Tegalampel Menuju Kemandirian Ekonomi Lewat Pembentukan Koperasi Merah Putih

Jurnalis: Haryono
Editor: Muhammad Faizin

20 Mei 2025 20:26

Thumbnail Tegalampel Menuju Kemandirian Ekonomi Lewat Pembentukan Koperasi Merah Putih
Camat Tegalampel, Yoyok Jalu Santorso, di dampingi Kasi Pemerintahan, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas saat memberikan sambutan dalam musyawarah desa insidental di Pendopo Desa Tegalampel. (Foto: Haryono/ Ketik.co.id)

KETIK, BONDOWOSO – Desa Tegalampel di Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, tengah membuka lembaran baru dalam upaya penguatan ekonomi desa. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pada Selasa, 20 Mei 2025, yang secara khusus membahas rencana pendirian Koperasi Desa Merah Putih.

Pertemuan penting tersebut diadakan di pendopo Balai Desa Tegalampel, menjadi ajang sinergi berbagai pihak—mulai dari pemerintah desa, Muspika Kecamatan Tegalampel, Dinas Koperasi dan Mikro UMKM Kabupaten Bondowoso, hingga pendamping desa serta tokoh-tokoh masyarakat.

Camat Tegalampel, Yoyok Jalu Santoso turut hadir dan menyatakan dukungan penuh atas inisiatif ini. "Pembentukan koperasi merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi desa melalui pemberdayaan lokal," ujarnya. 

Kepala Desa Tegalampel, Sugianto, menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih bukan semata proyek lokal, melainkan bagian dari program nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari bawah.

Baca Juga:
Menko Zulkifli Hasan Kunjungi Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro, Bahas Ketahanan Pangan dan MBG

"Semoga koperasi ini bisa dikelola secara profesional dan inklusif, sehingga mampu menjawab kebutuhan seluruh lapisan masyarakat," tuturnya. 

Lebih dari sekadar lembaga simpan pinjam, Koperasi Merah Putih dirancang sebagai kendaraan pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan. Fokus utamanya mencakup berbagai sektor, seperti perdagangan hasil pertanian, pengolahan produk UMKM, jasa layanan komunitas, hingga penguatan sektor usaha kecil berbasis potensi lokal.

“Koperasi ini lahir dari semangat gotong royong, dibentuk dan dijalankan oleh warga desa sendiri. Harapannya, koperasi dapat menjadi motor utama penggerak ekonomi yang mampu menyejahterakan masyarakat,” ujar Sugianto.

Senada dengan itu, Camat Yoyok menambahkan bahwa proses pembentukan koperasi harus melibatkan pendampingan yang optimal agar hasilnya benar-benar membawa manfaat. Ia mengajak seluruh elemen pendukung untuk bekerja secara profesional, mengedepankan kepentingan masyarakat.

Baca Juga:
Tak Sekadar Makan, Zulhas Sebut Gizi Kunci Masa Depan Indonesia

“Dengan kerja sama yang solid dan niat yang tulus, Koperasi Merah Putih bisa menjadi pilar penting dalam pembangunan ekonomi Desa Tegalampel,” pungkas Yoyok. (*) 

Baca Sebelumnya

SPMB 2025 Lebih Mudah dan Transparan dengan Kehadiran Senopati SPMB AI Kolaborasi Dindik Jatim dan ITS

Baca Selanjutnya

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Jombang, Sempat Bingung Cari Teman

Tags:

Musdes Insidental Desa Tegalampel Kecamatan Tegalampel Koperasi Merah Putih Bondowoso

Berita lainnya oleh Haryono

Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

14 April 2026 16:54

Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

13 April 2026 20:33

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

13 April 2026 14:20

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

13 April 2026 14:04

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

11 April 2026 17:57

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

9 April 2026 19:02

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar