Tahun ini SPAM Regional Kamijoro Dialihkelolakan, Begini Respon Direktur PDAM Kulon Progo

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: M. Rifat

7 Feb 2024 02:32

Thumbnail Tahun ini SPAM Regional Kamijoro Dialihkelolakan, Begini Respon Direktur PDAM Kulon Progo
Jembatan sepanjang 161 meter khusus pejalan kaki dan pengendara kendaraan roda dua di atas Bendung Kamijoro (7/2/2024). (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo mengelola Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kamijoro sesuai pernyataan Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti Indrayanti segera terwujud.

Semula SPAM Regional di bawah naungan Pemda DIY. Namun, beberapa waktu lalu Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY, Anna Rina Herbranti menyebutkan rencananya tahun 2024 ini SPAM Regional Kamijoro mulai dibangun oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) dan selanjutnya akan dikelola oleh Pemkab Kulonprogo.

Dengan begitu keberadaan PDAM "Tirta Binangun" Kabupaten Kulon Progo nantinya akan menggunakan suplay air bersih yang dikelolanya sendiri dari SPAM Regional Kamijoro.

Kondisi tersebut berbeda dengan PDAM kota Yogyakarta, PDAM Sleman maupun PDAM Bantul (Kartamantul). Untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan mereka, ketiga PDAM tadi menggunakan suplay air bersih (kulakan, red) dari SPAM Regional DIY yang dikelola oleh PDAB Tirtatama.

Baca Juga:
Sowan ke Sri Sultan HB X, Danrem 072/Pamungkas Bicara Ketahanan Nasional dan Budaya Yogyakarta

Perubahan atau peralihan pengelolaan SPAM Regional Kamijoro dari rencana semula ini juga dibenarkan oleh Direktur PDAM Kulon Progo H Jumantoro SE.

"Iya, nantinya SPAM Regional Kamijoro tidak jadi dikelola dengan skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha)," terangnya Rabu (7/2/2024).

Foto Direktur PDAM Kulon Progo H Jumantoro SE. (Foto: Fajar Rianto / Ketik.co.id)Direktur PDAM Kulon Progo H Jumantoro SE. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

Menurut Jumantoro, adanya perubahan rencana pengalihan pengelolaan SPAM Regional Kamijoro melalui proses yang panjang dan evaluasi sebelumnya.

Baca Juga:
Sleman Tercepat Serahkan LKPD 2025 di DIY

Jumantoro menyabut positif dengan adanya langkah kebijakan tersebut. Ia mengatakan pembangunan SPAM Kamijoro mengambil air baku dari Sungai Progo tepatnya di Bendung Kamijoro yang berada diperbatasan Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulon Progo.

Bendung Kamijoro dibangun pada 2016 hingga 2018  oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak Ditjen SDA Kementerian PUPR RI dengan total anggaran sebesar Rp 299 Miliar serta diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dipenghujung tahun 2019.

Lokasi bendungan ini tepatnya berada di Plambongan, Triwidadi, Pajangan, Bantul dengan Kaliwiru, Tuksono, Sentolo, Kulon Progo. Itu beberapa ratus meter di sebelah atas pintu air yang biasa disebut Dam Kamijoro (warisan budaya).

Untuk menghubungkan wilayah Bantul dengan Kulon Progo, di atas bendungan terdapat jembatan sepanjang 161 meter khusus bagi para pejalan kaki dan pengendara kendaraan roda dua.

Selain bendung Kamijoro, infrastruktur yang ada saat ini baru intake atau bangunan yang berfungsi menangkap air dari sumber air untuk diolah dalam instalasi pengolahan air bersih (IPA).

Sementara sarana pendukung lainnya yang dikenal sebagai SPAM berupa penjernih air, jaringan distribusi, maupun reservoir, saat ini belum ada.

"Informasi yang kami dapat, nantinya akan dilakukan pembangunan berupa instalasi pengelolaan air (IPA), sebagian transmisi air baku, pembangunan transmisi air curah dan reservoir," bebernya.

Sedangkan kapasitas produksinya nanti 150 Iiter per detik. Sesuai rencana sebelumnya, SPAM Regional Kamijoro akan melayani kebutuhan para pelanggan PDAM Kulon Progo di kawasan Bandara Internasional Yogyakarata (YIA) dan Aerotropolis yang mencakup sebagian Kapanewon Kokap, sebagian Kapanewon Pengasih, sebagian Kapanewon Wates dan seluruh Kapanewon Temon. Serta melayani kebutuhan warga wilayah Bantul.

Ingin Mengubah Nama

Selain menyampaikan kesiapannya jika dipercaya mengelola SPAM Regional Kamijoro, Direktur PDAM Kulon Progo Jumantoro juga berharap adanya perubahan nama pada SPAM tersebut.

"Lokasi SPAM Kamijoro berada di sebelah barat sungai Progo. Yakni di wilayah Tuksono, Sentolo, Kulon Progo. Maka seyogianya dinamakan SPAM Tuksono atau nama yang berbau kewilayahan Kulon Progo," sebutnya.

Keinginan adanya perubahan nama tersebut didukung sejumlah alasan. Biasanya nama bendungan maupun jembatan disesuaikan dengan tempat atau lokasi berdiri.

Foto Jembatan Bantar salahsatu jembatan yang mengunakan nama wilayah Kulon Progo. (Foto: Fajar Rianto / Ketik.co.id)Jembatan Bantar salah satu jembatan yang mengunakan nama wilayah Kulon Progo. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

Namun sejumlah bangunan yang ada di perbatasan Kulon Progo kebanyakan dinamai dengan nama wilayah tetangga.

"Mungkin hanya jembatan Bantar dan jembatan Duwet, yang namanya sesuai wilayah di Kulon Progo," ungkapnya.

Ia paparkan, kedua jembatan tersebut merupakan heritage. Sementara jembatan atau infrastruktur lainnya yang relatif baru dan membentang di atas sungai Progo kebanyakan namanya sesuai wilayah sebelah.

Juamantoro kemudian menyebutkan, dari hulu ke hilir ada Dam Ancol Bligo (nama Dusun di Ngluwar, Magelang); Jembatan Kebun Agung 2 (nama Desa di Minggir, Sleman); Jembatan Ngapak atau Kebun Agung 1 (nama desa di Sleman); Jembatan Srandakan I dan II (nama Kapanewon di Bantul).

Untuk itu sekali lagi ia mengharapkan nantinya ada perubahan nama pada SPAM tersebut. Salah satunya sebagai pertanda bahwa lokasinya ada di wilayah Kulon Progo. (*)

Baca Sebelumnya

Bey Machmudin: Sekolah Jurnalisme Indonesia Dapat Lahirkan Jurnalis Berintegritas dan Multitasking

Baca Selanjutnya

Wali Kota Bandar Lampung Hadiri Apel Siaga Satgas Pengamanan Pemilu 2024

Tags:

DPUP ESDM DIY SPAM Regional Bendung Kamijoro PDAM Kulon Progo Pemda DIY Alih Pengelolaan Jumantoro

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar