KETIK, MALANG – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang meraih penghargaan Rekor MURI sebagai kampus paling banyak memiliki guru besar di bidang Bahasa Arab dengan total 11 guru besar di acara Sidang Senat Terbuka UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam rangka Dies Natalis ke-65, Rabu 28 Oktober 2026.

Prestasi ini menjadi bentuk UIN Malang telah mengupayakan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Kampus yang memiliki program kelas wajib Bahasa Arab selama satu tahun ini, tentunya harus meningkatkan kualitas pengajaran.

Hingga memiliki 11 guru besar di bidang Bahasa Arab. Jumlah ini tergolong banyak di antara kampus-kampus lainnya. Tentunya ini menjadi kabar yang gembira bagi sivitas akademika dan menjadi motivasi untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan.

Rektor UIN Malang, Prof. Ilfi Nur Diana menyampaikan bahwa UIN Malang memiliki fakultas dan pusat bahasa yang menaungi para dosen Bahasa Arab. Ia menyampaikan bahwa kualitas pendidikan bahasa menjadi penting untuk semua mahasiswa.

"Kemudian juga guru besar-besar terbanyak se-PTKIN. Ini karena kita punya Fakultas Tarbiyah, punya pusat bahasa yang mana dosen-dosennya juga sudah banyak yang guru besar dan profesor," ujar Prof. Ilfi Nur Diana. 

Baca Juga:
Gebyar Langen Tayub Pacitan 2026 Pecahkan Rekor MURI, Diikuti 5.288 Penari

Pencapaian ini mendorong UIN Malang untuk terus berkomitmen dalam menghadirkan ruang belajar yang berkualitas dengan dosen yang berkualitas pula. 

Tentunya, pencapaian ini dapat mendorong bagi dosen atau pengajar untuk bisa ikut memajukan kampus dengan peningkatan kualitas pembelajaran.(*)

Baca Juga:
Membanggakan! UIN Malang Sabet Rekor MURI Berkat 3.000 Lebih Mahasiswa Penghafal Al-Quran