Tergiur Tawaran Jadi Pemasok Program Makan Bergizi, Puluhan Katering di Kota Kediri Tertipu Puluhan Juta

Jurnalis: Anis Firmansyah
Editor: Muhammad Faizin

28 Des 2024 07:00

Thumbnail Tergiur Tawaran Jadi Pemasok Program Makan Bergizi, Puluhan Katering di Kota Kediri Tertipu Puluhan Juta
Puluhan pemilik katering berkumpul untuk meminta uang jaminannya kembali. (Foto: Anis Firmansah/ ketik.co.id)

KETIK, KEDIRI – Puluhan pemilik katering di Kota Kediri, Jawa Timur, mengaku tertipu akibat tergiur ajakan menjadi suplier program Makan Bergizi Gratis (MBG). Total ada sebanyak 72 pemilik katering diharuskan membayar uang jaminan sebesar Rp 1 juta per kesanggupan melayani seribu kotak makanan.

Tergabung dalam ajakan sebuah kelompok masyarakat (Pokmas) Manunggal Cipto Roso Kuliner, uang jaminan para pemilik katering itu terkumpul sekitar Rp 72 juta. Pokmas itu mengklaim optimis akan memenangkan penawaran tender program Makan Bergizi Gratis. Namun Pokmas yang berada di Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, diketahui merupakan lahan kosong dan tidak ada kegiatan.

Sebanyak 43 pemilik katering yang merasa tertipu akan program makan bergizi gratis meminta Pokmas mengembalikan uang jaminan. Salah satu pemilik catering yang merasa menjadi korban, Nining Murtriningsih, mengaku awalnya mendapat ajakan sebagai suplier program MBG itu dari rekannya.

Ia tergiur ajakan menjadi suplier program MBG itu karena ada perjanjian kontrak kerjasama selama 5 tahun. Selanjutnya Ia pun mengajak, sejumlah pemilik catering lainnya untuk bersama-sama menjadi pemasok program MBG. "Pertama tertarik karena ada kontrak 5 tahun kerja. Kemudian ditawarkan ke ibu-ibu ini yang memang pemilik katering, yang di mana tahun-tahun lalu terdampak covid tidak mendapat pendapatan dan pemasukan. Begitu saya tawari ibu-ibu mau gabung tanpa ada paksaan apapun, kata Nining, Jumat, 27 Desember 2024 

Baca Juga:
Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

Nining menerangkan, awalnya dalam ajakan bergabung ini tidak ada embel-embel apapun termasuk penarikan uang jaminan. Namun seiring berjalannya waktu, ia dan para pemilik katering lainnya disuruh membayar uang jaminan Rp 750.000 per kesanggupan melayani seribu kotak makanan.

"Kemudian hari berikutnya disuruh nambah Rp 250.000. Jadi per seribu kotak setiap pemilik katering yang gabung harus membayar Rp 1 juta," jelasnya.

Terpisah, Wakil Pokmas Margaretha melalui Rudy, suaminya, membenarkan tentang jaminan yang dibebankan kepada para pemilik katering. Menurut dia, jaminan uang Rp 1 juta per seribu kotak itu akan dicairkan atau diserahkan pada pemilik katering setelah menyuplai makanan di hari-H launching MBG bulan Januari 2025.

Atas kejadian ini, mengaku juga menjadi korban dengan kerugian menjaminkan mobil dan motornya. Mobil dan motor itu dijual untuk mengembalikan uang jaminan 43 pemilik katering senilai Rp 43 juta.

Baca Juga:
Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0809/Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama, menegaskan sejauh ini tidak ada pengadaan penawaran tender sebagai pemasok progran MBG. "Itu tidak benar. Jangan mudah percaya, jangan mudah terimiming-iming, diiming-imingi oleh seseorang yang tidak dikenal mengatasnamakan instansi pemerintah," ungkapnya.

"Kami belum mendapatkan perintah untuk mengomentari hal tersebut. Jadi jngan mudah percaya, lebih baik konfirmasi dulu kalau memang itu mencakup ada keterkaitannya dengan Kodim Kediri. Tolong konfirmasi ke Kodim dulu sehingga tidak terjadi kasus penipuan di mana-mana, khususnya di wilayah Kediri," pungkasnya. (*) 

Baca Sebelumnya

Kepala Sekolah Diminta Berinovasi

Baca Selanjutnya

Aksi Damai, Solidaritas Nelayan Indonesia Tolak LPM Tambahan yang Mencekik Nelayan

Tags:

kediri Makan bergizi gratis penipuan MBG Katering

Berita lainnya oleh Anis Firmansyah

Produsen Mie Sedaap Buka Suara Soal Isu PHK di Gresik

24 Februari 2026 12:49

Produsen Mie Sedaap Buka Suara Soal Isu PHK di Gresik

PDAM Gresik Babak Belur, DPRD Soroti Kerugian dan Utang Membengkak Rp190 Miliar

24 Januari 2026 08:20

PDAM Gresik Babak Belur, DPRD Soroti Kerugian dan Utang Membengkak Rp190 Miliar

Pelayanan Buruk PDAM Gresik Dikeluhkan Warga

15 Januari 2026 17:15

Pelayanan Buruk PDAM Gresik Dikeluhkan Warga

Soal Banjir di Gresik, Dinas PUTR Akui Normalisasi Irigasi Belum Merata

5 Desember 2025 20:48

Soal Banjir di Gresik, Dinas PUTR Akui Normalisasi Irigasi Belum Merata

Aliran Sungai Kalilamong Meluap, Ratusan Rumah Warga di Gresik Terendam

19 November 2025 20:53

Aliran Sungai Kalilamong Meluap, Ratusan Rumah Warga di Gresik Terendam

Didorong Proyek Infrastruktur, Buas Property Hadirkan Solusi Hunian Mudah dan Terjangkau di Kediri

15 April 2025 07:27

Didorong Proyek Infrastruktur, Buas Property Hadirkan Solusi Hunian Mudah dan Terjangkau di Kediri

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar