Top! UNICEF Acungkan Jempol untuk Capaian BIAN Jawa Timur

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Irwansyah

14 Sep 2022 12:43

Thumbnail Top! UNICEF Acungkan Jempol untuk Capaian BIAN Jawa Timur
Imunisasi anak. (Foto: istimewa) 

KETIK, SURABAYA – Kepala Kantor UNICEF untuk Wilayah Jawa Tubagus Arie Rukmantara mengapresiasi capaian imunisasi tambahan Campak Rubella di Jawa Timur selama Bulan Imunisasi Anak Nasonal (BIAN) tahap II sebesar 2.282.949 anak. 

Menurut Arie, imunisasi merupakan intervensi kesehatan yang paling sederhana dan efektif serta telah terbukti memberikan banyak manfaat kepada anak-anak. UNICEF menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan salut serta bangga atas keberhasilan Pemprov Jawa Timur dan masyarakat di 38 kabupaten-kota mengejar target BIAN.

"Ini capaian sangat penting, Jatim bekerja tanpa lelah, bersama-sama menjangkau semua anak, tanpa kecuali, agar Jatim bangkit dari pandemi dengan anak-anak yang lebih sehat,” ujar Arie dalam keterangan tertulis yang diterima Ketik.co.id, Rabu (14/9/2022). 

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Prov Jatim Dr. Erwin Ashta Triyono menambahkan, keberhasilan mencapai angka cakupan lebih dari 97 persen dari jumlah sasaran anak usia 9 – 59 bulan ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak. 

Baca Juga:
Reyog Diakui UNESCO, Khofifah Perkuat Ekosistem dan Regenerasi Seniman Menuju Panggung Dunia

“Keberhasilan ini merupakan kontribusi Jawa Timur terhadap upaya eliminasi Campak Rubella pada tahun 2023 di seluruh dunia,” ungkap Erwin. 

Di akhir periode BIAN, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berhasil mencapai target nasional. Meski demikian Kementerian Kesehatan tetap melakukan perpanjangan sampai dengan akhir September karena capaian imunisasi untuk tahap II ini baru mencapai 86,1 persen. 

Arie mencapaikan di sisa waktu sampai dengan akhir bulan September ini penting untuk kita menuntaskan, sehingga tidak ada satu anak pun yang tertinggal. 

“Dengan dukungan 2.438 mahasiswa Geliat Unair dan 1.150 Pramuka Saka Bakti Husada yang turun menjadi relawan menyukseskan BIAN, kami optimis Jatim bisa 100 persen di akhir masa perpanjangan ini,” pungkas Arie.

Baca Juga:
Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah

Keberhasilan Provinsi Jawa Timur merupakan upaya untuk menutup kesenjangan imunitas yang terjadi akibat tutupnya 80 persen layanan kesehatan selama Pandemi. Di Indonesia, berdasarkan data Kementerian Kesehatan 1.7 juta bayi tidak mendapatkan imunisasi dasar selama periode 2019-2021. Situasi ini juga menjadi perhatian karena pada tahun 2021 kasus rubella meningkat di 25 Provinsi. 

Bahkan berdasarkan data global yang di publikasikan oleh WHO dan UNICEF mengungkapkan penurunan yang terbesar pada vaksinasi anak-anak dalam waktu sekitar 30 tahun. 

Secara global, vaksin menyelamatkan lebih dari lima nyawa setiap menit – mencegah hingga tiga juta kematian per tahun, menjadikan vaksin sebagai salah satu kemajuan paling signifikan dalam kesehatan dan pembangunan global. 

Anak-anak yang divaksinasi tidak hanya lebih sehat – mereka berprestasi lebih baik di sekolah, menghasilkan manfaat ekonomi yang mempengaruhi seluruh masyarakat. (*)

Baca Sebelumnya

Dorong Budidaya Ikan Kaimana, Bupati Freddy Keliling Jawa Timur

Baca Selanjutnya

Gerak Cepat Pemerintah DKI Jakarta Giatkan BIAN Dapat Apresiasi UNICEF 

Tags:

UNICEF BIAN Imunisasi jatim Jawa timur

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar