Universitas Ciputra Rangkul Warga Desa Rejoagung Jember Bangun Pemberdayaan Masyarakat 

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Irwansyah

21 Des 2022 07:47

Thumbnail Universitas Ciputra Rangkul Warga Desa Rejoagung Jember Bangun Pemberdayaan Masyarakat 
Pendampingan yang dilakukan oleh Universitas Ciputra dengan Wara Desa Rejoagung Jember. (Foto: Humas UC)

KETIK, SURABAYA – Universitas Ciputra Surabaya melalui Program Insentif pengabdian masyarakat terintegrasi dengan MBKM berbasis kinerja IKU bagi perguruan tinggi swasta (PTS) 2022, dengan skema Kemitraan Kampung Bangkit melakukan pendampingan pada Desa Rejoagung, Kecamatan Semboro Kabupaten Jember. 

Tajuk untuk kegiatan ini adalah Penguatan kapasitas kelompok Forum Komunikasi Desa Rejoagung dalam rangka pengembangan Model Wisata Desa berbasis Socipreneur.  

Kegiatan ini diketuai oleh Wirawan Endro Dwi Radianto, Rean Mitasari, dan Laura Mahendratta Tjahjono, kegiatan pendampingan ini berlangsung dua tahap yaitu 8 dan 9 Desember dan untuk tahap kedua 17-18 Desember 2022. 

Pendampingan ini 73 peserta dari Desa Rejoagung, kecamatan Semboro kabupaten Jember, peserta ini meliputi remaja, perempuan dan bapak-bapak. 

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

Wirawan mengungkapkan pengembangan desa wisata berbasis masyarakat merupakan model pengembangan wisata yang mengedepankan peran serta masyarakat dalam pengembangan wisata. 

"Kami juga menanamkan model kewirausahaan social atau social entrepreneurship yang melihat sebuah masalah yang ada di desa menjadi sebuah peluang dengan berbagai inovasi dan kreatifitas sehingga dapat menciptakan pemberdayaan masyarakat di Desa," ujarnya. 

Wirawan juga mengungkapkan bahwa pelaku social entrepreneurship memiliki inovasi sosial yang mampu untuk mengubah sistem pada masyarakat, lebih berorientasi pada pencapaian tujuan sosial tidak mengutamakan keuntungan individu tetapi keuntungan yang didapat dimanfaatkan untuk kepentingan sosial bersama. 

Menurut Ketua Pengusul, masyarakat memiliki karakteristik, kemampuan dan potensi yang berbeda dengan perbedaan ini lah yang dapat disatukan untuk bersama mengembangkannya. Sehingga, masyarakat akan semakin produktif dan akan menciptakan sebuah kesejahteraan di desa. 

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Pendampingan yang dilakukan adalah penguatan kapasitas kepada usaha usaha penunjang wisata desa yaitu pengelolaan homestay griyo ngaso, kelompok  pengelola wisata batik Desa Rejoagung, kelompok pengelola wisata outdoor, forum komunikasi wisata desa, kelompok pengelola kuliner desa. 

Materi yang disampaikan adalah pemeetaan potensi desa serta validasi, dilanjutkan dengan materi pembuatan batik berbasik kearifan lokal desa dan pemesaran wisata melalui digital marketing. 

"Kegiatan pengembangan wisata yang sepenuhnya melibatkan masyarakat. Perencanaan ide kegiatan, pengelolaan, serta pengawasan seluruhnya dilakukan oleh masyarakat secara partisipatif, serta manfaatnya pun dirasakan oleh langsung oleh masyarakat," tutur Wirawan. 

Pendampingan ini disambut baik oleh warga desa, hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Desa Rejoagung Gatot Susanto mengungkapkan bahwa suatu program yang luar biasa dari Universitas Ciputra Surabaya bagi masyarakat Desa Rejoagung menekankan pada pemberdayaan komunitas agar lebih memahami dan menghargai semua aset yang mereka miliki seperti kebudayaan, adat istiadat, kuliner serta sumber daya alam lainnya.  

 "Manfaatnya pun dirasakan oleh langsung oleh masyarakat. Dengan demikian, peran masyarakat sebagai pemegang kepentingan merupakan unsur yang penting dalam pengembangan desa wisata berbasis masyarakat," jelas Gatot. 

Gatot juga menambahkan melalui pengembangan desa wisata diharapkan diharapkan terjadi pemerataan yang sesuai dengan konsep pembangunan pariwisata yang berkesinambungan. Di samping itu keberadaan desa wisata juga dapat melestarikan kebudayaan pedesaaan 

Pada kesempatan ini Universitas Ciputra Surabaya memberikan hibah untuk mendukung pengembangan  wisata desa rejoagung berupa 15 sepeda wisata, 24 unit perlengkapan homestay, 3 unit papan peta wisata desa dan pembuatan website wisata desa. (*)

Baca Sebelumnya

Pendaftaran PPPK Teknis Dimulai Hari Ini, Persyaratan Khusus Wajib Disimak!

Baca Selanjutnya

Adik Kim Jong Un Siapkan Tes Rudal Antar Benua 

Tags:

Universitas Ciputra surabaya Jember Rejoagung

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar