KETIK, SURABAYA – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menyampaikan sebanyak 2.612 jemaah diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya ke Tanah Suci.
Pemberangkatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 yang berlangsung secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari beberapa kelompok terbang (kloter) yang diberangkatkan sejak hari sebelumnya hingga hari ini. Pada pemberangkatan Kamis, jemaah yang berangkat tergabung dalam Kloter 3 sampai dengan Kloter 7.
Adapun rinciannya, Kloter 3, 4, dan 5 masing-masing berjumlah 373 jemaah, Kloter 6 sebanyak 372 jemaah, serta Kloter 7 sebanyak 375 jemaah. Sementara itu, pada hari sebelumnya tercatat sebanyak 746 jemaah telah lebih dahulu diberangkatkan.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji, para jemaah mendapatkan pendampingan dari petugas yang tergabung dalam setiap kloter.
Baca Juga:
Di Usia 86 Tahun, Penjual Kain Keliling Ini Jadi Jamaah Haji Tertua PacitanHingga saat ini, total petugas yang terlibat terdiri atas 28 petugas kloter, 13 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 6 pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Kehadiran para petugas tersebut diharapkan dapat memberikan layanan optimal, baik dalam aspek teknis ibadah maupun pelayanan selama perjalanan.
Selain itu, PPIH Embarkasi Surabaya juga memberikan perhatian khusus terhadap pelayanan inklusif dan kondisi kesehatan jemaah.
Berdasarkan data dari MCH Kementerian Haji dan Umrah Kantor Wilayah Jawa Timur, sebanyak 196 jemaah termasuk dalam kategori lanjut usia (lansia) atau penyandang disabilitas. Berbagai upaya pelayanan khusus terus dilakukan guna memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Baca Juga:
Makkah Route Permudah Keberangkatan Jemaah Haji Indonesia 2026, Proses Imigrasi Tuntas Sejak di Tanah AirHingga laporan ini disampaikan, tidak terdapat jemaah yang wafat di Embarkasi Surabaya. PPIH Embarkasi Surabaya turut mengimbau keluarga jemaah agar senantiasa memantau perkembangan melalui saluran informasi resmi.
Selain itu, masyarakat diharapkan dapat mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, keselamatan serta kelancaran dalam menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. (*)