KETIK, MALANG – Dalam memperkuat posisi daya saing global, Universitas Negeri Malang (UM) secara resmi telah melakukan kerja sama strategis dengan The Hong Kong Polytechnic University (PolyU) dalam bidang pendidikan, riset, dan inovasi pada Senin, 4 Mei 2026 di Ruang sidang Rektor Lantai 8.

Dalam momen ini, Rektor UM, Prof. Hariyono, menegaskan bahwa kolaborasi internasional telah menjadi kunci utama dalam menghadapi persaingan global di sektor pendidikan tinggi. 

Menurutnya, kerja sama dengan perguruan tinggi dunia tidak hanya sekadar simbolis, namun harus dengan hasil yang menciptakan dampak nyata.

"Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya di bidang pengajaran, tetapi juga riset, publikasi, bahkan inovasi bersama. Pertemuan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagaimana kita benar-benar membangun kolaborasi nyata," ungkap Prof. Hariyono.

Kerja sama ini meliputi beberapa ruang lingkup, yakni guest lecture, keikutsertaan profesor sebagai penguji akademik, pertukaran mahasiswa dan dosen, hingga pengembangan riset kolaboratif lintas negara. Tentunya langkah ini dinilai strategis untuk memperluas akses sivitas akademika UM pada ekosistem pendidikan global.

Baca Juga:
Ketik.com Jajaki Kolaborasi dengan FPIK UB, Dorong Edukasi Perikanan dan Kelautan

Selain itu, pihak PolyU menegaskan jika mereka kunjungan ini sebagai komitmen dalam membangun kemitraan internasional yang berdampak luas. 

Chairman Council PolyU, Dr. Tai-Fai Lam menyampaikan antusiasmenya pada potensi kolaborasi bersama UM.

"Kami sangat antusias untuk memperluas kemitraan global, khususnya dengan institusi yang memiliki potensi kuat dalam penelitian dan pengembangan akademik untuk menciptakan dampak bersama,” ujar Dr. Tai-Fai Lam.

Selain itu, PolyU juga menyoroti pentingnya sebuah kolaborasi lintas institusi dalam menghadapi berbagai tantangan global. Dengan adanya riset bersama, pertukaran akademik, dan pengembangan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat dapat menjadi kekuatan bersama di kancah global.

Baca Juga:
UM Gelar Registrasi Satu Atap SNBP 2026, 3.726 Camaba Hadir di Graha Cakrawala

Pertemuan kedua kampus ini membuka peluang tindak lanjut yang konkret, mulai dari penguatan komunikasi antar lembaga internasional hingga penyusunan program kolaboratif dalam waktu dekat. 

Dalam hal ini, kedua belah pihak sepakat untuk sama-sama bersinergi dan menciptakan fondasi penting bagi kerja sama yang berkelanjutan.

Selain aspek akademik, diskusi ini juga turut menyinggung kedekatan budaya Indonesia dan Tiongkok, termasuk Hong Kong yang dianggap dapat mempererat hubungan bilateral dalam konteks pendidikan dan riset.

Langkah strategis ini tentunya sejalan dnegan komitmen UM dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada tujuan ke-4, yakni Quality Education dengan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.

Selain itu juga pada tujuan ke-9, Industry, Innovation and Infrastructure melalui penguatan riset dan inovasi, serta tujuan ke-17, Partnership for the Goals lewat kemitraan global yang inklusif dan berkelanjutan. 

Adanya kolaborasi ini, UM optimistis bisa memperluas jejaring internasional dan dapat membuka peluang lebih besar bagi sivitas akademika yang ikut berkontribusi dalam riset global yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat.(*)