KETIK, ASAHAN – Wakil Bupati Asahan, Rianto, memimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional (HKN)l ke-118 dan membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital, sekaligus penyerahan Penali Asih dan bantuan duka cita, Rabu (20/5/2026) pagi pukul 08.00 WIB di Halaman Kantor Bupati Asahan.
Mengawali sambutanya, Wakil Bupati Asahan, Rianto membacakan amanat resmi Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, dalam upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026.
Isinya menegaskan yaitu tema besar peringatan tahun ini yaitu “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.
Rianto menyebutkan bahwa Tema ini memiliki makna filosofis yang mendalam, merepresentasikan semangat seluruh elemen bangsa untuk menjaga Ibu Pertiwi dan bergerak maju bersatu melalui perlindungan terhadap generasi penerus bangsa.
"Tema ini juga menegaskan betapa pentingnya kemandirian dan jati diri Indonesia sebagai negara yang berdaulat seutuhnya," jelasnya.
Baca Juga:
Bupati Asahan Bakar Semangat Pelajar, Kisah Hidupnya Bikin Siswa SMAN 1 Meranti TerinspirasiDalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita delapan misi besar yang harus dicapai bersama sebagai kompas utama
"Kita harus mampu mewujudkan misi tersebut untuk menghadirkan perubahan nyata dan terasa di tengah kehidupan rakyat. Peringatan Harkitnas tahun 2026 ini menjadi seruan dan panggilan bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan api semangat perjuangan “Boedi Oetomo” dalam setiap aspek kehidupan," tutupnya.
Diakhir kegiatan Wakil Bupati Asahan menyerahkan Penali Asih kepada ASN yang telah memasuki masa pensiun dan bantuan duka cita kepada ahli waris, sekaligus ditutup dengan melihat langsung kegiatan Gerakan ASN Sadar Pajak (GASS PAK). (*)