Tampil Mewah dan Estetik, Parsel Pecah Belah Jadi Tren Bingkisan Lebaran Paling Diburu di Malang

Jurnalis: Kukuh Kurniawan
Editor: Aziz Mahrizal

16 Feb 2026 12:53

Thumbnail Tampil Mewah dan Estetik, Parsel Pecah Belah Jadi Tren Bingkisan Lebaran Paling Diburu di Malang
Pemilik Toko Ramah Jaya, Imelda saat menata berbagai jenis parsel pecah belah, Senin, 16 Februari 2026. (Foto: Kukuh Kurniawan/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Parsel berisi perangkat pecah belah seperti piring, mangkuk, cangkir, hingga teko kini menjadi primadona baru di Malang. Selain bentuknya yang unik, fungsionalitas barang yang bisa digunakan sehari-hari menjadi daya tarik utama bagi konsumen.

Peningkatan tren ini terlihat jelas di Toko Parsel Ramah Jaya yang berlokasi di Jalan Borobudur, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Toko ini mengalami lonjakan pesanan signifikan bahkan sejak bulan Januari lalu. Menariknya, pesanan yang masuk tidak hanya untuk momen Imlek, tetapi juga didominasi untuk kebutuhan Lebaran.

"Pesanan parsel untuk Imlek kami terima, tetapi justru yang paling banyak pesanan parsel untuk Idulfitri. Malah, beberapa konsumen sudah memesan di bulan Januari kemarin," ujar Imelda, pemilik Toko Ramah Jaya, Senin, 16 Februari 2026. 

Imelda mengaku sengaja fokus memproduksi parsel pecah belah karena nilai estetikanya yang tinggi sekaligus fungsional sebagai hiasan rumah.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

"Jadi, barang pecah belahnya ini kami pilihkan motifnya yang estetik lalu disusun sedemikian rupa. Kelebihannya, parsel jenis ini lebih awet dibandingkan parsel isian makanan dan tentunya dapat menjadi kenang-kenangan yang menarik," ungkapnya. 

Soal harga, parsel-parsel ini dibanderol dengan angka yang cukup kompetitif, mulai dari Rp60 ribu hingga Rp500 ribu. 

"Untuk yang paling murah, isiannya piring tiga sama keranjang. Kalau yang best seller yaitu harga Rp90 ribu, isiannya piring enam dan keranjang. Lalu yang hargaRp 225 ribu sudah dapat piring empat, dua mangkok, dan tiga toples sultan lengkap dengan hiasan lampu," bebernya.

Pelanggan Imelda tidak hanya datang dari area Kota Malang. Banyak pemesan berasal dari wilayah Kabupaten Malang hingga Pasuruan, baik dari kalangan perorangan maupun korporasi.

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

"Untuk konsumen, berasal dari Kepanjen, Wagir, bahkan ada juga yang Pasuruan. Rata-rata, paling banyak dari korporasi atau perkantoran," tambahnya.

Salah satu konsumen, Ning Isa, bahkan telah mengamankan 35 paket parsel pecah belah untuk komunitasnya. Ia sengaja memesan lebih awal untuk menghindari risiko close order saat mendekati hari raya.

"Selain takut tidak kebagian karena close order, parsel pecah belah ini lebih menarik dan lebih mewah. Ini saya beli parsel 35 buah, pesanan dari ibu-ibu PKK," tandasnya.

Baca Sebelumnya

Bupati Aceh Timur Resmikan 32 Unit Huntara Penaron

Baca Selanjutnya

Penutupan Manasik KBIHU Nurut Taqwa 2026, Wali Kota Batu: Luruskan Niat dan Jaga Kekompakan

Tags:

Parsel Pecah Belah Kota Malang lebaran imlek parsel malang Keramik pecah belah parsel lebaran toko ramah jaya

Berita lainnya oleh Kukuh Kurniawan

Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

13 April 2026 19:47

Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Mengenal Sosok Yai Mim yang Viral Karena Bertikai dengan Sahara Tetangganya di Malang

13 April 2026 18:12

Mengenal Sosok Yai Mim yang Viral Karena Bertikai dengan Sahara Tetangganya di Malang

Sebelum Meninggal, Polisi Pastikan Yai Mim Dalam Kondisi Sehat

13 April 2026 17:11

Sebelum Meninggal, Polisi Pastikan Yai Mim Dalam Kondisi Sehat

Yai Mim Meninggal Saat Hendak Diperiksa, Polresta Malang Kota Beberkan Kronologi

13 April 2026 16:36

Yai Mim Meninggal Saat Hendak Diperiksa, Polresta Malang Kota Beberkan Kronologi

Lewat Sambang Kamtibmas, Kapolresta Malang Kota Serap Aspirasi Warga Soal Macet dan Sampah

13 April 2026 13:51

Lewat Sambang Kamtibmas, Kapolresta Malang Kota Serap Aspirasi Warga Soal Macet dan Sampah

Fakta Baru Kasus Nikah Sesama Perempuan di Malang, Isu Eksploitasi Mencuat

12 April 2026 21:12

Fakta Baru Kasus Nikah Sesama Perempuan di Malang, Isu Eksploitasi Mencuat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar