Tujuh Warga Pacitan Dibacok Tetangga Sendiri, Pelaku Idap Epilepsi

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

29 Mei 2025 14:29

Thumbnail Tujuh Warga Pacitan Dibacok Tetangga Sendiri, Pelaku Idap Epilepsi
Pelaku pembacokan di Pacitan diamankan petugas Polsek Ngadirojo. (Foto: Tangkap Layar)

KETIK, PACITAN – Tujuh warga Dusun Ledok Kulon, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan menjadi korban pembacokan oleh Eko Armand Afrianto alias Slamet (28), Rabu sore, 28 Mei 2025 sekitar pukul 15.15 WIB.

Peristiwa tragis ini terjadi saat sejumlah ibu-ibu tengah asyik berkumpul di rumah salah satu warga sambil momong anak-anak mereka.

Pelaku tiba-tiba datang dengan membawa sebilah sabit dan menyerang secara membabi buta. Serangan brutal itu membuat suasana perkampungan mendadak mencekam.

Kapolsek Ngadirojo, AKP Makhmudi Kurnianto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pelaku telah diamankan petugas dan tengah menjalani proses penyelidikan.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

“Benar, kami telah mengamankan pelaku. Berdasarkan laporan warga, pelaku memang memiliki riwayat depresi,” ujar AKP Makhmudi.

Kepala Puskesmas Ngadirojo, dr. Rini Endrawati mengungkapkan kondisi kesehatan pelaku, Slamet berasal dari keluarga broken home dan selama ini rutin menjalani pengobatan untuk penyakit epilepsi di Puskesmas Ngadirojo.

“Ia penderita epilepsi dan rutin berobat ke Puskesmas. Bukan ODGJ (orang dengan gangguan jiwa). Kami belum bisa menyimpulkan apakah ada gangguan jiwa atau tidak karena masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian,” jelas dr. Rini.

Menurutnya, sejauh ini pihak medis belum dapat mengungkap pemicu atau trigger yang menyebabkan Slamet melakukan aksi kekerasan tersebut.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

“Dalam keseharian, pelaku dikenal sopan dan sayang terhadap anaknya. Kami juga belum bisa menggali lebih dalam apa pemicunya hingga tega melakukan pembacokan,” tambah dr. Rini.

Setelah melakukan aksinya, Slamet langsung diamankan ke Mapolsek Ngadirojo guna menghindari kemungkinan aksi susulan.

“Pelaku sekarang masih kita amankan karena khawatir akan kembali menyerang warga,” jelas Kapolsek Ngadirojo.

Daftar Korban:

  1. Hartati – Luka robek di kepala atas sepanjang 15 cm, pergelangan tangan kiri 8 cm. Dirujuk ke RSUD.
  2. Tri Wulandari – Luka robek di kepala atas 8 cm dengan pendarahan aktif. Dirujuk ke RSUD.
  3. Anggit Robiyanti – Luka robek kepala atas 6 cm, pendarahan aktif. Dirujuk ke RSUD.
  4. Febika – Luka robek di telapak tangan kanan 6 cm. Dirujuk ke RSUD.
  5. Sandi Rubiyanto – Luka robek di pundak kiri 2 cm, krepitasi positif. Dirujuk ke RSUD.
  6. Sri Peni – Luka robek di kepala kiri belakang 6 cm. Dirawat inap di Puskesmas Ngadirojo.
  7. Fani Krisna Yuliawati – Luka robek di jari manis tangan kanan dan pundak kanan. Menjalani rawat jalan.

Saat ini, pelaku Eko AA telah diamankan dan dibawa ke Polres Pacitan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan yang sesuai terhadap kondisi kejiwaan pelaku.(*)

Baca Sebelumnya

Jelang Iduladha, Unisma Bekali Juleha dengan Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban

Baca Selanjutnya

Sidang Perdana Korupsi KUR Fiktif BRI Unit Batu, Negara Rugi Rp4,06 Miliar

Tags:

pacitan Pembacokan di Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

19 April 2026 12:21

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

18 April 2026 23:01

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

17 April 2026 23:32

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

17 April 2026 12:47

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

16 April 2026 18:18

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

16 April 2026 17:47

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend