbnail UPT PTKK Jatim Borong Dua Penghargaan Nasional! Gubernur Khofifah: Bukti Vokasi Jatim Siap Bersaing Global
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan pada 20 April 2026 bahwa UPT PTKK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur meraih dua penghargaan nasional tahun 2025 sebagai TUK Terbaik bidang fotografi dan persentase kelulusan tertinggi dari Forum LSK, sebagai bukti penguatan vokasi Jatim. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Teknis dan Keterampilan Kejuruan (UPT PTKK) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur meraih dua penghargaan nasional sekaligus pada 2025. 

Capaian ini mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai bukti penguatan pendidikan vokasi yang konsisten, adaptif, dan berdaya saing global.

Dua penghargaan tersebut meliputi predikat Tempat Uji Kompetensi (TUK) Terbaik bidang Fotografi dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi Fotografi Indonesia serta TUK Terbaik dari Forum LSK dengan persentase kelulusan tertinggi secara nasional.

“Penghargaan ini menjadi validasi bahwa pembinaan vokasi di Jawa Timur berjalan secara konsisten, terstruktur, dan berkelanjutan,” ujar Khofifah di Surabaya, Senin, 20 April 2026.

Baca Juga:
Lengkap! Unair Umumkan 12 Jalur Prestasi 2026, Cek Syarat dan Peluang Bebas UKT

Menurutnya, capaian ini menegaskan keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA), terutama di tengah perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), dan big data.

“Dunia kerja saat ini sangat kompetitif dan dinamis. Dibutuhkan individu yang memiliki keahlian spesifik, adaptif, serta mampu menguasai teknologi baru,” tegasnya.

Khofifah menyebut UPT PTKK memegang peran strategis sebagai garda terdepan dalam mencetak tenaga terampil yang kompeten dan siap kerja. Peran ini sejalan dengan misi Nawa Bhakti Satya, khususnya “Jatim Cerdas” yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas pendidikan dan daya saing SDM.

“UPT PTKK menjadi simpul strategis untuk memastikan lulusan vokasi Jawa Timur memiliki kompetensi yang terstandar, teruji, dan relevan dengan kebutuhan industri. Ini fondasi penting dalam mewujudkan Jatim Cerdas,” tegasnya.

Baca Juga:
Kecelakaan di Perlintasan Kereta Wonokromo Surabaya, Satu Orang Meninggal Dunia

Selain sebagai pusat pelatihan, UPT PTKK juga berfungsi sebagai TUK resmi yang menyelenggarakan sertifikasi kompetensi berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bagi siswa SMK, SMA Double Track, pendidikan khusus dan layanan khusus (PKPLK), serta masyarakat umum.

Pada bidang fotografi, tingginya partisipasi peserta sertifikasi yang mencapai sekitar 300 siswa turut menguatkan capaian ini, sekaligus menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu daerah dengan jumlah lulusan sertifikasi fotografi terbanyak secara nasional.

Khofifah menegaskan pentingnya sertifikasi kompetensi sebagai pengakuan formal atas kemampuan kerja lulusan sekaligus peningkat daya saing di pasar kerja.

“Sertifikat kompetensi bukan hanya pelengkap, tetapi menjadi pengakuan resmi atas keahlian yang dimiliki dan menjadi nilai tambah dalam memasuki dunia kerja,” jelasnya.

UPT PTKK mengembangkan berbagai program pelatihan berbasis keterampilan yang mencakup teknik mesin, pengelasan, otomotif, teknik pendingin dan tata udara, hingga tata busana, tata boga, tata kecantikan, serta bidang kreatif seperti desain grafis, animasi, fotografi, dan videografi.

“Spektrum kompetensi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan riil pasar kerja sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda berbasis keterampilan,” terang Khofifah.

Inovasi juga dilakukan melalui program Mobile Training Unit (MTU) dalam skema MILEA yang memungkinkan pelatihan menjangkau berbagai daerah, termasuk wilayah dengan keterbatasan fasilitas praktik.

