KETIK, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto resmi melantik Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin, 27 April 2026.

Selain Jumhur Hidayat, Presiden Prabowo juga melantik 5 pejabat lainnya. Seperti Kepala Staf Kepresidenan yang dijabat Jenderal TNI Purn Dudung Abdurachman.

Usai pelantikan, Jumhur Hidayat menegaskan bahwa banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakannya sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Salah satunya terkait masalah sampah.

“Saya barusan ditetapkan dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Pasti banyak hal yang harus dilakukan yang di depan mata kita misalnya sampah,” katanya.

“Kita juga secara bertahap nanti akan apa namanya mengikuti global standard-lah begitu ya. Berbagai perjanjian internasional yang kita akan kerjakan,” sambungnya.

Baca Juga:
Presiden Prabowo Subianto Lantik 6 Pejabat Baru di Istana Negara, Ini Daftarnya

Jumhur bersama dengan jajarannya di Kementerian Lingkungan Hidup optimistis bisa melaksanakan dengan baik. Tentunya dengan dukungan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Saya rasa sementara itu dulu, doakan dan bantu saya berkampanye untuk memastikan lingkungan hidup menjadi habits di hati kita,” lanjut Jumhur.

“Kalau itu terjadi insyaallah dampaknya akan semakin baik ke depan bagi masyarakat,” tegas mantan BNP2TKI di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

Sebelum dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat dikenal sebagai aktivis buruh. Ia merupakan Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPSI) periode 2022-2027.

Baca Juga:
Misi Pencarian Sapi Kurban untuk Prabowo di Kota Malang

Menariknya, pelantikan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup bersamaan dengan momentum Hari Buruh yang akan dirayakan setiap tanggal 1 Mei.(*)