KETIK, JAKARTA – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) turut mengambil peran besar dalam penyaluran hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan menyumbangkan 15 ekor sapi untuk masyarakat.
Kontribusi tersebut menjadi bagian dari total 49 ekor hewan kurban yang disalurkan bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) pada momentum Hari Raya Iduladha tahun ini.
Penyaluran hewan kurban dipusatkan di kawasan Masjid Nurul Iman Kementan, Jakarta, Rabu, 27 Mei 2026.
Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional HKTI Sudaryono mengatakan keterlibatan HKTI dalam penyaluran kurban merupakan bentuk kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat sekaligus semangat berbagi pada momentum Iduladha.
“Insya Allah, semoga ini menjadi tanda bahwa negara kita sedang baik-baik dan masyarakat terus memiliki semangat untuk berbagi kepada sesama,” ujar Sudaryono.
Baca Juga:
Lewat Arisan Kurban, SMAN 1 Gondangwetan Sembelih Tiga Sapi pada Iduladha 1447 HTotal hewan kurban yang disalurkan tahun ini terdiri atas 41 ekor sapi dan delapan ekor kambing.
Dari jumlah tersebut, HKTI menyumbangkan 15 ekor sapi, sementara sisanya berasal dari partisipasi berbagai pihak di lingkungan Kementerian Pertanian dan mitra sektor pertanian.
Menurut Sudaryono, peningkatan jumlah hewan kurban di lingkungan Kementerian Pertanian dan HKTI juga menunjukkan semakin tingginya kepedulian sosial masyarakat dan para pemangku kepentingan sektor pertanian.
Ia menyebut pada 2024 jumlah hewan kurban di lingkungan Kementan hanya dua sapi dan 15 kambing.
Baca Juga:
101 Hewan Kurban Disembelih di Alun-Alun Rambate Rata Raya Kisaran AsahanJumlah tersebut meningkat menjadi sembilan sapi dan 10 kambing pada 2025, kemudian melonjak signifikan pada 2026 menjadi 41 sapi dan delapan kambing.
“Kenaikan ini menunjukkan partisipasi dan kepedulian sosial yang semakin besar,” katanya.
Sudaryono juga menilai kondisi tersebut mencerminkan sektor pertanian dan peternakan nasional tetap stabil di tengah tantangan ekonomi global.
Berdasarkan data yang diterimanya, ketersediaan hewan ternak nasional untuk Iduladha tahun ini mencapai sekitar 3,2 juta ekor, sementara kebutuhan nasional diperkirakan sekitar 2,4 juta hingga 2,5 juta ekor.
Surplus tersebut dinilai menjadi indikator bahwa sektor peternakan nasional mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama perayaan Iduladha.
Selain penyaluran kurban, Sudaryono juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai keikhlasan dan kepedulian sosial dalam momentum Iduladha.
Menurutnya, ibadah kurban merupakan teladan pengorbanan dan ketakwaan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS.
“Kurban mengajarkan kita tentang keikhlasan, rasa syukur, dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan telah memenuhi standar kesehatan dan ketentuan syariat Islam.
Pemerintah bersama daerah juga terus melakukan pengawasan agar proses penyembelihan berlangsung higienis, aman, dan sesuai standar kesehatan masyarakat veteriner.(*)