Unusa Digandeng Unicef Berhasil Turunkan Angka Stunting di Jatim

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Marno

25 Mei 2023 14:49

Thumbnail Unusa Digandeng Unicef Berhasil Turunkan Angka Stunting di Jatim
Unusa menggelar Webinar dan Talkshow Gizi dalam upaya mengatasi stunting di Jawa Timur, Kamis (25/5/2023). (Foto : M.Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Kasus stunting yang terjadi di Jawa Timur berangsur-angsur mengalami penurunan sejak tahun 2019 hingga 2022. Berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2019 mencapai 26,86 persen, dan pada tahun 2020 mencapai 25,64 persen. Kemudian menjadi 23,5 persen pada tahun 2021.

Sedangkan tahun 2022 menjadi 19,2 persen, angka ini di bawah 20 persen yang menjadi standar World Health Organization (WHO). Tapi standar WHO kini diubah menjadi di bawah 10 persen.

"Untuk program-program penurunan stunting, Unusa akan selalu berperan aktif dalam hal tersebut sehingga dengan hasil ini menjadi kebanggaan Unusa sebagai salah satu mitra UNICEF (United Nations International Children’s Emergency Fund) untuk mengatasi masalah ini," ucap Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng. dalam acara Webinar dan Talkshow Gizi dalam upaya mengatasi stunting di Jawa Timur yang diadakan secara Hybrid di Auditorium Lantai 9 Tower Unusa Kampus B Jemursari Surabaya, Kamis (25/5/2023).

Stunting menjadi musuh bersama dan harus ditangani secara bersama-sama karena jika mengandalkan bidang kesehatan hanya berperan 30 persen, sisanya 70 persen harus dilakukan oleh semua sektor terkait.

Baca Juga:
Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah

Sedangkan Direktur Direktorat Riset, Teknologi, dan, Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendikbud Ristek RI, Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr., menyampaikan apresiasinya kepada Unusa, karena telah berperan dalam menurunkan angka stunting di Jawa Timur, terlebih Unusa digandeng UNICEF dalam merealisasikan program-programnya. Kegiatan Unusa ini perlu ditiru oleh kampus-kampus lokal (daerah) lainnya. 

"Sehingga konsep riset dapat dihilirisasi dan dapat dikerjasamakan dengan pihak-pihak terkait maupun perusahaan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR)," ungkap Faiz.

Kementerian memiliki program yang dapat membantu hilirisasinya, melalui Program Kosabangsa (Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat), salah satunya fokus penanganan stunting.

“Program Kosabangsa (Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat) merupakan hasil kolaborasi dalam pelaksanaan Tri Dharma antara insan akademik dari perguruan tinggi pelaksana dan perguruan tinggi pendamping. Tema utama yang diusung untuk implementasi Kosabangsa tahun 2022 adalah kemandirian ekonomi, ketahanan pangan, dan kemandirian kesehatan,” ungkapnya. 

Baca Juga:
Dari Bareskrim ke BGN, Sony Sonjaya Kini Kawal Program MBG

Faiz menambahkan, Kosabangsa juga menggagas kegiatan mentoring dari perguruan tinggi pendamping yang merupakan perguruan tinggi dengan akreditasi unggul dan atau memiliki pengalaman dan keahlian di bidang pengabdian kepada masyarakat terhadap perguruan tinggi pelaksana sehingga diharapkan terjadi peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat di perguruan tinggi dalam memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada di masyarakat.

“Produk riset, inovasi, dan teknologi tidak akan banyak bermanfaat apabila hanya disimpan di kampus untuk meningkatkan reputasi kampus semata melalui ukuran jumlah publikasi dan inovasi yang dihasilkan. Tapi yang jauh lebih penting adalah seberapa banyak manfaat yang dapat diterima masyarakat dari hasil inovasi yang dihasilkan oleh perguruan tinggi tersebut,” ungkapnya. (*)

Baca Sebelumnya

Tidak Hanya Wanita, Simak Fase Kesuburan Setelah Berumur 35 Tahun

Baca Selanjutnya

5 Tanda Kadar Gula Darah Tinggi dalam Tubuh

Tags:

Unusa UNICEF Stunting Stunting di Jatim Jawa timur Gizi di Jatim

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar