Terancam Terusir, DPRD Surabaya Perjuangkan Warga Medokan Semampir

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: M. Rifat

10 Apr 2023 05:30

Thumbnail Terancam Terusir, DPRD Surabaya Perjuangkan Warga Medokan Semampir
Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id) 

KETIK, SURABAYA – Ratusan warga Medokan Semampir Timur Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya terancam terusir dari tempat tinggalnya, melihat hal ini Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony memperjuangkan hak warga tersebut.

"Salah satu pengembang mengklaim bahwa lahan warga di situ sudah diakuisisi," ucap Thony.

AH Thony menyebut bahwa kawasan di sempadan sungai diklaim oleh penguasaan personal padahal kampung ini sudah dihuni 202 warga. Lahan ini berupa deretan hunian permanen, jalan umum, tempat ibadah, balai pertemuan dan fasilitas lainnya.

"Warga sudah menempati 22 tahun, sejak 2001, tiba-tiba diusik menjelang lebaran, ini persoalan kemanusiaan. Kami ikut perjuangkan apa yang menjadi hak warga, jangan dibenturkan ke persoalan hukum," papar AH Thony.

Baca Juga:
DPRD Surabaya Sarankan Tutup Titik Parkir Tak Berlakukan Sistem Digitalisasi

Thony mengungkap bahwa pengembang personal itu mengaku memiliki sertifikat atas jual beli tanah, selain itu masyarakat semakin resah karena pengembang menggugat 77 warga dengan nilai Rp 1,2 Miliar. Dan gugatan tersebut sudah diajukan ke Pengadilan Negeri Surabaya.

Tidak ingin masyarakat Medokan Surabaya semakin tertindas, AH Thony langsung meninjau lokasi dengan bertemu dengan warga Medokan Semampir.

AH Thony memaparkan alasan pemerintah mengurangi luasan sempadan sungai. Itu karena pemerintah mengerti di pinggir sungai dijadikan kegiatan ekonomi untuk kehidupan masyarakat.

"Harapanya ketika dikurangi bisa dimanfaatkan oleh masyarakat namun kenyataannya ada pihak kami juga bermain kemudian dikuasai oleh kelompok tertentu," jelas Wakil Ketua DPRD Surabaya.

Baca Juga:
DPRD Surabaya Usulkan Peremajaan Armada Sampah Ramah Lingkungan

Tidak hanya turun tangan langsung, AH Thony juga mengkroscek hingga ke BPN untuk memperjelas status lahan Medokan Semampir ini. Di dalam peta menjelaskan tanah yang digunakan sekarang berwarna ungu yang artinya tanah hak pengelola (HPL).

Dia tegas meminta warga tetap dengan pendirian yang sama, jangan sampai terpecah-pecah karena warga sudah banyak meninggalkan hunian tersebut karena takut terintimidasi oleh pihak pengembang.

"Apalagi sekarang kami sudah digugat di pengadilan. Jadi saya minta agar warga tidak berleha-leha dan tetap melawan serta waspada," tegas AH Thony. (*)

Baca Sebelumnya

Dapur Cokelat Hadirkan Aneka Hampers dan Produk Khusus Lebaran

Baca Selanjutnya

Khofifah Lantik Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi

Tags:

AH Thony DPRD Surabaya warga Medokan

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar