Tiput Handmade, UMKM Binaan Diskopindag Kota Malang Manfaatkan Kain Perca Jadi Produk Bernilai Guna

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

9 Des 2023 07:30

Thumbnail Tiput Handmade, UMKM Binaan Diskopindag Kota Malang Manfaatkan Kain Perca Jadi Produk Bernilai Guna
Psykha memamerkan produk Tiput Handmade buatannya. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Salah satu UMKM binaan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Tiput Handmade punya cara unik untuk mengatasi limbah perca. Psykha Nur Cahyani, sang pemilik berhasil menyulap kain perca menjadi barang bernilai guna.

Berbagai kerajinan mulai dari tas, topi, kalung, bandana, dan barang lainnya sukses menarik minat pembeli. Kain-kain perca tersebut ia dapatkan dari para penjahit yang telah menjadi langganannya.

"Produk saya ada batik, topi, kalung, dan lainnya. Kainnya saya manfaatkan dari limbah perca, dapat dari teman-teman yang punya usaha jahit, tapi cenderungnya kita beli secara online," ujar Psykha, Sabtu (9/12/2023).

Bisnis tersebut tercetus saat Psykha merasa sayang dengan sisa kain perca yang dihasilkan oleh temannya terbuang sia-sia. Akhirnya ia meminta kain sisa tersebut dan diubah menjadi perhiasan.

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

"Lama-lama ada teman yang membuat eco print, dia nawarin saya supaya membuat kalung ya sudah saya coba dan dari situ merambah ke yang lainnya," paparnya.

Produk buatannya telah dipasarkan hingga Jakarta, Bandung, dan kini mulai penjajakan di luar negeri. Harga yang diparok pun cukup bervariasi, mulai Rp 5.000 hingga Rp 400.000 untuk produk batik.

"Ada saudara yang di luar negeri juga dibawa ke sana produk saya meskipun belum dipasarkan, masih dikasih-kasih saja. Pesanan paling banyak saya dapatkan itu souvenir pernikahan seperti bunga gembul, bunga tulip, tote bag, dan lainnya. Biasanya dipesan minimal 200-400 itu pun kami kolaborasi, gandeng teman-teman," paparnya. 

Saat tergabung dan aktif menjadi UMKM binaan Diskopindag Kota Malang, Psykha merasa usahanya semakin banyak peminat. Terlebih UMKM miliknya selalu dilibatkan mengikuti pameran ketika Pemkot Malang memiliki kegiatan besar.

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

"Lewat pameran dari Diskopindag, sangat berpengaruh ke penjualan. Meskipun tidak selalu laku keras tapi kita bisa promosi dan akhirnya orang tahu. Dulu pernah ada orang tidak beli, tapi minta kartu nama, pas sudah di rumah mereka pesan," tambahnya.

Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi sebelumnya sempat menjelaskan bahwa Pemkot Malang selalu memfasilitasi kebutuhan perizinan bagi UMKM supaya lebih mudah. Tak hanya NIB, Diskopindag Kota Malang juga tengah memperkuat sertifikasi halal terhadap produk pelaku UMKM.

"Kita harus melihat kultur UMKM. Kalau mereka sudah settle kan pasti sudah ada NIB. Sekarang orang-orang UMKM masih melakukan usaha dan harus menghasilkan uang dulu. Dagangan mereka juga masih adaptasi dengan permintaan pasar," papar Eko. (*)

Baca Sebelumnya

Rayakan Anniversary Ke-100 Disney, Piaggio Hadirkan Vespa Edisi Mickey Mouse

Baca Selanjutnya

PP Properti Membuka Lowongan Development Program Untuk Lulusan SMK

Tags:

Tiput Handmade umkm kota malang Diskopindag Kota Malang UMKM Binaan Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar