KETIK, SURABAYA – Bernardo Tavares menanggapi santai namun tegas saat tidak ada nama pemain Persebaya yang membela Timnas Indonesia. Menurutnya hal semacam ini sudah sering terjadi di sepak bola.

Baginya sebagai pelatih, memanggil pemain harus sesuai kebutuhan tim dan kualitas pemain tersebut. Itu juga berlaku di Timnas Indonesia, John Herdman juga melakukan hal yang sama.

Alih-alih memikirkan tak ada nama pemain Persebaya di Timnas Indonesia, Tavares lebih fokus untuk meramu tim. Terlebih saat ini Super League telah berakhir.

"Kami harus fokus bekerja. Kami tidak bisa mengontrol hal ini. Kami harus menghormati keputusan ini dan tetap rendah hati dan bekerja keras," kata Tavares menjawab pertanyaan Ketik.com saat sesi konferensi pers usai lawan Persik, Sabtu, 23 Mei 2026.

Kendati demikian, sebagai pelatih, dirinya mengaku tetap bangga apabila ada pemainnya yang dipanggil membela tim nasional. Maka dari itu ia meminta semua pemain Persebaya, untuk terus bekerja keras.

Baca Juga:
Sehari Usai Cetak Gol di Laga Pamungkas, Bruno Paraiba dan Gustavo Umumkan Berpisah dengan Persebaya

"Sebagai seorang pelatih, saya ingin pemain kami masuk tim nasional," tegasnya.

Namun, kata dia, karena Persebaya untuk saat ini belum ada nama pemain yang membela Timnas Indonesia, Tavares tidak mempermasalahkannya. Menurutnya sepak bola itu olahraga kolektif, bukan individual.

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia saat ini sedang mempersiapkan pertandingan internasional, FIFA Matchday melawan Oman dan Mozambik pada Juni 2026.

Pelatih John Herdman memanggil 44 nama skuad sementara. Dari daftar nama itu tidak nama pemain Persebaya. Bajul Ijo terakhir memberikan kontribusi pemainnya di posisi kiper, Ernando Ari Sutaryadi. Kini kiper asal Semarang tak lagi dipanggil, kemungkinan karena cedera yang membuatnya absen cukup lama di Persebaya. (*)

Baca Juga:
Perayaan Persib Juara, Polda Jabar Kerahkan 3000 Personel Gabungan di Jalur Utama Bandung Hari Ini