“Melalui MTU, kita memastikan tidak ada kesenjangan akses. Semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kompetensi, di mana pun mereka berada,” tegasnya.

Sebagai TUK yang ditetapkan LSK, UPT PTKK juga berperan dalam pelaksanaan uji kompetensi berbasis KKNI bagi guru dan siswa guna menjamin standar kualitas keahlian, didukung fasilitas praktik sesuai standar industri.

Keberhasilan ini juga tercermin dari capaian Jawa Timur yang meraih juara umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional selama tiga tahun berturut-turut.

“Capaian ini bukan hasil instan, tetapi buah dari pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Ditambah pengakuan melalui penghargaan TUK terbaik, ini memperkuat bahwa ekosistem vokasi Jawa Timur berjalan konsisten dan on track,” ungkapnya.

Ke depan, Pemprov Jawa Timur akan terus memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi dan dunia industri agar lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga adaptif terhadap dinamika global.

“Kita ingin memastikan bahwa pendidikan vokasi benar-benar melahirkan talenta unggul yang siap kerja, siap berwirausaha, dan siap bersaing di tingkat global. Inilah wujud nyata Jatim Cerdas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menegaskan penguatan UPT PTKK diarahkan sebagai pusat keunggulan atau “Bengkel SDM” yang mampu mencetak tenaga kerja sesuai kebutuhan industri.

“Standar industri harus benar-benar dihadirkan dalam proses pembelajaran. Sertifikasi yang diperoleh siswa harus relevan dan mampu menjembatani keterserapan kerja mereka,” ujarnya.

Ia juga memastikan layanan pelatihan dan sertifikasi di UPT PTKK terbuka luas bagi siswa maupun masyarakat umum sebagai bagian dari peningkatan kualitas SDM secara inklusif. (*)

Baca Sebelumnya

Hangatkan Silaturahmi, LKS-Panti Asuhan BIMa, Bantul Gelar Syawalan: Rayakan Kemenangan dengan Aksi Kemanusiaan

Baca Selanjutnya

Kecelakaan di Perlintasan Kereta Wonokromo Surabaya, Satu Orang Meninggal Dunia

Tags:

##uptPtkk gubernurkhofifah ##penghargaanNasional ##bersaingGlobal ##beritaSurabaya

Berita lainnya oleh Fariha Al Jihan

50 Ribu Muslimat NU Jabar Gaungkan Perdamaian Dunia, Gubernur Khofifah Pimpin Seruan damai ke PBB

19 April 2026 11:44

50 Ribu Muslimat NU Jabar Gaungkan Perdamaian Dunia, Gubernur Khofifah Pimpin Seruan damai ke PBB

Plt Kadis ESDM Jatim Ditunjuk,  Gubernur Khofifah Tegaskan Hormati Proses Hukum dan Jamin Layanan Publik Tetap Optimal

18 April 2026 14:12

Plt Kadis ESDM Jatim Ditunjuk, Gubernur Khofifah Tegaskan Hormati Proses Hukum dan Jamin Layanan Publik Tetap Optimal

Soft & Chic: Tren Rambut Bondol ala Korean Look 2026

18 April 2026 02:15

Soft & Chic: Tren Rambut Bondol ala Korean Look 2026

Ozora Bongkar Luka Kekuasaan: Kisah Nyata Penganiayaan Brutal Kini Trending No.2 di Netflix

17 April 2026 12:30

Ozora Bongkar Luka Kekuasaan: Kisah Nyata Penganiayaan Brutal Kini Trending No.2 di Netflix

Sinkronkan Program Presiden, Gubernur Khofifah Perkuat UMKM Jatim Adaptif di Era AI

17 April 2026 10:38

Sinkronkan Program Presiden, Gubernur Khofifah Perkuat UMKM Jatim Adaptif di Era AI

Cuaca Tak Menentu? Ini Tips dan Trik Jaga Kondisi Tubuh di Musim Pancaroba

17 April 2026 04:00

Cuaca Tak Menentu? Ini Tips dan Trik Jaga Kondisi Tubuh di Musim Pancaroba

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend