Tak Ingin Sejarah Hilang Begitu Saja, Eri Resmikan Museum Surabaya

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Muhammad Faizin

7 Agt 2024 10:30

Thumbnail Tak Ingin Sejarah Hilang Begitu Saja, Eri Resmikan Museum Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat mengunjungi Museum Surabaya. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Sebagai ibu kota Jawa Timur dan kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya memiliki banyak sejarah yang mempengaruhi perkembangannya hingga saat ini. Berawal dari kota pelabuhan kecil, saat ini Surabaya menjelma menjadi kota metropolitan.

Memahami tentang pentingnya sejarah agar warga kota Surabaya tidak lupa akan identitasnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara resmi membuka Museum Surabaya yang berada di komplek Mall Pelayanan Publik (MPP) Siola, Selasa (6/8/2024).

Museum Surabaya telah mengalami perombakan dan revitalisasi dengan menghadirkan konsep terbaru. Memadukan sejarah dan teknologi museum ini menceritakan sejarah Kota Surabaya mulai dari masa kerajaan hingga era modern saat ini.

“Ini adalah wajah baru dari Museum Surabaya. Ada zaman kolonial penjajahan, lalu proklamasi setelah kemerdekaan sampai dengan saat ini,” kata Eri, Selasa (6/8/2024).

Baca Juga:
Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak Wedi

Museum Surabaya menyajikan berbagai koleksi menarik mulai dari moda transportasi hingga seni dan budaya. Selain itu juga di museum ini para pengunjung dapat melihat animasi yang menceritakan Kota Surabaya pada masa kerajaan dan kolonial.

 

Foto Pengunjung Museum Surabaya saat mempelajari sejarah Kota Surabaya. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)Pengunjung Museum Surabaya saat mempelajari sejarah Kota Surabaya. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

 

Baca Juga:
IKM Surabaya Sumbang Ekspor Senilai 2,73 Juta Dolar AS, Lampaui Target Awal

Tidak berhenti sampai disitu, Museum Surabaya juga menceritakan kehidupan sang proklamator Bung Karno yang lahir di Surabaya dan bersekolah hingga indekos di rumah HOS Tjokroaminoto.

"Tujuannya adalah untuk membangkitkan dan menjaga nilai-nilai sejarah, serta seni budaya yang ada di Kota Surabaya," tambah Eri.

Tak lupa, museum ini menceritakan kisah tentang seninan yang membesarkan nama Surabaya melalui karya-karyanya. Seperti Gombloh dan pemain ludruk Kartolo. Mereka dianggap memiliki jasa yang besar terhadap perkembangan seni dan budaya di Kota Pahlawan.

“Gombloh yang membesarkan nama Surabaya, ada nama-nama musisi Surabaya yang sudah terkenal hingga ke luar negeri," paparnya.

Museum Surabaya juga mengenalkan setiap Wali Kota yang pernah memimpin Surabaya, termasuk kebijakan-kebijakan dan pembangunan strategis yang telah dilakukan. Di samping itu, Museum Surabaya ini juga terintegrasi dengan sejumlah paket-paket wisata.

“Di sini dikenalkan Wali Kota yang memimpin Surabaya dari masa ke masa. Di museum ini akan belajar tentang kebijakan dan tata kelola kota dari setiap pemimpin di Surabaya,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Berhasil Ubah Lahan Tidur Jadi Produktif, Kementan Ganjar Pernghargaan Pemkab Bandung

Baca Selanjutnya

Pemprov Jatim Dorong Desa Potensi Produk Layak Ekspor, Pj Gubernur: Tingkatkan Perekonomian Desa

Tags:

Pemkot Surabaya Eri Cahyadi Museum Surabaya Kerajaan Kolonial budaya Identitas sejarah

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar