KETIK, BANDUNG – Ada yang beda di Jumat Curhat Polresta Bandung kali ini di mana ada momen mengharukan saat Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono bertemu seorang anak perempuan berusia 10 tahun bernama Sandra. 

Bocah asal Desa Nagrak, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, ini  akhirnya mendapatkan kepastian masa depan, setelah diadopsi menjadi anak angkat oleh Polresta Bandung.

Dalam sesi Jumat Curhat yang digelar hari ini, warga menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan. Namun yang paling menyentuh adalah kisah pilu Sandra. 

Sandra diketahui tidak bersekolah karena tinggal hanya dengan neneknya yang bekerja sebagai petani. Sehari-hari, Sandra lebih banyak membantu neneknya berkebun daripada duduk di bangku sekolah.

Kapolresta Bandung yang hadir dalam acara ini langsung bertanya kepada Sandra, dan jawaban gadis kecil itu membuat haru seluruh yang hadir. 

Baca Juga:
Polresta Bandung Ungkap 27 Kasus Narkoba dan Miras Ilegal, 30 Tersangka Diamankan

Sandra mengaku ingin sekolah, namun merasa memiliki beban untuk membantu neneknya. Tak butuh waktu lama,Polresta Bandung pun langsung mengambil langkah mulia dengan mengadopsi Sandra sebagai anak angkat.

"Insya Allah, kami akan menyekolahkan Sandra hingga selesai, dari SD, SMP, bahkan sampai SMA," ucap Kapolresta,  Jumat (31/1/2025).

"Ini menjadi tanggung jawab kami. Jika nanti kami pindah, akan kami estafetkan ke Kapolres berikutnya," imbuh Kombes Pol Aldi.

Tak hanya pendidikan, Sandra juga akan mendapat dukungan penuh untuk kebutuhan sehari-harinya. Kini, Sandra tak lagi sendirian. Hidup Sandra yang sebelumnya penuh keterbatasan kini berubah total. 

Baca Juga:
Juara Umum Pos Terpadu 2026, Aldi Subartono Bawa Polresta Bandung Jadi Role Model Pengamanan se-Jabar

Sebuah langkah nyata dari Polresta Bandung yang bukan hanya sekadar janji, tetapi kepedulian nyata terhadap masa depan anak bangsa.(*)