Teka-Teki Aktor Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Kejari Batu Kembali Panggil Saksi

Jurnalis: Dafa Wahyu Pratama
Editor: Fisca Tanjung

20 Apr 2026 11:49

Thumbnail Teka-Teki Aktor Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Kejari Batu Kembali Panggil Saksi
Tiga saksi dari pedagang yang dipanggil Kejari Batu dalam penyelidikan dugaan kasus jual beli kios Pasar Among Tani Kota Batu. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu kembali memanggil sejumlah pedagang dan aparatur sipil negara (ASN) untuk dimintai keterangan terkait dugaan praktik jual beli kios dan los di Pasar Induk Among Tani, Senin, 20 April 2026.

Pemanggilan lanjutan ini menyasar sejumlah saksi dari kalangan pedagang, di antaranya GF yang merupakan pedagang zona 6, RP dari zona konveksi, serta SP selaku koordinator zona sayur dan buah. 

Selain itu, turut diperiksa ASN berinisial TJ dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu.

Salah satu saksi, GF, mengungkapkan dirinya memenuhi panggilan penyelidik dengan pendampingan keluarga karena kondisi kesehatannya.

Baca Juga:
Lahan Apel di Kota Batu Kian Tergerus, Pemkot Siapkan Langkah Penyelamatan

“Saya hari ini dipanggil Kejari Batu. Saya didampingi anak saya karena pendengaran saya terganggu. Saya berdagang di Pasar Batu, zona 6,” ujarnya.

Sementara itu, saksi lain, SP, menyebut pemeriksaan yang dijalaninya merupakan kali ketiga dalam proses penyelidikan.

“Saya juga mendapat panggilan dari tim penyelidik tindak pidana khusus Kejari Batu hari ini. Ini sudah kali ketiga saya dimintai keterangan, semoga perkara ini segera naik ke tahap penyidikan. Terima kasih kepada Kepala Kejaksaan Negeri Batu dan tim jaksa yang responsif dalam mendalami kasus ini,” katanya.

Sebelumnya, Kejari Batu telah memanggil 12 pedagang dan lima ASN dari Diskumperindag Kota Batu sebagai bagian dari tahap awal penyelidikan. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap untuk mengumpulkan bahan keterangan.

Baca Juga:
Tak Hanya Berwisata, Mikutopia di Kota Batu Hadirkan Edukasi Jamur dan Libatkan Warga

Pada Senin, 13 April 2026, tiga pedagang dari zona buah turut dipanggil, disusul tiga ASN pada keesokan harinya. Selanjutnya, pada Kamis, 16 April 2026, penyelidik kembali meminta keterangan dari SP selaku koordinator zona sayur dan buah.

Pekan lalu, jumlah saksi yang telah dimintai keterangan mencapai 23 orang, terdiri dari delapan ASN dan 15 pedagang. Dengan adanya pemanggilan terbaru ini, total saksi yang diperiksa kini bertambah menjadi 26 orang. (*)

Baca Sebelumnya

147.545 Ribu KK Surabaya Masih Nonaktif, Pemkot Buka Klarifikasi Lewat DTSEN

Baca Selanjutnya

Sambut JCH 2026, Asrama Haji Embarkasi Surabaya Gelar Simulasi

Tags:

#DugaanKorupsi #JualBeliKios #PasarAmongTani #KejariBatu #BeritaKotaBatu #InfoKotaBatu

Berita lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama

Lahan Apel di Kota Batu Kian Tergerus, Pemkot Siapkan Langkah Penyelamatan

20 April 2026 13:47

Lahan Apel di Kota Batu Kian Tergerus, Pemkot Siapkan Langkah Penyelamatan

Teka-Teki Aktor Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Kejari Batu Kembali Panggil Saksi

20 April 2026 11:49

Teka-Teki Aktor Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Kejari Batu Kembali Panggil Saksi

Tak Hanya Berwisata, Mikutopia di Kota Batu Hadirkan Edukasi Jamur dan Libatkan Warga

20 April 2026 11:00

Tak Hanya Berwisata, Mikutopia di Kota Batu Hadirkan Edukasi Jamur dan Libatkan Warga

Perumdam Among Tirto Akan Uji Coba Sumber Genengan, Irigasi Jadi Prioritas

19 April 2026 17:04

Perumdam Among Tirto Akan Uji Coba Sumber Genengan, Irigasi Jadi Prioritas

Sunmori Harlah PMII, Cak Udin: Perkuat Kebersamaan Sambil Kenalkan Wisata Kota Batu

19 April 2026 16:04

Sunmori Harlah PMII, Cak Udin: Perkuat Kebersamaan Sambil Kenalkan Wisata Kota Batu

Pemkot Batu Optimalkan Desa Pesanggrahan, Ini Deretan Destinasi Wisata Favoritnya

19 April 2026 04:15

Pemkot Batu Optimalkan Desa Pesanggrahan, Ini Deretan Destinasi Wisata Favoritnya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend