KETIK, SURABAYA – Persebaya telah merampungkan pemusatan latihan (TC) di Thailand selama sembilan hari. Selama di sana, Francisco Rivera dan kolega digembleng secara fisik dan psikologis oleh tim pelatih.
Tujuannya adalah meningkatkan kualitas pemain menjelang Super League 2026/2027 yang sebentar lagi dimulai. Pelatih fisik Persebaya, Diogo Carvalho mengatakan, selama di Thailand menu latihan yang diberikan tidak banyak berubah.
Ia mengatakan, ukuran latihan yang diberikan berpegang pada metodologi yang sebelumnya sudah diterapkan di Surabaya. Tak hanya itu, sejumlah pertandingan uji coba juga digelar selama berada di Negeri Gajah Putih.
"Program di Thailand tidak jauh berbeda dengan yang kami jalankan di Surabaya. Kami tetap berlatih dengan prinsip yang sama dan memperhatikan aspek pencegahan cedera," kata Diogo, Kamis, 27 Agustus 2026.
Lebih lanjut, pelatih asal Portugal ini menjelaskan perbedaan utama letak latihan selama TV ada pada volume latihan dan frekuensi sesi. Padatnya agenda selama pemusatan latihan membuat pemain mendapat beban yang lebih terukur dengan mempertimbangkan jadwal pertandingan.
Baca Juga:
Bursa Transfer Super League Masih Buka, Bernardo Tavares Buka Peluang Tambah Pemain Persebaya"Yang mungkin berubah adalah volume latihan dan jumlah sesi. Di Surabaya, kami beberapa kali menjalani latihan ganda atau double session. Selama di Thailand, frekuensinya lebih banyak karena kami juga memiliki lebih banyak pertandingan selama pramusim dan pemusatan latihan," jelasnya.
Diogo menambahkan, para pemain selama di Thailand menikmati proses yang dijalani. Suasana positif ini menjadi modal penting agar program dengan intensitas tinggi berjalan dengan baik.
"Mereka memahami apa yang kami lakukan dan terus memberikan respons yang baik terhadap program yang diberikan," ungkapnya.
Peningkatan kondisi fisik, kata Diogo, menjadi salah satu hasil penting untuk dibawa pulang Persebaya dari Thailand. Terlebih, pada Bajul Ijo sebelumnya telah melewati rangkaian pramusim yang cukup padat.
Baca Juga:
Persebaya TC di Thailand, Tavares Ingin Mantapkan Hubungan Antar Pemain Sebelum Kompetisi"Soal kondisi fisik ketika kembali dari Thailand, saya memiliki ekspektasi yang sangat tinggi. Apalagi kami baru saja menjuarai Piala Presiden dan menjalani pertandingan final hingga 120 menit. Itu menunjukkan para pemain memiliki kapasitas fisik yang sangat baik," tandasnya.
Meski begitu, pekerjaan Persebaya belum selesai. Setelah kembali ke Surabaya, tim akan memasuki tahapan akhir sebelum kompetisi resmi bergulir. Kondisi fisik yang sudah dibangun selama pramusim harus dijaga, sementara pemahaman antarpemain terus dimatangkan.
"Harapan saya, kami bisa mengawali kompetisi dengan langkah yang tepat. Para pemain akan memberikan kemampuan terbaik dan berusaha membuat Bonek dan Bonita bangga," tutup Coach Diogo. (*)